UC Browser Hilang Misterius di Play Store

Penulis: Darmansyah

Kamis, 16 November 2017 | 08:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Hanya bebera[a minggu setelah mencatatkan angka spektakuler lima ratus juta pengguna, UC Browser untuk Android tiba-tiba menghilang dari Google Play Stor

Yang belum tahu, UC Browser merupakan web browser mobil yang dikembangkan oleh UCWeb, dimiliki oleh Grup Alibaba China.

Selain menjadi alternatif yang sangat populer untuk Google Chrome di wilayah asalnya, Browser UC memiliki basis yang sangat besar di India, dengan menguasai lebih dari lima puluh persen pangsa pasar di negara tersebut.

Selain itu, ini adalah aplikasi Android keenam yang paling banyak didownload di India.

Hilangnya UC Browser dari toko aplikasi Google membuat orang bertanya-tanya, mengapa aplikasi l itu dihapus setelah sekian lama dan setelah memiliki banyak unduhan?

Hilangnya UC Browser pertama kali diungkapkan oleh netizen di Reddit.

Ada banyak spekulasi yang berkembang, dengan beberapa orang menyebut bahwa aplikasi ini diturunkan Google karena melanggar keamanan pengguna.

Tapi, seorang pengguna Twitter yang mengaku bekerja di UC Browser mengatakan telah menerima email yang mengkonfirmasikan bahwa aplikasi tersebut dikeluarkan dari Play Store selama tiga puluh hari karena menggunakan metode promosi yang menyesatkan dan tidak sehat untuk meningkatkan instal.

Email tersebut dikabarkan menunjukkan bahwa afiliasi UC Web tertentu telah menggunakan iklan yang menipu untuk meningkatkan unduhan Browser UC.

Baik Google dan UC Web belum memberikan komentar resmi terkait masalah ini.

Pengguna tersebut berasumsi, hilangnya UC Browser dari Google Play Store dikarenakan UC Browser sempat dilaporkan mencuri data sensitif penggunanya secara diam-diam.

Data tersebut kemudian diklaim dikirim tanpa persetujuan pengguna ke server terpencil di China.

Di India, aplikasi UC Browser berada di bawah pengawasan pemerintah dan terancam dicekal.

Laporan negatif terkait UC Browser juga berasal dari Kanada.

Pada dua tahun lalu, peneliti asal Kanada mengklaim jika pengguna UC Brwoser versi bahasa China dan Inggris mudah dilacak lokasi, detail pencarian di internet, dan nomor telepon pengguna.

Banyak pengguna Reddit yang menduga bahwa hilangnya UC Browser dari Google Play Store adalah akibat dari serentetan tuduhan tersebut.

Belum ada konfirmasi baik dari UC Web sebagai induk UC Browser maupun Google selaku penyedia platform Play Store.

UC Browser sebelumnya sempat membantah semua tuduhan tersebut memata-matai pengguna seperti disebut di atas.

“Kita tidak akan melakukan apa pun yang akan merusak kepercayaan pengguna kami. Keamanan dan privasi sangat serius”, kata UC Web kepada Hindustan Times beberapa waktu lalu.

UC Browser merupakan peramban mobile yang dikembangkan oleh UC Web yang bernaung di bawah raksasa teknologi China,

Pada tahun lalu, UC Browser mengklaim memiliki total  empat ratus dua puluh juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Sembari belum ada kepastian kapan UC Browser akan kembali di Play Store, aplikasi UC Browser Mini bisa dijadikan alternatif.

Aplikasi ini merupakan versi ringan UC Browser untuk smartphone kelas low-end, dan masih tersedia di Play Store.

Hingga berita ini ditayangkan,  aplikasi UC Browser di Play Store dan belum ada pernyataan resmi dari pihak UC Browser.

Sebelum kasus hilangnya UC Browser dari Play Store ini, aplikasi itu sempat dituduh  sebagai alat mata-mata oleh intelijen AS, NSA

Menurut Alibaba, semua isu keamanan selalu ditanggapi secara serius oleh perusahaan dan Alibaba melakukan segala kemungkinan untuk melindungi para pengguna mereka.

Alibaba juga mengklaim telah diberitahu perihal celah keamanan dalam browser-nya, UC Browser yang digunakan oleh pihak ketiga.

Kami bergerak cepat untuk menyelidiki masalah ini,” demikian keterangan tertulis Alibaba.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Alibaba pun menyarankan penggunanya untuk melakukan update aplikasi UC Browser.

“Kami tidak memiliki bukti bahwa informasi pengguna telah diambil. Namun, untuk mengatasi masalah ini, UCWeb telah secara proaktif meminta pengguna UC Browser untuk memperbarui browser mereka ke versi terbaru,” demikian penjelasan Alibaba.

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut dokumen yang dibocorkan oleh Edward Snowden, CIA ditengarai menggunakan aplikasi UC Browser untuk melakukan kegiatan mata-matanya.

CIA disebut mengumpulkan data pengguna, seperti kata kunci pencarian, browsing history, nomor kartu SIM, dan identitas perangkat.

Menurut analisa yang dilakukan firma Citizen Lab, informasi yang disadap NSA melalui UC Browser juga meliputi ID unik perangkat.

Citizen Lab telah memberitahukan hal tersebut kepada Alibaba, dan perusahaan pengembang browser itu pun mengatakan telah memberikan update untuk UC Browser di awal bulan ini, untuk menambal celah keamanannya.

Menurut Alibaba, kebocoran itu bukan disengaja.

Komentar