Awal Pekan Emas Antam Kembali Ambruk

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 Oktober 2017 | 09:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah melewati pekan yang menggembirakan, hari ini, Senin, 16 Oktober, harga emas, terutama, yang dijual PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam kembali ambruk.

Antam menjual emasnya pada  posisi Rp 629.616 per gram  Pada perdagangan Sabtu kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 630.625 per gram.

Sementara untuk harga pembelian kembali atau buyback berada di posisi Rp 560 ribu per gram.

Harga buyback ini turun Rp 1.000 dibanding perdagangan Jumat kemarin di posisi Rp 561 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Rilis data ekonomi Amerika Serikat  hari ini  akan membayangi pergerakan harga emas selama sepekan.

Selain itu, pelaku pasar juga menanti pernyataan pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen soal data inflasi.

Inflasi melemah mendorong harga emas ke level tertinggi dalam tiga minggu pada Jumat pekan lalu. Momentum tersebut diperkirakan berlanjut pada pekan ini.

Harga emas sempat ditransaksikan di atas harga US$ 1.300. Ini sebagai respons terhadap data indeks harga konsumen. Harga bensin juga mendorong inflasi dua koma dua persen secara tahunan.

Inflasi cenderung rendah selama lima bulan terakhir. Posisi inflasi tertinggi sempat berada di kisaran dua koma tiga persen pada Januari.

Harga emas pun naik lebih dari dua persen pada Jumat pekan lalu di kisaran US$ 1.303 per ounce. .

Analis menyatakan, kalau data inflasi terbaru baik untuk harga emas. Ini karena menimbulkan keraguan mengenai kebijakan bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve.

Diperkirakan ada kenaikan lagi suku bunga the Federal Reserve pada Desember mendatang.

Namun data inflasi terbaru memberikan ketidakpastian kalau the Federal Reserve akan mampu agresif untuk menaikkan suku bunga pada tahun depan.

“Saya percaya harga emas akan naik pada pekan ini. The Federal Reserve akan melanjutkan pengetatan kebijakan moneter tetapi sudah price in, pertumbuhan tidak terlalu cepat,” ujar Bill Baruch, President of Blue Line Futures, seperti dikutip dari laman Kitco, Senin, 16 Oktober.

Data inflasi menjadi sorotan usai rilis hasil pertemuan the Federal Reserve pada September.

Dari hasil pertemuan itu menunjukkan kalau banyak pejabat the Federal Reserve yang konsentrasi terhadap rendahnya inflasi pada ini. Sentimen itu pengaruhi harga emas

Komentar