Video Call Line Tak Boros Data Internet

Penulis: Darmansyah

Selasa, 30 Mei 2017 | 09:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda mungkin termasuk orang yang sering mengeluhkan pemakaian layanan panggilan video atau dikenal dengan  video call  yang menyedot kuota internet.

Selain masalah kuota,  fitur video call juga sering bermasalah pada panggilan yang gagal atau drop call serta  kualitas suara buruk.

Menyadari keluhan pengguna itu, Line mulai menerapkan trik tersendiri agar pengguna tidak perlu khawatir kuota cepat habis dan kualitas suara serta video tetap bagus.

Line, menurut mereka, akan menggunakan topologi pengembangan komunikasi yang tidak menghabiskan kuota internet, namun memberikan kualitas suara dan video yang berkualitas.

Teknologi ini yang disebut dengan  Centralised Server Dedicated bakal mampu mengatasi kendala kualitas suara akibat echo dan noise.

Berbeda dengan dua tipologi lainnya yakni full mesh dan end-system mesh yang masih terkendala pada kualitas audio dan video yang belum stabil.

Teknologi ini bisa mengatasi echo dan noise sehingga bisa meningkatkan kualitas suara saat melakukan panggilan video.

Teknologi ini  diadopsi Line  untuk menghubungkan perangkat ke semua server, sehingga server yang akan bertanggung jawab mengantarkan data atau video ke masing-masing klien.

Setelah melalui tiga tahapan dengan meredam echo, noise dan menstabilkan volume suara untuk menghasilkan suara berkualitas premium.

Sedangkan untuk mengatasi penggunaan data internet, dijelaskan, Line juga telah menggunakan pendekatan multi layer video stream.

Pendekatan ini membuat kualitas video menyesuaikan dengan resolusi layar.

Meski mampu mengatasi permasalahan yang kerap dihadapi pengguna saat melakukan panggilan video, namun model ini juga memiliki kelemahan.

Salah satunya adalah trafik data di server menjadi tinggi.

Memang trafik data di server jadi tinggi, tapi di sisi lain trafik data pengguna tidak setinggi jika menggunakan kedua model lainnya, sehingga biaya internet yang dikeluarkan jadi lebih rendah.

Meski begitu, dua metode lainnya mengharuskan video yang dikirim pengguna ke server harus melalui proses pengecilan atau perbesar sehingga bisa memicu delay dan dianggap tidak efektif.

Line menekankan adopsi teknologi ini untuk memberikan pengalaman panggilan video call grup sehingga lebih hemat data.

Mengingat server hanya cukup mengirim satu kali suara dan video hingga keseratus sembilan puluh sembilan anggota grup.

Selain menawarkan audio dan video lebih baik, teknologi ini juga bisa menekan drop call karena transmisi data lebih kecil

Sebagai platform pesan instan, Line memastikan akan membenamkan sejumlah teknologi baru untuk layanannya.

Teknologi kecerdasan buatan atau AI menjadi salah satu yang diboyong Line dalam fitur barunya.

Berbeda dengan pesaingnya seperti Instagram dan Snapchat, Line menjanjikan pengalaman yang lebih riil saat menggunakan AI dalam layanannya.

Fitur panggilan video  dalam waktu dekat dipastikan akan didukung teknologi AI

Sama halnya dengan fitur Instagram Stories atau Snapchat, pengguna Line nantinya akan disuguhi sejumlah filter lucu.

Filter pada video call bisa jadi cara pengguna mengekspresikan diri jadi menelepon lebih seru. Memang baru akan tersedia jelang ramadan agar silaturahmi jadi makin akrab.

Meski dirilis bersamaan dengan momen bulan puasa, ia memastikan fitur tersebut kedepannya akan tetap tersedia saat pengguna melakukan panggilan video.

Ffilter video call akan tersedia untuk pengguna ponsel pintar yang dirilis dari 2015 hingga saat ini. Alasan kompatibilitas ponsel menjadi pertimbangannya.

Ada beberapa ponsel pintar yang dirilis sebelum dua tahun silam yang tak bisa mencicipi filter gideo call, karena spesifikasi chipset yang dipakai tidak mendukung teknologi AI.

Fitur Line lebih baik lantaran pengguna bisa menggunakannya untuk berkomunikasi secara langsung.

Mengenai kemungkinan filter dipakai sebagai fitur tambahan untuk status pengguna,  hal itu belum menjadi bagian dari rencana perusahaan.

Selain filter standar, Line menjanjikan menyediakan filter khusus

Filter yang tersedia bisa digunakan secara gratis.

pihaknya belum berencana memonetisasi filter yang tersedia sebagai fitur pendukung saat melakukan panggilan video.

Sekarang masih gratis, belum ada rencana untuk monetisasi .

Kenapa video call bukan status saja?

Line  ingin memberi pengalaman AI yang lebih baik bagi pengguna

Komentar