Yahoo Punya Nama Baru, Altaba

Penulis: Darmansyah

Selasa, 10 Januari 2017 | 14:58 WIB

Dibaca: 1 kali

Usai dicaplok Verizon, raksasa teknologi media sosial Yahoo, kini, berganti nama  Altaba Inc.

Nama itu bocor ke publik  setelah laporan Yahoo  diserahkan Yahoo ke komisi sekuritas dan saham AS

Bocoran nama itu, yang dimuat oleh sebuah media sosial di New York,dan terlampir dalam  dokumen,  yang menyatakan  direksi Yahoo memutuskan untuk mengubah nama Yahoo menjadi Altaba Inc.

Perubahan nama ini  mengikuti penyelesaian transaksi akuisisi Verizon terhadap Yahoo.

Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friedman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith, anggota direksi Yahoo saat ini, diusulkan sebagai direktur-direktur di Altaba.

Erib Brandt nantinya bakal bertindak sebagai pimpinan direksinya.

Komposisi dewan direksi Altaba juga dirancang agar sebagian besar diduduki oleh orang-orang Starboard, investor yang membujuk Yahoo untuk menjual perusahaannya.

Smith dan Braham sendiri keduanya juga berasal dari Starboard.

Seperti ditulis Business Insider, Selasa, 10 Januari 2017,  Verizon sebagai pemilik Yahoo yang baru ingin mempertahankan brand Yahoo yang telah populer untuk beberapa layanan konsumer online-nya.

Dengan rencana tetap dipertahankannya brand Yahoo tersebut, nama Yahoo bakal tetap ada.

Dalam dokumen yang sama, CEO Yahoo Marissa Mayer beserta beberapa petinggi Yahoo juga disebut bakal melepas jabatan strategis mereka saat ini.

Namun, keputusan ini belum final.

Yahoo diakuisisi oleh Verizon dengan nilai enam puluh  triliun rupiah secara tunai.

Penyatuan perusahaan internet dan operator telekomunikasi yang sama-sama berbasis di Amerika Serikat tersebut disepakati pada Juli tahun lalu.

Apakah perusahaan ini benar-benar berganti nama menjadi Altaba?

Bagaimana dengan aneka layanan populer seperti Yahoo Mail, apakah akan terus eksis?

Saat Verizon mengumumkan rencana akuisisi Yahoo pada Juli lalu, operator seluler AS ini hanya berminat membeli unit-unit bisnis internet milik Yahoo saja, seperti e-mail, Yahoo News, dan Sports.

Di luar unit bisnis utama itu, Yahoo masih memiliki aneka aset lain,

Nah, entitas yang menaungi aset-aset lain inilah yang kemudian berubah nama menjadi Altaba.

Fungsinya tak lebih dari sekadar investment company yang memayungi kepemilikan atas aset-aset tadi.

Nama “Altaba” sendiri, menurut laporan dari The Washington Post, Selasa pagi WIB, merupakan gabungan dari kata “alternate” dan “Alibaba”, mengacu kepada sebagian kepemilikan Yahoo atas Alibaba.

Dengan kata lain, akuisisi Verizon atas Yahoo membelah perusahaan tersebut menjadi dua entitas, yakni Yahoo berisi unit bisnis yang dibeli Verizon, dan Altaba yang memiliki sisa aset Yahoo.

Jumlah anggota dewan direksi turut dikurangi menjadi setengahnya karena tidak diperlukan oleh Altaba yang tak memiliki produk.

Salah satu orang yang tak lagi menjadi anggota dewan direksi adalah CEO Yahoo Marissa Mayer.

Namun, dia masih bisa ditunjuk menjadi pimpinan Yahoo saat akuisisi oleh Verizon telah rampung pada Maret mendatang.

Produk-produk internet dari Yahoo sendiri, seperti seach engine, blog, dan aneka layanan online lain, bakal terus eksis dan kemungkinan akan tetap memakai nama “Yahoo” saat sudah berada di bawah kepemilikan Verizon.

Untuk diketahui,Yahoo resmi dibeli oleh sebuah perusahaan bernama Verizon Communications Inc.

Siapakah sebenarnya pemilik Yahoo yang baru ini?

Nama Verizon pertama kali muncul sebagai calon pembeli Yahoo pada Juni tahun lalu.

Bloomberg, pada waktu itu mengungkapkan, pengajuan penawaran Verizon dilakukan pada sesi penawaran kedua atas bisnis utama Yahoo yang berlangsung Juni lalu.

Verizon disinyalir merupakan penawar dengan nilai tertinggi di antara perusahaan-perusahaan lain yang sama-sama meminati bisnis internet Yahoo, termasuk AT&T, Microsoft, dan firma ekuitas TPG.

Dengan bisnis iklan digital miliknya yang sedang tumbuh, Verizon yang tahun lalu mengakuisisi AOL  diperkirakan memiliki posisi kuat untuk mengembalikan peruntungan bisnis internet Yahoo.

Verizon pada mulanya adalah perusahaan telekomunikasi dengan nama Bell Atlantic. Perusahaan ini didirikan pada tiga puluh empat tahun silam dan berkantor pusat di New York, AS.

Verizon Communications dibentuk sebagai hasil merger antara Bell Communications dengan GTE

Bisnis utama Verizon adalah sebagai operator seluler yang menyediakan layanan data, suara, dan bundling handset di AS.

Selain itu, masih ada layanan lain dari Verizon, seperti layanan untuk UKM (internet dan TV kabel) dan perusahaan besar  untuk layanan cloud, TI, keamanan, dan mobilitas.

Sebanyak sembilan puluh sembilan persen perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune 500 diklaim menggunakan layanan Verizon Enterprise.

Kini setelah akuisisi Yahoo dan AOL, bisnis ketiganya diyakini akan menghasilkan portofolio brand dengan kemampuan distribusi yang luas.

Bisnis media digital yang dimiliki Verizon juga akan menjadi lebih kompetitif dan dilirik oleh pengiklan yang saat ini masih terpaku kepada Google dan Facebook saja.

Komentar