CT Masih Lima Orang Terkaya Indonesia

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 November 2013 | 08:29 WIB

Dibaca: 7 kali

Chairul Tanjung, pemilik CT Grup, perusahaan yang bergerak di bidang ritel, media dan bank masih tetap berada di posisi lima orang terkaya Indonesia, seperti di rilis majalan terbitan New York, “Forbes, di lama websitenya, Kamis 21 November 2013, dengan asset 4 miliar US Dollar.

Posisi Chairul Tanjung, satu dari dua pengusaha pribumi asli yang berada di posisi atas, selain Peter Sondakh, Grup Rajawali, di posisi delapan, adalah sebuah prestasi besar di tengah gonjang ganjing perekonomian Indonesia.

Hadirnya dua pribumi ini melegakan banyak orang ditengah dominasi pengusaha turunan Cina yang terus mengisi daftar orang paling kaya di Indonesia.
“Forbes” dalam edisi terbarunya itu menempatkan kembali dua kakak beradik dari pengusaha turunan Cina, R Budi dan Michael Hartono, sebagai orang paling kaya di Indonesia. Duo bersaudara pemilik Grup Djarum dan BCA ini memiliki harta kekayaan sebesar USD 15 miliar atau Rp175,4 triliun berdasarkan kurs Rp 11.695 per USD.

Selain Budi dan Michael Hartono, “Forbes” juga menempatkan Anthony Salim, pemilik Indofood, yang anak Sudono Salim, sebagai orang terkaya ketiga. Sedangkan di posisi dua masih juga dihuni Eka Tjipta Widjaya, pemilik Sinar Mas.

Chairul Tanjung, pemilik CT Grup, belum bergeser dari posisi tahun lalunya, dan berada di urutan lima, yang nilai kekayaannya, menurut Forbes, mencapai 4 miliar US dollar Chairul Tanjung merupakan satu-satunya pengusaha pribumi yang menerabas di kerimbunan pengusaha turunan Cina di posisi teratas.
Diposisi sepuluh besar masih ada nama pribumi lainnya Peter Sondak, pemilik Rajawali Grup, di posisi delapan dan seorang pengusaha turunan India Prakas Sri Lohia, dari Indorama Venturas, yang menguasai tekstil.

Khusus untuk Budi dan Michael, “Forbes, telah menampatkannya sebagai orang terkaya di Indonesia selama lima tahun berturut-turut. Kedua kaka beradik ini selain memelihara perusahaan rokok Djarum juga memiliki usaha raksasa, PT Bank Central Asia Tbk, merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki sebanyak 20 ribu karyawan.

Anak bungsu Budi, Armads menjadi direktur di bank tersebut sejak tahun 2009. Sementara anaknya yang lain, Martin memfokuskan diri di bisnis internet.

Selain bank dan perusahaan rokok, Budi dan Michael juga pemilik pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Hotel Kempinski dan Menara BCA, gedung perkantoran kelas premium, di Jakarta.

Dan inilah urutan sepuluh orang terkaya Indonesia seperti dirilis “Forbes,” Kamis 21 November 2013,

1. R Budi & Michael Hartono

Pemilik Grup Djarum, R Budi dan Michael Hartono kembali didaulat menjadi orang terkaya di Indonesia. Dengan harta kekayaan sebesar USD15 miliar atau Rp175,4 triliun (kurs Rp11.695 per USD)

Perusahaan terbesarnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki sebanyak 20 ribu karyawan.

Anak bungsu Budi, Armads menjadi direktur di bank tersebut sejak tahun 2009. Sementara anaknya yang lain, Martin memfokuskan diri di bisnis internet.

2. Eka Tjipta Widjaja & Keluarga

Kendati perusahaannya, Asia Pulp & Paper sering dihantam kabar miring soal lingkungan hidup serta perusahaannya yang lain Golden Agri Resources, yang merupakan produsen CPO terbesar di Indonesia sempat mengalami penurunan kinerja keuangan akibat anjloknya harga komoditas, dia tetap menjadi yang terkaya kedua di Indonesia dengan kekayaan mencapai USD7 miliar.

3. Anthoni Salim & Keluarga

Pimpinan Grup Salim ini memiliki bisnis yang tersebar di sejumlah sektor, seperti makanan, telekomunikasi, ritel, properti dan bank. Dia adalah mencetak kenaikan harga kekayaan terbesar, yakni menjadi USD6,3 miliar, dan membuatnya menempati posisi ketiga terkaya untuk pertama kalinya.

4. Susilo Wonowidjojo & Keluarga

Pemilik PT Gudang Garam Tbk ini mencatatkan penurunan kekayaan terbesar, dia kehilangan USD2,1 miliar sejak tahun 2012, dan lebih dari USD5 miliar dalam dua tahun terakhir. Saat ini kekayaan tercatat sebesar USD5,3 miliar.

5. Chairul Tanjung

Melalui perusahaannya, Trans Corp yang mengoperasikan lima stasiun televisi, dia mengakuisisi 80 persen saham TelkomVision, dari BUMN PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Melalui CT Corp, dia juga memiliki Bank Mega, Carrefour Indonesia. Dia pun mengantongi kekayaan sebesar USD4 miliar.

6. Sri Prakash Lohia

Bos Indorama Ventures ini memiliki pabrik tekstil di Srilangka dan Turki. Dia juga adalah sepupu dari miliarder Laksmi Mittal. Kekayaannya mencapai USD3,7 miliar.

7. Boenjamin Setiawan & Keluarga

Perusahaan, PT Kalbe Farma Tbk, merupakan perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Kalbe Farma pun sudah ekspansi ke Myanmar dan Vietnam. Kekayaannya mencapai USD3 miliar.

8. Peter Sondakh

Pimpinan Grup Rajawali ini sukses melakukan blackdoor listing atas PT Eatertaiment pada April 2010 menjadi PT Golden Eagle Energy Tbk. Valuasi perusahaan ini naik sejak 18 kali sejak itu. Dia juga sudah meng-IPO-kan PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dengan melepas 49 persen saham ke publik. Kekayaannya mencapai USD2,7 miliar.

9. Mochtar Riady & Keluarga

Chairman Grup Lippo mewariskan kerajaan bisnisnya ke dua anaknya. Stephen fokus mengembangkan bisnisnya di Singapura, sementara James fokus di Indonesia. Dia berambisi ekspansi di sektor perumahan dan overseas. Kekayaannya mencapai USD2,5 miliar.

10. Sukanto Tanoto

Kekayannya turun sampai USD500 juta dibandingkan tahun lalu akibat rendahnya margin dari bisnisnya di sektor kehutanan dan perusahaan kertasnya, Asia Pacific Resources International Limited (APRIL). Alhasil, kekayaan tercatat hanya sebesar USD2,3 miliar.

Komentar