Windows Vista Punya Waktu Setahun Lagi

Penulis: Darmansyah

Selasa, 12 April 2016 | 14:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda salah satu yang masih menggunakan sistem operasi Windows Vista di PC desktop atau laptop?

Nah, bersiap-siaplah. Waktu hanya tinggal dua belas bulan lagi. Atau satu tahun lagi.

Sesudah itu,  Microsoft tak peduli. Menghentikan dukungannya.

Seperti ditulis laman situs  Neowin, Selasa, 12 April 2016 , Windows Vista tidak akan mendapatkan update lagi dari Microsoft mulai 11 April 2017 mendatang.

Lalu apa yang mesti dilakukan?

Pengguna yang masih memakai sistem operasi Microsoft yang telah berumur sembilan tahun ini dipaksa untuk beralih ke OS yang lebih baru

Ke Windows 10. Dan aplikasi ini masih bisa diunduh secara gratis hingga akhir  Juli mendatang.

Tapi ingat,  itu hanya berlaku bagi yang memiliki OS Windows 7 dan 8.1 orisinal.

Lantas bagaimana dengan pengguna Windows Vista?

Mereka  bisa membeli atau mengunduh salinan asli dua sistem operasi di atas lalu meng-upgrade-nya ke Windows 10.

Update untuk Windows Vista sendiri sebenarnya telah berhenti sejak empat tahun lalu atau April 2012.

Semenjak itu, Microsoft hanya merilis update keamanan saja. Windows Vista bahkan tidak menerima update browser Internet Explorer 9 di dalamnya.

Dengan update keamanan atau security updata yang dihentikan Microsoft, pengguna OS ini akan rentan terhadap serangan malware.

Windows Vista yang diluncurkan delapan tahun silam mendapatkan banyak kritik karena pengguna harus menggunakan perangkat dengan spesifikasi hardware yang mumpuni jika ingin menikmati fitur Aero Theme dengan mulus.

Kendala lain tentang Vista yang banyak dikeluhkan adalah fitur keamanan User Account Control yang menampilkan pemberitahuan terus-menerus dan dirasa mengganggu.

CEO Microsoft, Steve Ballmer, mengaku sangat kecewa terhadap sistem operasi Windows Vista.

Ia mengatakan, produk tersebut merupakan penyesalan terbesar dalam dirinya selama dua puluh  tahun berkarier di Microsoft.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Ballmer dalam sebuah wawancara dengan situs ZDnet  dua tahun silam.

“Saya sebenarnya telah memiliki kesempatan untuk membuat begitu banyak kesalahan, dan kemungkinan karena, Anda tahu, orang ingin fokus ke periode A, periode B, tetapi saya ingin menyatakan hal yang paling saya sesali adalah Longhorn ke Vista,” kata orang yang sudah menduduki posisi CEO sejak enam belas tahun  tersebut.

“Dan, Anda tahu, ada efek samping saat ketika Anda mengikat sebuah tim yang besar untuk melakukan sesuatu yang tidak terbukti sebagai suatu hal yang berharga,” katanya.

Sementara itu, kebanggaan terbesar di perusahaan bikinan Paul Allen dan Bill Gates ini ternyata tidak berbentuk produk.

Kebanggaan terbesar Ballmer adalah dengan menjadi bagian yang signifikan dari kelahiran era PC di dunia.

“Jika saya harus memilih dari semua yang dibanggakan, saya sangat bangga bahwa kami mampu membuat dampak yang luar biasa di planet ini dan pada saat yang sama melakukan pekerjaan yang baik bagi pemegang saham kami,” katanya.

Saat ini, Ballmer mengaku belum mengetahui apa yang akan dilakukannya setelah melepas jabatannya ini.

Ballmer ingin menunggu hingga ada orang yang telah dipilih untuk menjadi penggantinya, barulah ia memikirkan rencana ke depan.

“Seluruh hidup saya adalah tentang keluarga saya dan Microsoft.

Dan saya menyukai ide bahwa akan memiliki bab lain, bab dua, jika Anda mau, hidup saya di mana saya akan mengurutkan pengalaman sisi lain dari kehidupan, mempelajari lebih tentang diri saya, tetapi saya pergi dengan tidak memiliki rencana yang spesifik dalam pikiran saya,” kata Ballmer.

Windows 10 telah diresmikan kehadiran oleh Microsof setahun lalu.

Sistem operasi ini sudah bisa diunduh dan digunakan secara gratis oleh pengguna Windows 7 dan Windows 8.1.

Windows 10 bisa disebut sebagai penebus” Windows sebelumnya gagal total di pasaran yaitu Windows 8.

Lalu, apa istimewanya Windows 10?

Windows terbaru ini disebut benar-benar beda dibandingkan pendahulunya, Windows 8 atau 8.1. Menurut Microsoft, Windows 10 dirancang dari nol, bukan perbaikan dari Windows versi sebelumnya.

Hal paling menonjol yang bisa dlihat adalah tampilan taskbar yang berisi tombol Start, serta tambahan baru berisa search bar milik Cortana.

Feren Windows 10 bukan cuma kedua hal tersebut.

Tombol start barunya  sangat berbeda bila dibandingkan dengan Windows 8.

Microsoft benar-benar mengembalikan fungsinya sebagai menu utama untuk membuka berbagai aplikasi dan berbagai file milikmu.

Meski kembali ke fungsi klasik, seperti pada era Windows 7 dan sebelumya, desain tombol ini seluruhnya baru.

Ketika mengklik tombol tersebut Anda akan menemukan dua kolom, yaitu bagian kiri yang berisi Most Used App, pengaturan, pilihan untuk menghidupkan dan mematikan perangkat, serta Explorer serta bagian kanan yang berisi aplikasi-aplikasimu dalam tampilan Metro.

Tepat di samping tombol Start, Anda akan melihat sebuah search bar bertuliskan “Ask me anything”.

Ya, itulah Cortana. Asisten virtual tandingan Siri dan Google Now yang bakal menjawab berbagai perintah dan pertanyaanmu.

Untuk memakainya, Anda mesti mengatur penggunaan mikrofon dulu. Kemudian cukup mengatakan “Hey, Cortana” maka dia akan merespon dan menanyakan keperluanmu.

Anda juga bisa mengklik search bar itu untuk membuka menu pencarian. Di dalam menu tersebut diperlihatkan beberapa hal yang bisa dilakukan Cortana, seperti mengenali musik yang sedang dimainkan hingga merekomendasikan berita hari ini.

Microsoft sudah menghapus Internet Explorer.

Sebagai gantinya adalah browser dengan desain dan berbagai fungsi baru, yang menurut Nextren bisa membantu kegiatan kreatifmu di laptop atau komputer.

Misalnya ketika menjelajah situs-situs tertentu dan menemukan referensi menarik yang mesti dicatat. Anda tak usah repot membuka aplikasi lain untuk copy paste halaman web lalu memberi keterangan.

Cukup klik fitur edit, maka halaman yang menarik itu langsung dapat ditambahi coretan-coretan yang Anda inginkan.

Kalau Anda menggunakan gadget hybrid, misalnya jenis komputer yang dapat berubah menjadi tablet, maka mode tablet ini akan sangat menarik. Beda dengan Windows 8 yang seolah memaksakan pengguna mencicipi antarmuka tablet, seri terbaru ini membuat Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan.

Ketika mengubah komputer menjadi tablet, cukup klik ikon notifikasi kemudian pilih Tablet Mode. Maka interface akan berubah jadi lebih sederhana.

Tombol Start pun beralih fungsi. Jika menekan tombol ini, Anda akan dibawa ke daftar aplikasi dalam gaya interface Metro, mirip Start Screen pada Windows 8.

Tepat di samping Cortana, pengguna akan menemukan logo berbentuk dua tumpuk kotak. Inilah tombol yang berfungsi mengaktifkan Task View.

Saat tombol ini ditekan, layar komputer bakal menampilkan kolom-kolom yang berjajar teratur. Setiap kolom mewakili aplikasi yang sedang dibuka, lengkap dengan isi, keterangan dan tombol silang untuk menutupnya.

Menariknya, pengguna juga bisa membuat kelompok aplikasi.

Contohnya, ketika Task View terbuka dan pengguna menekan tombol New Desktop, tampilan akan kembali ke desktop kosong.

Komentar