Twitter, Kini, Punya Akun di Instagram

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Januari 2017 | 09:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Twitter membuka akun resmi di layanan Instagram.

Begitu kabar terbaru yang ditulis blog resminya Senin pagi WIB.

Akun Twitter di Instagram tetap menggunakan nama perusahaan itu, yakni “twitter”.

Sebagai profile picture, pihak Twitter memasang logo perusahaan.

Meski baru beroperasi, Twitter sudah memiliki centang biru. Artinya, akun tersebut telah diverifikasi oleh Instagram.

See what’s happening and what people are talking about,” tulis Twitter dalam kolom biografi akunnya.

Begitu diumumkan, akun tersebut sudah mengunggah empat foto.

Foto pertama Twitter di Instagram berupa simbol tanda seru dengan warna latar biru.

Kemudian, simbol titik diganti dengan logo burung khas Twitter. Twitter tidak menuliskan caption apapun dalam postingan tersebut.

Post pertama itu sendiri diunggah pada tanggal empat hari lalu, dan hingga berita ini dinaikkan, jumlah follower Twitter di Instagram mencapai angka delapan pulubribu.

Twitter belum follow satupun akun di Instagram.

Pembukaan akun di jejaring sosial lain, seperti yang dilakukan oleh Twitter, sebenarnya hal yang wajar.

Selain di Instagram, Twitter juga sudah membuka akun resmi di Facebook.

Layanan Instagram pun memiliki akun resmi di Twitter.

Akun tersebut bahkan sudah aktif dari Agustus tujuh tahun silam dengan jumlah follower yang mencapai empat puluh juta.

Pembukaan akun di jejaring sosial lain dapat dimanfaatkan untuk menyebar reach dan tentunya bisa sebagai ajang promosi untuk mencoba layanannya.

Perusahaan yang dikenal dengan logo burung berkicau itu “melebarkan sayap” dengan merambah layanan berbagi foto Instagram.

Misalnya saja fitur bookmark, peningkatan keamanan, dan tombol pengedit kicauan.

Dorsey pun mengindikasikan bakal memenuhi beberapa permintaan yang dianggap sesuai dengan visi Twitter.

Agaknya tombol pengedit kicauan menjadi salah satu yang bakal direalisasikan.

Fitur pengeditan tentu saja dibutuhkan,” kata Dorsey

Tak berhenti sampai di situ, Dorsey minta pengguna  menentukan format pengeditan yang diharapkan.

Dorsey menanyakan dua versi pengeditan, yakni editing yang hanya bisa dilakukan hanya dalam rentang lima menit setelah tweet di-posting, atau kemampuan mengedit kapan saja.

Tak berhenti sampai di situ, Dorsey juga bertanya balik pada beberapa pengguna yang menyarankan tombol pengedit kicauan alias edit-tweet button. Ia meminta pengguna menentukan format pengeditan yang diharapkan.

Dorsey menanyakan dua versi pengeditan, yakni editing yang hanya bisa dilakukan hanya dalam rentang lima menit setelah tweet di-posting, atau kemampuan mengedit kapan saja.

Sebelumnya, Twitter telah merilis fitur streaming atau aliran video berteknologi 360 derajat. Akan tetapi, untuk sementara ini baru pengguna terpilih saja yang bisa menikmati fitur tersebut.

“Mulai hari ini Anda bisa melihat video interaktif 360 derajat dari penyiar tertentu dan mengetahui lebih banyak mengenai berbagai hal yang sedang terjadi,” ujar Director of AR and VR Twitter, Alessandro Sabatelli.

Meski baru segelintir orang saja yang bisa streaming 360 derajat, semua pengguna Twitter dan Periscope diizinkan untuk menonton video tersebut di linimasa masing-masing aplikasi.

Twitter sendiri berjanji, seluruh pengguna sudah bisa menyiarkan konten 360 derajat dalam beberapa minggu ke depan.

Setiap video siaran langsung 360 derajat memiliki penanda khusus berupa ikon Live 360.

Ketika menyaksikannya, pengguna bisa mengubah sudut pandang ke berbagai arah dengan cara mengubah posisi ponsel atau mengusap layar. Bila menggunakan laptop, pengguna bisa mengklik dan geser layar untuk mengubah sudut pandang.

Sekadar diketahui, video siaran langsung 360 derajat merupakan komoditas baru bagi media sosial. Sebelum Twitter merilis fitur ini, Facebook sudah lebih dulu melakukan uji coba siaran 360 derajat serupa.

Tapi sejauh ini, Facebook baru sekadar menguji saja dan baru merencanakan peluncurannya pada beberapa bulan mendatang.

Komentar