Memadu Kasih di Jembatan Cirahong

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 19 Januari 2013 | 21:18 WIB

Dibaca: 3 kali

CIRAHON merupakan nama kampung. Tempat ini melambung setelah adanya polesan tempat wisata berupa pusat kuliner dan buah buahan di sepanjang jalan pelengkap objek utama jembatan Cirahong. Jembatan yang dibangun Belanda menyambungkan Kabupaten Ciamis dan Tasikmala. Siapa pun yang berhasil menerobos jembatan akan sampai di Ciamis tepatnya dekat makam Nike Ardilla di Imbanagara. Sebaliknya, pengunjung yang menerobos jembatan dari arah Ciamis akan tiba di mesjid Agung Manonjaya, Tasikmalaya.

Terowongan made ini Komveni Belanda yang hingga kini masih beridiri kokoh di Cirahong, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jembatan yang membentang di atas Sungai Citanduy itu sudah berusia ratusan tahun. Usia boleh tua, tapi daya tarik masih menjadi primadona wisatawan berbagai usia.

Libur Tahun Baru jembatan yang memiliki panjang empat ratus meter selalu jadi target pasangan ABG. Puluhan usia muda nampak memadu kasih di pinggir jembatan sambil menikmati kereta api yang melintas di atas jembatan tersebut.

“ Woow.. Panjang. Sungguh menakjubkan,“ ucap Rini,17, yang spontan berucap ketika kereta muncul. Dia menyaksikan lajunya kereta sambil tiduran di atas paha pasangan prianya. Dalam liburan Tahun Baru tercatat atusan sepeda motor di parkir di dekat jembatan. Walhasil, ada ratusan pasangan ABG yang menikmati daya tarik jembatan Cirahong di Kabupaten Ciamis.

Pengunjung yang ingin mencoba melintas ke jembatan tidaklah mudah. Selain harus antri juga harus membayar seikhlasnya. Setiap hari ada empat petugas jembaatan yang selalu mengatur lalu lintas yang akan melintasi jembatan dan terowongan Cirahong.

Ketika kendaraan masuk jembatan hati kita merasa was was. Terlebih saat melihat ke bawah, luapan air di Sungai Citanduy yang kecoklat cokelatan menambah suasana yang sangat menyeramkan. Sebaliknya, setelah kendaraan melewati jembatan tak disadari kita akan memegang dada dan bernafas lega. Penasaran ingin menahan nafas dan bernafas lega, lintasi jembatan Cirahong.

Komentar