Harga Jual Emas “Antam” Turun

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 Oktober 2013 | 13:59 WIB

Dibaca: 4 kali

Walau pun harga emas dunia mengalami kenaikan usai disingkirkannya “shutdown” lewat kesepakatan Senat dan Kongres Amerika Serikat, harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tidak mampu terangkat. Malah dalam perdagangan Senin pagi, 21 Oktober 2013, harga emas jual Antam kembali turun setelah pada akhir pekan lalu naik.

Harga emas pada perdagangan hari ini Rp 536.000 per gram atau turun Rp 2.000 dari sebelum penutupan perdagangan akhir pekan lalu, yang bertengger pada harga Rp 538.000 per gram.

Melansir situs Logammulia, Senin, khusus untuk harga beli kembali atau dikenal dengan istilahnya, “buy back” emas produksi perusahaan milik negara ini dipatok di harga Rp 466.000 per gram.

Sementara itu harga emas global kembali naik ke level tertinggi tiga mingguan, setelah bergerak di atas USD1.300 per troy ons. Penguatan ini, didukung Oleh ekspektasi Federal Reserve akan menunda pemangkasan stimulus Ekonomi.

Emas mencatat kenaikan mingguan terbaik dalam, dua bulan terakhir, setelah anggota Parlemen Amerika Serikat mencapai kesepakatan yang menghindari AS dari default utang, dan lembaga pemerintah Yang ditutup, sudah di buka kembali.

Kantor berita “Reuters,” Senin, 21 Oktober 2013, memberitakan emas jenis Spot naik USD1,62 atau 0,1 persen ke USD1.317,39 per troy ons. Logam mulia ini, sempat menyentuh USD1.325,21 per troy ons pada akhir pekan kemarin, tertinggi sejak 8 Oktober.

Sedangkan emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Desember naik USD2,90 atau 0,22 persen ke USD1.317,50 per troy ons. Kesepakatan anggaran AS masih dapat terjadi lagi, kecuali Kongres datang dengan solusi permanen baru.

Ekspor perhiasan emas ke India naik untuk bulan ke dua berturut-turut pada September, untuk mendapatkan momentum Ke depan, karena tekanan pasokan telah mereda. Eksportir berharap, permintaan akan emas dapat naik sebelum Natal.

New York SPDR Gold Trust GLD, turun 0,4 persen, sementara Goldman Sachs memperkirakan pada harga Emas dapat USD1.050 per ons pada 2014

Logam mulia naik lebih dari 3 persen untuk minggu ini. Kenaikan ini merupakan terbesar dalam dua bulan terakhir . Harga emas langsung terdongkrak setelah Kongres meraih kesepakatan plafon utang, dan membawa ekonomi terbesar dunia di dari keluar dari default utang.

Namun, momentum kenaikan emas memudar, setelah data menunjukkan sebagian kepemilikan di terbesar bullion exchange-traded fund dunia, SPDR Gold Trust jatuh. Kepemilikan ETF, sering diukur sebagai ukuran minat investor terhadap emas.

Namun, dalam jangka panjang emas kemungkinan akan dijual, lantaran the Fed akan memangkas stimulus fiskkalnya. Penurunan emas tahun ini telah mencapai 20 persen, sebagian besar karena Ketua Fed Ben Bernanke mengisyaratkan awal tahun ini bank sentral akan memangkas obligasi

Antam yang membuka perdagangan pada Senin pagi, 21 Oktober 2013, menjual emasnya untuk ukuran dua gram dengan harga Rp 1.033.000 atau Rp 516.000 per gram. Untuk emas ukuran 2,5 gram dijual Rp 1.280.000 per bar, dengan harga per gram Rp 512.000, dan ukuran tiga gram dihargai Rp 1.530.000 per bar, dengan harga per gram Rp 510.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp 2.028.000 per bar, dengan harga per gram Rp 507.000. Emas 5 gram dibanderol Rp 2.535.000 per bar atau Rp 507.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp 5.020.000 juta per bar atau Rp 502.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp 12.475.000 atau Rp 499 per gram. Emas 50 gram dijual Rp 24.900.000 per bar atau Rp 498.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp 49.750.000 per bar atau Rp 497.500 per gram.

Sementara untuk emas ukuran 250 gram, dibanderol di harga Rp 124.250.000 atau Rp 497.000 per gram. Emas 500 gram Rp 248.300.000 per bar atau Rp 496.600 per gram.

Komentar