“Upgrade” Window 10 Telah Tutup Buku

Penulis: Darmansyah

Selasa, 2 Agustus 2016 | 09:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Microsoft, hari ini, Selasa WIB, 02 Agustus 2016, telah tutup buku untuk upgrade gratis sistem operasi Windows 10, di tengah spekulasi keputusan itu akan dibatalkan.

Spekulasi kemungkinan pembatalan itu diungkapkan oleh  PC World akibat kekhawatiran ketidakkonsistenan raksasa teknologi informs itu terhadap eksekusinya sendiri.

“Tidak ada kejutan untuk para pihak yang masih ragu,” tulis blog resmi Microsoft Selasa, 02 Agustus 2016, menjawab keraguan sebagian orang..

“Inilah saatnya, seperti yang kami umumkan sebelumnya, tawaran gratis itu berakhir,” lanjut Microsoft.

Tawaran upgrade Windows 10 berakhir pada tengah malam 29 Juli 2016 waktu Amerika Serikat.

Menurut Microsoft, proses peningkatan ke versi terbaru OS itu harus sudah diselesaikan sebelum waktu tersebut.

Kabar baiknya, Microsoft menegaskan aplikasi yang terus menerus menawarkan upgrade gratis itu turut berhenti di saat yang sama.

“Seiring waktu, kami akan menghapus aplikasi tersebut, namun prioritas kami saat ini adalah memastikan kelancaran pembaruan setahun Windows 10,” bunyi pernyataan Microsoft

Anniversary Update rencananya bakal diberikan pada 02 Agustus ini.

Menurut laman situs  Engadget, versi baru peranti lunak tersebut menawarkan sejumlah peningkatan, namun tanpa perubahan drastis.

“Jika Anda mengharapkan perubahan besar pada pembaruan ini, Anda akan kecewa,” tulis review yang dimuat di Engadget.

Walau demikian, artikel tersebut juga menyebut Windows 10 sebagai OS yang stabil, aman dan cepat. Pembaruan ini hanya akan membuatnya menjadi semakin baik.

Selain itu, sedikitnya perubahan yang diberikan juga menandakan bahwa sistem itu sudah didesain nyaris sempurna sejak awal.

Untuk diketahui, bersamaan dengan berakhirnya masa update gratis Window 10, muncul rekayasa update gratis lainnya.

“Bagi Anda yang “ketinggalan kereta” untuk menikmati pembaruan gratis ada caranya,” tulis ubergizmo

Lantas bagaimana caranya?

Mengutip halaman situs resmi Microsoft terungkap  bahwa mereka masih menyediakan upgrade Windows 10 gratis untuk perangkat-perangkat yang dipakai untuk menjalankan alat atau teknologi assistive.

Adapun teknologi assistive yang dimaksud misalnya alat bantu pembaca teks di layar atau screen reading tool. Assistive technology ini biasanya digunakan oleh orang-orang berkebutuhan khusus.

“Jika Anda menggunakan perangkat bantuan, Anda masih bisa mendapat pembaruan gratis walau periode untuk umum telah berakhir,” begitu tertera pada situs resmi Microsoft

Kalau program perpanjangan waktu upgrade gratis Windows 10 ini ditujukan untuk maksud di atas, namun pada kenyataannya Microsoft tidak membatasi untuk teknologi tertentu, dan tidak mengecek atau memverifikasi apakah penggunanya benar-benar menggunakan peranti assistive atau tidak.

Dengan demikian, pengguna umum pun sebenarnya tetap bisa mengunduh upgrade Windows 10 secara gratis.

Microsoft tak menjelaskan lebih lanjut sampai kapan upgrade gratis Windows 10 untuk perangkat-perangkat assistive ini diberikan.

Lantas bagaimana caranya untuk mengunduh upgrade Windows 10 secara gratis itu?

Langkah pertama, kunjungi halaman resmi Microsoft dengan mengklik tombol “Upgrade Now” untuk mengunduh file .exe instalasi upgrade Windows 10

Lantas jalankan File .exe yang telah diunduh dan  Wizard Installer akan bergerak dan seterus nya ikuti instruksi yang diberikan Microsoft

File instalasi upgrade akan berjalan.

Dibutuh waktu sekitar satu hingga dua  jam untuk melakukan upgrade ini, jadi pastikan proses ini tidak mengganggu aktivitas.

Pembaruan atau update pada sistem operasi Microsoft teranyar, Windows 10, akan diberikan pada 2 Agustus ini atau tepat setahun sejak diluncurkan.

Versi baru peranti lunak tersebut menawarkan sejumlah peningkatan, namun tanpa perubahan drastis.

“Jika Anda mengharapkan perubahan besar pada pembaruan ini, anda akan kecewa. Namun, di satu sisi, sedikitnya perubahan yang ditawarkan menunjukkan bagaimana Microsoft sudah membuat sistem operasi ini dengan tepat sejak awal,” tulis review yang dimuat di Engagdet.

Peningkatan di antaranya terjadi pada peramban bawaan, yakni Microsoft Edge.

Seperti dijanjikan sebelumnya, Windows 10 akan memberikan opsi untuk memasang ekstensi selayaknya pada Mozilla Firefox dan Google Chrome.

Dengan adanya fitur ini, pengguna bisa memasang beberapa ekstensi populer seperti AdBlock, LastPass, Pocket dan Evernote. Saat ini pilihan yang ada masih sangat terbatas, tapi diharapkan pengembang akan terus memasok program baru untuk peramban ini.

Selain itu, perubahan lainnya terjadi pada menu mulai atau start menu. Nantinya, start menu menyajikan seluruh aplikasi yang dipasang dalam satu daftar yang sangat panjang.

Pengguna baru mungkin akan kesulitan untuk menyesuaikan diri, tapi cara ini dapat mempermudah akses pada aplikasi yang diinginkan. Selain itu, Live Tiles juga akan dibuat lebih pintar.

Misalnya, pengguna akan diarahkan langsung pada artikel tertentu, sesuai dengan yang ditampilkan pada ubin tersebut.

Selain itu, Windows Ink juga mendapatkan peningkatan. Dalam versi terbaru sistem operasi ini, ada antarmuka sendiri untuk pengguna stylus.

Sebagai contoh, pengguna Surface Pen akan ditunjukkan menu tersebut di sebelah kanan layar jika menekan tombol penghapus pada stylus. Dari sana, pengguna bisa membuat Sticky Notes, mengakses papan sketsa kosong atau menulis catatan pada layar.

Windows Hello juga tak ketinggalan diberi peningkatan. Fitur otentikasi biometrik Microsoft ini nantinya dapat digunakan untuk memasuki situs-situs tertentu.

Sementara peningkatan terakhir ada pada fitur utama Windows 10 yang saat ini belum tersedia bagi pengguna di Indonesia, yakni Cortana. Asisten pribadi itu nantinya bisa diakses di manapun pada os, mulai dari layar kunci sekalipun.

Selain itu, Cortana juga dapat berinteraksi dengan platform lain seperti Android dan iOS. Pengguna dapat melihat notifikasi dari telepon seluler, seperti pengingat saat ponsel mulai kehabisan baterai.

“Windows 10 adalah OS yang stabil, aman dan cepat. Pembaruan ini membuatnya semakin baik,” tulis artikel itu.

Dalam pernyataan pers yang dimuat CNN Money, perusahaan menyatakan saat ini jumlah pemasangan sistem operasi tersebut baru mencapai sepertiga dari angka itu.

Sementara, sisa waktu yang tersisa 2016 ini kurang dari enam bulan. Dengan laju pertumbuhan saat ini, diperkirakan target satu juta perangkat baru bisa tercapai setidaknya dua tahun lagi.

Berdasarkan pernyataan tersebut, kini ada sekitar tiga ratus lima puluh  juta pengguna yang tercatat aktif menggunakan Windows 10.

Untuk mencapai target itu Microsoft juga mempermudah pengguna dalam hal pemasangan Windows 10.

Belum lagi, pengguna sistem operasi versi lawas juga diperbolehkan untuk memperbarui secara gratis beberapa waktu lalu.

Walau demikian, angka pertumbuhan selama ini lebih lambat dari yang diharapkan, karena hanya ada sedikit orang yang membeli komputer baru sementara pengguna Windows lama bersikap cuek pada penawaran untuk memperbarui sistem operasi secara gratis.

Sekitar separuh dari komputer yang ada saat ini masih menggunakan sistem operasi Windows 7.

Meski tidak memenuhi targetnya, Microsoft masih mengklaim Windows 10 sebagai produk dengan laju pertumbuhan tertinggi.

“Dengan angka kepuasan dan partisipasi pengguna yang memecahkan rekor,” tulis pernyataan itu.
Hanya saja, kecenderungan itu mulai menurun beberapa bulan berikutnya dan diprediksi akan semakin berkurang setelah Microsoft tidak lagi menawarkan pembaruan gratis.

Sementara itu, CNet melaporkan perusahaan itu menyalahkan fokus yang sempat terbagi pada bisnis ponsel pintar.

“Karena berfokus pada bisnis ponsel pintar, butuh waktu lebih lama untuk mencapai target satu miliar perangkat. Di tahun yang akan datang, kami mengharapkan pertumbuhan datang dari penggunaan komersial dan perangkat baru,” bunyi pernyataan Microsoft.

Komentar