Video “Live” di Instagram Bisa Disimpan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 21 Maret 2017 | 10:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah  mengumumkan fitur siaran langsung alias live-streaming pada November lalu, kini, Instagram benar-benar mewujudkannya, dan  para pengguna umum mulai bisa menikmatinya

Untuk mekanisme live-streaming itu benar-benar “saklek”.

Selesai siaran langsung, video benar-benar musnah dari Instagram dan tak bisa disimpan di galeri smartphone.

Nah, Instagra kini melonggarkan aturan live-streaming itu.

Pengguna bisa menyimpan video siaran langsung begitu tayangan disudahi, sebagaimana ditulis  Engadget, hari ini Selasa, 21 Maret.

Hal ini dimungkinkan tombol “Save” yang terpatri di sisi kanan atas antarmuka aplikasi Instagram ketika pengguna menyudahi siaran langsung.

Selain menampilkan tombol “Save”, Instagram juga bakal menunjukkan keseluruhan penonton alias viewers yang melihat siaran langsung selama live.

Perlu diketahui, video yang tersimpan akan tampil polos, tak disertakan dengan komentar, like, dan interaksi lain dengan para viewers.

Video live tersebut akan langsung tersimpan di galeri foto.

Pengguna juga hanya bisa menyimpan video miliknya sendiri. Pengguna tidak bisa menyimpan video live milik pengguna lain.

Sebelumnya, kemampuan penyimpanan siaran langsung ini sudah lebih dulu dimiliki Facebook yang notabene adalah “ibu” Instagram.

Karenanya, tak heran jika fitur ini juga belakangan dimuat di Instagram.

Tombol “Save” sendiri sudah mulai hadir untuk pengguna Android dan iOS. Anda hanya perlu memperbaruinya di toko aplikasi Google Play Store atau Apple App Store.

Di November tahun lalu Instgram telah menjanjikan  bakal melengkapi fiturnya  dengan live video layaknya Facebook.

Siaran langsung berformat video akan memudahkan netizen berkomunikasi maya layaknya di dunia nyata.

Di lain sisi, konten video juga tengah menjadi tren media sosial saat ini.

“Fitur live sangat membuat kami bersemangat,” kata petingginya Systrom sebagaimana ditulis TheVerge.

“Jika saya ingin memperkuat hubungan dengan orang yang saya cintai, menyiarkan video langsung adalah cara terbaik untuk lebih dekat dengan mereka,” ia menuturkan.

Systrom belum menjabarkan secara lengkap soal mekanisme fitur live video. Ia juga masih enggan mengumbar tanggal pasti peluncuran fitur tersebut.

Menurut sumber dalam, fitur itu akan dibuat menyatu dengan Stories. Letaknya berada di sisi layar paling atas. Bedanya, pada konten live video, akan ditempelkan embel-embel ikon bulatan merah kecil.

Fitur live video sendiri sudah lebih dulu diterapkan Facebook dan YouTube. Keikutsertaan Instagram membuktikan keseriusan platform tersebut mengembangkan konten video.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, Instagram menghadirkan Stories yang mekanismenya lebih kurang sama dengan Snapchat.

Pengguna bisa mengabadikan suatu momen dalam format video atau foto dengan durasi terbatas, menghiasinya dengan filter dan coretan warna warni, mengunggahnya, serta melihat berapa banyak impresi yang terhimpun. Konten tersebut akan hilang dalam waktu 24 jam, sama seperti Snapchat.

Instagram juga sudah  menyematkan fitur baru berupa live video streaming di bagian Stories dalam aplikasi mobile buatannya.

Dugaan tersebut mengemuka setelah seorang pengguna Rusia menemukan badge baru berbunyi “Live” di antara deretan icon Stories, di atas lini masa aplikasi Instagram miliknya.

Ketika diklik, badge “Live” ini bakal menampilkan bagian baru bernama “popular live bradcast” yang masih belum bisa diakses.

Ada juga screenshot yang menampilkan tampilan kamera stories dengan tombol berbunyi “Go Insta”. Mungkin tombol inilah yang nantinya dipakai untuk menyiarkan live streaming.

Tak diketahui apakah hal di atas merupakan eksperimen Instagram atau betul merupakan uji coba fitur baru.

Instagram dan Facebook memang dikenal seringkali menguji fitur anyar di kalangan pengguna di luar negara asalnya, Amerika Serikat.

Instagram menolak berkomentar ketika dimintai keterangan mengenai rangkaian screenshot dimaksud.

Layanan jejaring sosial jenis photo sharing ini pertama kali memperkenalkan Stories pada awal Agustus lalu.

Mirip dengan Snapchat, Stories memungkinkan pengguna mengunggah foto atau video singkat yang diimbuhi aneka coretan atau emoticon.

Komentar