What Apps Bakal Punya Dua Konten Baru

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Januari 2015 | 09:00 WIB

Dibaca: 0 kali

WhatsApp sedang memasuki fase baru dari fungsi awalnya sebagai pengirim pesan pendek atau beberapa konten seperti video dan gambar, ke voice call dan driving mode.

Evolusi fungsi ke “voice call” dan “driving mode” ini sangat dirahasikan oleh Whats App. Seperti dilansir “Phone Arena,” pengirim pesan pendek itu menyembunyikan fitur bernama “Call via Skype”.

Kemungkinan bahwa WhatsApp akan menambah fitur panggilan suara dengan teknologi yang diambil dari Skype pun mencuat.

Ada pula deretan fitur-fitur lain yang terkait dengan fungsi voice call, seperti “Call Mute”, “Call Hold,” dan “Call Back”.

Di samping itu terdapat keterangan fitur “Driving Mode”, juga fungsi lain di mana aplikasi WhatsApp dapat membacakan pesan-pesan yang masuk selagi penggunanya mengemudi kendaraan.

Kabar mengenai fitur Voice Call pada WhatsApp sebenarnya sudah pernah mengemuka tahun lalu, namun kini dugaan itu menguat dengan ditemukannya string kode tersebut.

Belum ada kabar resmi dari WhatsApp mengenai rencana penambahan fitur voice call ini. WhatsApp sendiri termasuk “setia” dengan model pengiriman pesan berbasis teks.

Sejumlah aplikasi chatting lain telah lebih dulu menambahkan fungsi voice call, seperti misalnya BlackBerry Messenger dan Skype.

Meski sangat populer, WhatsApp dianggap memiliki kekurangan karena tidak menyediakan notifikasi keterbacaan pesan yang dikirim. Sementara, BlackBerry Messenger dan Line telah menjadikan fitur “Read” ini sejak lama.

Fitur ini bagi banyak pengguna sangat penting karena bisa memastikan pesan yang dikirim telah terbaca oleh rekannya.

Meski belum diperkenalkan secara resmi, WhatsApp akhirnya merilis fitur status baca untuk sebuah pesan. Kehadiran fitur ini pertama kali ditemukan oleh 9to5Mac.

Situs teknologi tersebut mendapati adanya tanda centang baru berwarna biru yang ternyata menunjukkan pesan tersebut telah dibaca oleh penerima.

Sebelumnya, WhatsApp hanya mempunyai dua notifikasi untuk sebuah pesan. Centang satu yang menerangkan bahwa pesan telah terkirim ke server.

Sementara, tanda centang dua kali menyatakan bahwa pesan telah terkirim ke perangkat tujuan, bukan sudah dibaca oleh penerima.

Selama ini, cukup banyak pengguna yang mengartikan centang dua di WhatsApp adalah pesan yang dikirim telah dibaca penerima. Padahal sebenarnya, pesan tersebut baru sampai di perangkat penerima.

Fitur “Read” di WhatsApp saat ini sudah muncul di perangkat berbasis iOS, Android, dan Windows Phone. Sebelumnya, pengguna harus mengunduh aplikasi WhatsApp terbaru dari toko aplikasi masing-masing platform.

Saat dicoba, fitur baru yang ditandai dengan tanda centang dua berwarna biru ini baru aktif bila lawan bicara telah menggunakan aplikasi WhatsApp terbaru.

Fitur baru ini diam-diam ternyata sudah dicantumkan dalam sebuah dokumen di situs resmi WhatsApp.

Dalam dokumen disebutkan, selain centang warna biru, status sebuah pesan dapat dilihat dari “Message Info”.

Untuk melihatnya, tekan dan tahan pesan yang dikirim kemudian klik tanda (i) atau kata Info. Akan muncul, informasi waktu pesan tersebut terkirim dan terbaca.

WhatsApp secara diam-diam mengeluarkan pembaruan aplikasi yang menyertakan pilihan penonaktifan fitur “Read” alias notifikasi keterbacaan pesan. Namun, opsi untuk mematikan fitur yang ditandai dengan tanda centang ganda berwarna biru tersebut baru tersedia untuk perangkat Android.

Untuk mematikan fitur “Read”, pengguna Android bisa mengakses menu “Settings > Account > Privacy” kemudian hilangkan tanda centang di opsi ‘Read receipts’.

Update ini akan dikabarkan akan resmi tersedia pertama kali untuk Android 5.0 Lollipop baru kemudian disebar toko aplikasi platform lainnya dalam beberapa minggu ke depan.

Fitur “Read Receipt” ini baru diluncurkan pada minggu lalu. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa mengetahui pesan yang dikirimnya sudah dibaca atau belum. WhatsApp akan memberikan tanda centang biru ganda untuk pesan pengirim yang sudah dibaca penerima.

Fitur yang sebenarnya berguna itu ternyata tak sepenuhnya direspons positif oleh pengguna WhatsApp. Cukup banyak pengguna menyayangkan kehadiran fitur yang sudah sejak lama dimiliki BlackBerry Messenger di WhatsApp.

Komentar