Awas, Harga Emas Dunia Sangat Tinggi

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 Mei 2016 | 10:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global, kini, benar-benar sudah berada di puncak tertingginya, terutama untuk selama lima belas bulan terakhir, bersamaan dengan terjengkangnya dollar dan munculnya ketidakpastian kenaikan suku bunga dari The Fed.

Gejala ini oleh pengamat dinamai dengan “helicopter money,” yang akan mempercepat penurunan nilai mata uang. ..

Emas kini  berada di kisaran USD 1300 per troy ounce. Emas mengakhiri perdagangan bulan April dengan naik hampir lima persen  dan menempatkan keuntungan tahunan di kisaran dua puluh satu persen

Perlambatan pertumbuhan AS telah menggarisbawahi mengapa pejabat Federal Reserve akan terus berhati-hati untuk menaikkan suku bunga lagi.

Hingga saat ini para pembuat kebijakan the Fed masih menahan kenaikan suku bunga acuan.

Data ekonomi yang dirilis menunjukkan pengeluaran konsumen AS pada bulan Maret membuntuti perkiraan, penjualan rumah secara tiba-tiba menurun dan sentimen konsumen pada bulan April turun ke level terendah tujuh bulan.

Pasar melihat kesempatan untuk the Fed menaikkan suku bunga berkurang dari lima puluh persen, menurut Fed fund rates.

Melemahnya dolar didorong oleh penguatan mata uang yen, yang berada di level tertinggi 18-bulan karena keputusan BoJ yang tidak memberikan akomodasi tambahan.

Indeks dolar telah jatuh ke posisi terendah delapan bulan.

Penguatan yen terjadi karena Gubernur BoJ Kuroda dan Perdana Menteri Abe mengatakan akan terus melakukan stimulus jika kondisi ekonomi mengalami tekanan yang cukup kuat.

Kuroda mengatakan bahwa “helicopter money” tidak diperbolehkan pada saat ini.

Pasar berspekulasi dengan membayangkan keputusan BoJ untuk terus menahan banyak kebijakan yang harus dilakukan.

Kita harus ingat bahwa dalam bulan-bulan menjelang peluncuran QE oleh ECB ada banyak perdebatan tentang legalitas program seperti itu.

Pasar tidak akan terkejut sedikit pun jika “helicopter money” terlihat di Jepang yang mungkin akan menjadi satu-satunya negara yang menyebarkan program seperti itu.

Di akhir perdagangan pekan lalu, harga emas di New York  bergerak reli dan mencatatkan level tertinggi sejak Januari 2015.

Kenaikan harga logam mulia  itu setelah dolar Amerika Serikat melemah ke level terendah dalam sebelas bulan.

Harga emas untuk pengiriman Juni naik mendekati angka dua  persen per ounce, dan mencetak kenaikan terbaik secara harian.

Bahkan sentuh level tertinggi sejak Januari tahun lalu. Secara bulanan, harga emas naik empat koma empat persen.

“Harga emas dapat momen seiring dolar AS melemah dan bursa saham merosot,” ujar Michael Armbruster, pendiri Altavest seperti dikutip dari laman Marketwatch

Ia mengatakan, harga emas ditutup di atas US$ 1.280 menandakan kalau harga emas itu telah keluar dari level konsolidasi.

“Suku bunga negatif menjadi sentimen utama untuk kenaikan harga emas. Saya tidak akan terkejut kalau melihat harga emas dekati kisaran US$ 1.400 pada bulan depan,” ujar dia.

Sebelumnya bank sentral Jepang secara mengejutkan mempertahankan kebijakan moneternya. Padahal banyak investor mengharapkan bank sentral Jepang mengumumkan stimulus untuk mendorong inflasi.

“Dengan penguatan yen usai pertemuan bank sentral Jepang tetlah memukul dolar AS. Hal itu pun berpengaruh ke komoditas,” ujar Analis Hantec Markets Richard Perry.

Indeks dolar AS menuju level terendah dalam sebelas bulan.

Sedangkan yen menguat terhadap dolar AS usai pertemuan bank sentral Jepang dan melanjutkan kenaikan tertinggi dalam delapan belas bulan pada Jumat pekan lalu.

Sementara itu, pergerakan harga emas lokal yang dikendalikan PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, hari ini masih stabil dan tetap berada di angka Rp 588.000 per gram, yang berarti sama dengan harga di penutupan perdagangan pekan lalu.

Berbeda, harga pembelian kembali alias buyback emas Antam naik Rp 2.000 per gram menjadi Rp 532 ribu per gram. Itu artinya jika Anda hendak menjual emas Antam makan akan dihargai Rp 532 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua  hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, seluruh ukuran emas Antam masih tersedia.

 

Komentar