YouTube Buang Fitur yang Jarang Dipakai

Penulis: Darmansyah

Senin, 24 Juli 2017 | 07:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda teramsuk salah seorang yang pernah memakai fitur pengolah video di YouTube?

Ya, mungkin tak banyak pengguna yang tahu bahwa YouTube menyediakan fasilitas tersebut, apalagi benar-benar memakainya.

Lantaran jarang dipakai itulah, Google berencana untuk membuang fitur Video Editor YouTube bersama dengan fitur Photo Slideshow yang keberadaannya juga relatif tak diketahui pengguna.

Kedua fitur rencananya akan dihilangkan mulai pertengahan  September mendatang.

Sebuah imbauan ditampilkan di laman Video Editor (youtube.com/editor dan Photo Slideshow agar pengguna kedua fitur menyelesaikan proyek-proyeknya sebelum tanggal dimaksud.

“Anda punya waktu dua bulan untuk memfinalisasi proyek video sebelum kami mematikan kedua fitur.”

“ Setelah itu Anda tidak akan bisa mengakses proyek-proyek di Video Editor, tapi video-video yang sudah dipublikasikan dengan Video Editor tak akan terdampak,” sebut YouTube dalam sebuah posting pengumumam

Seperti ditulis Cnet,  pengguna juga bisa memilih untuk mengunduh video yang telah diedit dan diunggah dalam format MP4

Dibanding editor video pihak ketiga, Adobe Premiere, Final Cut X, dan sebagainya, yang berjalan di komputer, Video Editor YouTube terbilang lamban dan tidak praktis karena materi video perlu diunggah ke YouTube terlebih dahulu.

Hasil akhirnya pun harus diunduh lagi ke komputer.

Google sendiri pun di akhir pengumumannya menyarankan agar pengguna melakukan editing video dengan aplikasi pihak ketiga yang banyak tersedia secara gratis ataupun berbayar.

Meski Video Editor dan Photo Slideshow akan dihapus, fitur Enhancements di yang terdapat Video Manager bakal tetap tersedia.

Pengguna masih bisa memakainya untuk melakukan trimming, menambah subtitle, cards, aneka filter, dan lain-lain.

Selain itu, WhatsApp sedang menyiapkan sebuah fitur baru yang akan membuat penggunanya bisa menonton video YouTube, tanpa harus keluar dari kolom chat.

Cara tersebut dianggap lebih ideal untuk menyaksikan tautan berisi video YouTube sambil mengobrol.

Karena pengguna tidak perlu bolak-balik antara dua aplikasi untuk menonton sekaligus membalas obrolan.

Sebagaimana juga ditulis laman Independent,  fitur baru itu kini sedang dikembangkan oleh WhatsApp dan rencananya akan segera dirilis.

Fitur baru tersebut sekarang sudah ada dalam bentuk kode tersembunyi di dalam WhatsApp untuk iOS. Kode tersembunyi itu baru akan diaktifkan pada waktu peluncuran nanti.

Ketika fitur baru ini sudah dirilis, pengguna akan bisa melihat video YouTube dalam mode picture-in-picture, langsung di kolom percakapan.

Jendela yang menampilkan video itu pun bisa digeser dan dipindah sesuka hati pengguna, tanpa harus menghentikan pemutaran video.

Pengguna juga bisa memperbesar atau menampilkannya dalam posisi full screen, jika menginginkannya.

Pada WhatsApp versi sekarang, saat pengguna mengklik tautan YouTube dalam kolom chat, maka otomatis akan membuka aplikasi YouTube.

Hal ini dinilai tidak praktis karena pengguna harus berpindah antara aplikasi YouTube dan WhatsApp demi bisa menonton video dan membalas obrolan.

 

Komentar