close
Nuga Tekno

WhatsApp Datangkan Lagi Dua Fitur Baru

Hari ini,  Rabu, 05 September, seperti ditulis laman  “betainfo,” WhatsApp dating lagi dengan dua fitur baru yang khusus untuk pengguna iPhone.

Kedua fitur ini digulirkan lewat pembaruan software kepada para pengguna secara bertahap.

Menurut laporan WABetaInfo, karena pembaruan yang dilakukan secara bertahap maka baru segelintir pengguna iPhone yang bisa merasakan dua fitur anyar ini.

Namun diperkirakan kedua fitur ini akan dapat dinikmati oleh seluruh pengguna iPhone dalam beberapa waktu ke depan.

Fitur pertama yang digulirkan adalah fungsi preview pada notifikasi pesan.

Fitur preview ini berguna untuk melihat pesan berupa gambar atau GIF yang diterima oleh pengguna.

Selama ini ketika pengguna WhatsApp menerima pesan berupa media gambar maupun GIF, notifikasi yang muncul hanya menunjukkan simbol kamera sebagai tanda.

Dengan adanya fitur ini pengguna dapat lebih mudah melihat gambar apa yang dikirim pengguna lain padanya dan kemudian memutuskan untuk membukanya atau tidak.

Fitur ini hanya terbatas untuk pengguna iOS 10 dan di atasnya. Kemudian, rilis ini akan dilakukan bertahap dalam beberapa waktu ke depan.

Untuk memastikan apakah pengguna telah menerima fitur ini atau belum, caranya cukup mudah.

Pengguna tinggal meminta rekan untuk mencoba mengirim pesan berupa gambar maupun GIF.

emudian pada bilah notifikasi yang muncul, sentuh dan gulirkan ke bawah. Jika pesan gambar tersebut bisa Anda lihat, artinya WhatsApp yang Anda gunakan sudah diperbarui dengan fitur tersebut.

Fitur kedua yang hadir adalah pemberitahuan keamanan link atau tautan yang dikirim lewat WhatsApp. Dengan fitur ini pengguna bisa meninjau apakah tautan alias link yang dikirim kepada pengguna berbahaya atau tidak.

Ketika pengguna mendapat pesan berisi link berbahaya, akan terdapat keterangan berwarna merah dan bertuliskan “suspicious link” di atas tautan yang dibagikan.

Fitur ini juga diharapkan dapat membatasi penyebaran berita palsu yang kerap disebar lewat tautan yang berbahaya.

Khusus untuk fitur ini, pengguna iPhone lawas seperti iPhone 4 pun masih bisa menikmatinya.

Pasalnya Apple merilis fitur tersebut untuk pengguna iOS 7 dan di atasnya. Kendati demikian belum ada dapat dipastikan apakah kedua fitur ini nantinya akan dibawa untuk pengguna Android atau tidak.

Namun biasanya, WhatsApp selalu memberikan fitur baru yang sama pada dua sistem operasi ini. Hanya saja waktunya yang belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, sesuai dengan janjinya, WhatsApp akan bergerilya menekan peredaran hoaks di platform pesan instan tersebut.

Janji ini dibuktikan dalam pembaruan WhatsApp di iOS  yang mulai disebar bagi pengguna iPhone di India.

Pembaruan tersebut akan mulai membatasi jumlah pesan terusan (forwarded) sebanyak lima kontak saja dalam satu waktu.

Jika pengguna memilih lebih dari lima kontak, maka akan muncul notifikasi berupa pop-up yang menginformasikan bahwa pengguna sudah mencapai batas maksimal.

Jumlah ini sangat jauh berkurang dibanding sebelumnya, yang memperbolehkan pengguna meneruskan pesan hingga dua ratus lima puluh kontak.

WhatsApp juga mencopot tombol pintas ” shortcut forward” yang biasanya ada di samping konten media.

Pembatasan dan pencopotan shortcut tersebut baru mulai berlaku di India, yang memang menjadi perhatian WhatsApp soal peredaran hoaks yang merajalela.

Dalam postingan blognya bulan lalu, WhatsApp menyampaikan jika India menjadi negara yang paling masif meneruskan pesan, foto, dan video dibanding negara manapun, sebagaimana dilansir dari Phone Arena

Belum jelas apakah jumlah maksimal pesan terusan akan sama di semua negara atau tidak. Sebelumnya, WhatsApp sesumbar jika selain India, negara lain akan menerima pembatasan pesan terusan hingga dua puouh kontak.

Pemerintah India memang sedang enyoroti WhatsApp yang dianggap sebagai wadah hoaks tersubur. Banyaknya kejadian pembunuhan tak masuk akal di sana, diduga dipicu dari pesan hoaks berantai yang berceceran di WhatsApp.

Pembatasan ini merupakan bagian dari perang hoaks yang bertebaran di WhatsApp.

Sebelumnya, WhatsApp memberikan label “forwarded” sebagai penanda pesan yang diteruskan.

Namun cara tersebut agaknya kurang ampuh melawan maaknya hoaks yang beredar.