Teknik Dasar Membuat Poster di Photoshop

Penulis: Darmansyah

Rabu, 13 Maret 2019 | 11:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Dalam kehidupan sehari-hari kamu pasti mengenal poster. Poster merupakan salah satu karya seni atau produk desain grafis untuk mevisualisasikan sebuah pesan tertentu.

Poster biasa digunakan sebagai alat promosi, edukasi, publikasi, sosialisasi, dan masih banyak lagi. Poster biasnaya ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan tujuan mencari perhatian mata sekuat mungkin.

Saat ini dengan didukung sosial media, publikasi dari poster-poster makin massif dilakukan

Poster biasanya dibuat semenarik mungkin untuk menarik mata banyak orang, oleh sebab itu pemilihan warna dan visualisasi perlu diperhatikan. Saat ini sudah para desainer grafis yang membuka jasa pembuatan poster.

Biaya yang dipatok untuk sebuah poster juga tak main-main. Hal ini karena poster juga merupakan seni dan pembuatannya memerlukan konsep yang matang.

Untuk membuat poster secara digital juga diperlukan kemampuan mengoperasikan software tertentu seperti Corel Draw atau PhotoShop. Aneka software ini tak semua orang dapat mengoperasikannya.

Photoshop sendiri merupakan salah satu software yang sering digunakan untuk membuat poster. Cara membuat poster dengan Photoshop juga terbilang mudah dan dapat dipelajari dengan cepat.

Ini dia  teknik dasar cara membuat poster dengan Photoshop

Cara membuat poster dengan Photoshop yang pertama adalah mulai dengan membuat dokumen baru. Tekan Ctrl + N dan atur ukuran dokumen sesuai ukuran yang kamu inginkan. Jangan lupa memberi nama dokumenmu.

Jika kamu akan mencetak postermu, kamu memerlukan resolusi tinggi setidaknya 300dpi dan kamu harus menggunakan mode warna CMYK.

Agar dapat secara efisien dan efektif bekerja dengan Photoshop kamu akan memerlukan pemahaman yang kuat tentang layer.

Sumber daya dalam bagian ini memberikan panduan untuk bekerja dengan lapisan di Photoshop, serta gaya lapisan, lapisan pelindung dan lapisan penyesuaian.

Kegunaan Layers pada Photoshop adalah untuk menyimpan semua objek yang terpisah maupun tergabung (merged).

Jika objek pada Layers berada diatas, berarti objek tersebut berada di permukaan di antara tumpukan objek lainnya, begitupun sebaliknya.

Karena dokumen awal yang kamu buat di Photoshop terkunci sebagai background, maka kamu harus membuka kuncinya dengan melakukan double klik pada layer objek yang terseleksi atau dengan menekan simbol kunci gembok pada opsi Lock yang berada di dalam tab Layers.

Kamu dapat menyisipkan gambar atau foto agar poster lerlihat lebih menarik. Kamu juga bisa menentukan warna background dengan cara memilih atau mengklik ikon warna yang ada pada tools Photoshop.

Sebuah poster biasanya memiliki teks. Pilih Horizontal Type Tools untuk menambahkan teks. Kamu juga dapat memilih font sesuai keinginanmu, memberi warna dan efek tertentu. Untuk mengatur warna pilih opsi Blending.

Photoshop memiliki tools yang sangat efektif untuk pengolahan dan penyuntingan gambar, beberapa diantaranya dapat mengedit gambar semaksimal mungkin. Berikut beberapa toolsnya

Move tool: berfungsi untuk memindahkan sebuah object atau layer yang satu ke layer yang lainnya. Berfungsi juga untuk menggeser layer yang telah kita pilih pada halaman kerja photoshop sesuai posisi yang kita inginkan.

Rectangular Marquee tool: berfungsi untuk menseleksi sebuah object dalam bentuk kotak.

Elips Marquee tool: berfungsi untuk menseleksi sebuah object dalam bentuk lingkaran.

Lasso tool: berfungsi untuk menseleksi sebuah objek dengan bebas sesuai gerakan mouse.

Polygonal Lasso tool: berfungsi untuk menyeleksi sebuah objek berbentuk garis lurus yang dapat dibentuk sudutnya. Cara membuat sudutnya dengan mengklik kiri sesuai dengan yang di inginkan.

Magnetic Lasso tool: berfungsi untuk menseleksi sebuah object dengan bebas yang akan membuah sebuah titik-titik (otomatis) yang mengikuti pola warna. Titik-titik seleksi juga dapat secara manual dengan mengklik kiri.

Magic Wand tool: berfungsi untuk menyeleksi pada warna yang sama. misalnya pada halaman kerja photoshop kita ada warna hitam dan hijau.

Ketika kita mengklik dibagi warna hijau maka warna hijau yang terseleksi akan tetapi warna hitam tidak. Jika ingin menseleksi warna hitam maka tekan shift+klik kiri pada warna hitam

Crop dan Slice Tool: untuk memotong objek sesuai kebutuhanmu

Eyedropper Tool: digunakan untuk mengetahui atau memilih warna pada objek.

Spot Healing Brush: berfungsi untuk menghilangkan noda noda pada sebuah objek gambar yang biasanya digunakan untuk menghilangkan noda di wajah.

Clone Stamp Tool: digunakan untuk mengkloning sebuah gambar. Yaitu dilakukan 2 kali pengklikan. Pertama pilih sampel yang ingin di kloning dengan alt+click kemudian arahkan pada target kloning dengan klik kiri.

Pattern Stamp Tool: digunakan untuk melukis gambar dengan pola yang diinginkan dengan pola yang telah dipilih di option bar.

Eraser Tool: digunakan untuk menghapus gambar atau layer dengan cara mengklik kiri.

Background Eraser Tool: berfungsi untuk menghapus gambar sehingga menjadi transparan.

Magic Eraser Tool: berfungsi untuk menghapus gambar pada cakupan warna yang sama.

Blur Tool: berfugsi untuk memberi efek blur pada gambar (memburamkan gambar)

Sharpen Tool: berfungi untuk mempertajam di area tertentu pada gambar.

Cara membuat poster dengan Photoshop yang terakhir adalah menyimpan file. Kamu bisa menyimpannya dengan format PSD untuk dapat diedit kembali dengan pintasan ctrl+s. Kamu juga bisa menyimpannya dalam bentuk JPEG, PNG, atau lainnya dengan dengan pintasan ctrl+alt+ s.

Komentar