Windows 8 Dibiarkan Microsoft Sakarat

Penulis: Darmansyah

Jumat, 15 Januari 2016 | 09:16 WIB

Dibaca: 0 kali

Membiarkannya terbunuh dengan sendirinya.

Dalam siaran resminya di blog miliknya, Microsoft kembali mengumumkan bakal ‘mematikan’ Windows 8.

Sistem operasi Windows 8 yang akan ‘dibunuh’ Microsoft bukan berarti langsung mati seketika tidak berfungsi lagi.

Perusahaan teknologi informasi global itu telah memutuskan untuk tidak memperbaruinya dengan sejumlah perbaikan bug atau ‘tambalan’ lainnya.

Kepada pengguna, Microsoft sendiri memperingatkan, langkah ini bisa berpotensi terjangkit virus malware jahat bagi para pemakainya

Sebab, menurut penjelasan perusahaan, ‘menambal’ celah demi optimasi keamanan sangat penting untuk melindungi komputer dari serangan siber.

“Meng-upgrade dan mengikuti update penting sifatnya,” begitu pernyataan dari Microsoft di dalam laman resminya.

Karena itu, Microsoft menyarankan para pengguna yang ingin tetap menggunakan Internet Explorer agar segera migrasi ke versi baru, yakni Internet Explorer 11.

IE 11 diyakini Microsoft, menyajikan tingkat keamanan yang lebih baik, performa yang sudah ditingkatkan, backward yang sesuai, dan mendukung standar web.

Perusahaan juga menekankan bahwa IE 11 akan terus menerima ‘tambalan’ keamanan dari bug, serta dukungan teknis dari sejumlah versi Windows, termasuk tiga versi Windows sebelumnya.

Tentu saja apabila pengguna bermigrasi ke perangkat yang sudah berjalan di sistem operasi Windows 10, mereka sudah bisa menggunakan browser yang baru, yaitu Microsoft Edge.

Secara tidak langsung, Microsoft memang seakan ingin mendorong para penggunanya untuk mulai menggunakan Edge.

Mengutip situs TechCrunch, diketahui Windows 8 masih digunakan oleh sekitar dua hingga tiga persen perangkat komputer personal, atau setara tiga puluh hingga empat puluh juta perangkat.

Edge memang sangat berbeda dengan Internet Explorer.

Aplikasi peramban ini sudah terintegrasi dengan Microsoft Cortana, yang artinya pengguna bisa melakukan pencarian hanya lewat perintah suara.

Selain penambahan fitur, tampilan bar dan halaman muka Edge juga sangat berbeda dengan Internet Explorer.

Bahkan aplikasi ini nantinya bisa menggunakan beberapa dari ratusan ribu extention milik Google Chrome.

Bersamaan dengan pembiaran sakaratnya Windows 8, produk terbaru Microsoft, Windows 10, usai diluncurkan lima bulan yang lalu, kini pangsa pasarnya berjalan lambat.

Dengan kata lain, Windows 10 baru berhasil menguasai hampir sepuluh persen untuk pangsa pasar sistem operasi berbasis desktop di seluruh dunia.

Menurut data terbaru dari sebuah perusahaan riset Net Applications, peningkatan pangsa pasar sistem operasi terbaru buatan Microsoft tersebut tak sampai satu persen jika dihitung dari November 2015

Karena di bulan tersebut, pangsa pasar Windows 10 sudah berada pada sembilan persen.

Jika dibandingkan dengan periode Oktober 2015 sampai November 2015, pertumbuhan Windows 10 terlihat melambat.

Pasalnya, pada tiga bulan pertama, pangsa pasar suksesor Windows 8 ini hanya meningkat hingga satu persen.

Riset ini juga memperlihatkan pertumbuhan pangsa pasar tertinggi untuk Windows 10 terjadi terjadi pada Juli 2015 hingga Agustus 2015.

Komentar