YouTube Punya Fitur Dark Theme pada iOS

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 Januari 2018 | 08:00 WIB

Dibaca: 0 kali

YouTube datang lagi dengan fitur baru dan menghampiri pengguna lewat  sistem operasi iOS

Fitur itu bernama  Dark Theme. Mode gelap. Dan sebelumnya telahdisematkan pada pengguna YouTube desktop.

Seperti ditulis laman “independent” hari ini, Rabu, 17 Januari, YouTube  akan memboyong fitur terbaru tersebut pada perangkat mobile Apple.

Meskipun belum diketahui kapan mode akan tiba, para pengembang telah melihat kode itu ada di aplikasi.

Mode gelap diberikan untuk membuat mata pengguna tetap nyaman saat menonton video ketika malam. Mode yang sama juga telah hadir pada beberapa aplikasi ponsel lain seperti Twitte

YouTube juga dilaporkan akan menambahkan mode penyamaran atau Incognito untuk aplikasinya di iOS.

Mode ini memungkinkan pengguna untuk menyaksikan video tanpa meninggalkan jejak di history.

Menurut kode yang juga ditemukan oleh para pengembang, ikon yang digunakan untuk mode penyamaran ini akan sama seperti di Google Chrome.

Aplikasi YouTube sendiri sebenarnya saat ini telah memiliki fitur yang memungkinkan pengguna menonton tanpa tercatat di history.

Namun Independent menulis bahwa fitur tersebut terkubur di dalam menu Setting. Sehingga, pengguna tidak akan langsung menyadari kehadiran opsi tersebut.

Selain itu, aplikasi YouTube di iOS juga akan diberi kemudahan untuk melewatkan iklan di video.

Penonton hanya tinggal melakukan swipe untuk mengusir iklan di video alih-alih menekan tombol skip/lewati di pojok kanan video

Dua hari sebelumnya, YouTube juga merencanakan  untuk memeriksa video-video Youtube populer mereka. Terutama video-video yang direkomendasikan agar bisa dibundel untuk iklan besar yang disebut ‘Google Preffered’.

Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan atas tuduhan kepasifan Youtube menanggapi isu konten negatif yang ada di platformnya itu.

Hal ini diungkap oleh orang dalam yang mengetahui masalah tersebut seperti ditulis laman “bloomberg.”

Tuduhan ini membesar terutama setelah ramainya kasus video salah satu Youtuber, Logan Paul. Paul merekam video seseorang yang bunuh diri di hutan di Jepang.

Video tersebut dikecam karena dianggap tak pantas. Setelah mendapat tekanan, Youtube akhirnya menegur Paul dan menyingkirkan akun tersebut dari rekomendasi Google Preffered.

Beberapa bulan sebelumnya, sejumlah pengiklan juga sempat hengkang dari Youtube lantaran iklan mereka ditempatkan di video-video yang mereka anggap berdampak buruk terhadap brand pengiklan tersebut.

Para pengiklan juga mengkritik Youtube atas video yang ditujukan untuk anak-anak. Sebab, beberapa melaporkan bahwa akun video anak itu berisi konten yang mengerikan.

Google lantas menyatakan bahwa mereka akan menerapkan moderasi oleh manusia dan kecerdasan buatan.

Saat ini Google mengumumkan telah mempekerjakan sepuluh ribu orang.

Mereka akan melakukan penyaringan konten yang dianggap tidak pantas untuk dipasang iklan.

Langkah ini dianggap sebagai langkah aktif Youtube atas berbagai protes yang ditujukan pada platformnya itu.

“Kami membangun Google Preferred untuk membantu pelanggan  atau pengguna iklan  untuk menggapai penonton (yang tepat),” jelas juru bicara Alphabet, induk perusahaan Google dalam pernyataannya.

“Saat ini kami sedang mendiskusikan dan mencari umpan balik dari mitra pengiklan kami soal cara untuk menawarkan lebih banyak jaminan atas apa Upfront yang mereka beli.”

Upfront adalah proses penjualan industri iklan tahunan yang biasanya dilakukan pada Mei. Di masa itu brand biasanya membuat perjanjian iklan dalam jangka panjang.

Komentar