Unggah Kontens Porno, WhatsApp Diblokir?

Penulis: Darmansyah

Senin, 6 November 2017 | 14:44 WIB

Dibaca: 1 kali

Indonesia akan memblokir  layanan pesan instan Whatsapp jika sampai Rabu mendatang belum juga mengenyahkan konten porno  dalam bentuk format gambar GIF di layanan perpesanannya.

Pemblokiran dilakukan kalau tidak ada tanggapan serius dari WhatsApp. Rabu harusnya respon. Kalau ngga direspon bakal diblokir WhatsApp, pejabat Indonesia, Senin, 06 November

Sebelumnya, sang pejabat  menyebutkan pihaknya sudah melayangkan peringatan kepada WhatsApp sebanyak tiga kali.

Peringatan dilayangkan pada Minggu  malam, Senin  dini hari, dan Senin  pagi.

Tak cuma melayangkan peringatan kepada WhatsApp. dinyatakan bahwa pihaknya juga sudah mengontak Tenor dan Giphy sebagai penyedia konten GIF di WhatsApp.

Sebab, konten pornografi dalam bentuk gambar bergerak dengan format GIF itu memang disediakan oleh pihak ketiga itu.

Dikatakan bahwa Giphy sudah memberi respon dan akan melakukan pembersihan konten miliknya untuk Indonesia.

Giphy sudah koordinasi,” jelas Semuel. “Mereka akan membantu pemerintah Indonesia untuk memfilter konten mereka di Indonesia,” tambahnya lagi.

Sebelumnya pemerintah sudah sempat memblokir Giphy di Indonesia. Untuk kasus kali ini, Semuel menuturkan bahwa Giphy akan mengikuti aturan perundangan Indonesia.

Sementara untuk Tenor, Semuel menyebutkan bahwa pihaknya sudah memblokir enam DNS milik tenor.

Keenam DNS tersebut diantaranya adalah tenor.com, blog.tenor.com, ip.com, qr.tenor.com, media1.tenor.com

Sebelumnya, WhatsApp WhatsApp sebagai layanan yang memiliki konten pornografi pada iklan nya.

Konten menjurus pornografi tersebut berupa gambar bergerak dengan format file GIF. Tampilan yang menjurus ke pornografi itu dapat dicari dengan mudah di dalam aplikasi dengan kata kunci tertentu.

Konten gambar bergerak GIF di WhatsApp disediakan pihak ketiga. File GIF ini biasanya digunakan sebagai pelengkap saat pengguna saling bertukar pesan di WhatsApp.

Awalnya, warga internet beramai-ramai mengunggah screenshot cara mengakses fitur tersembunyi WhatsApp.

Namun, kemudian disadari, langkah tersebut justru membuat konten pornografi itu semakin tersebar.

Keramaian berlanjut dengan ajakan tidak menyebarkan screenshot tersebut. Netizen mendesak pemerintah memblokir fitur tersebut. Bahkan, ada yang meminta WhatsApp diblokir di Indonesia.

Layanan percakapan digital serupa WhatsApp, yaitu Telegram, sebelumnya diblokir pemerintah karena dianggap menjadi alat komunikasi pelaku radikalisme dan penyebaran konten pornografi.

Belum ada langkah cepat yang dilakukan pemerintah, khususnya kominfo dalam memblokir konten pornografi itu di WhatsApp.

Saat dicoba  Senin pagi, konten masih bisa diakses, baik di perangkat Android maupun iOS.

WhatsApp sebagai layanan bertukar pesan singkat kembali menjadi sorotan.

Jika sebelumnya dipakai menyebarkan hoaks, WhatsApp kini dilaporkan mengandung konten yang menjurus ke pornografi.

Tampilan yang menjurus ke pornografi itu dapat dicari dengan mudah di dalam aplikasi dengan kata kunci tertentu.

Konten gambar bergerak GIF di WhatsApp ini disediakan pihak ketiga. File GIF ini biasanya digunakan sebagai pelengkap saat pengguna saling bertukar pesan di

“Komunikasinya adalah meminta kepada content provider (WhatsApp) agar melakukan filtering secepatnya, setidaknya untuk wilayah Indonesia,” katanya.

Saat ini, tim internal Kementerian Kominfo sedang mengurus atau memproses laporan tersebut dengan berkomunikasi langsung dengan WhatsAPP.

Awalnya, warga internet beramai-ramai mengunggah screenshot cara mengakses fitur tersembunyi WhatsApp. Namun, kemudian disadari, langkah tersebut justru membuat konten pornografi itu semakin tersebar.

Keramaian berlanjut dengan ajakan tidak menyebarkan screenshot tersebut. Netizen mendesak pemerintah memblokir fitur tersebut. Bahkan, ada yang meminta WhatsApp diblokir

Komentar