Cara Tambah Ruang Simpan di Smartphone

Penulis: Darmansyah

Jumat, 2 November 2018 | 09:09 WIB

Dibaca: 5 kali

Anda ingin menambah ruang penyimapan di smartphone android?

Ya, mudah

Lantas bagaimana caranya

Ya juga ketika kebanyakan smartphone Android  memiliki ruang penyimpanan yang terbatas.

Karena itu, dibutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan dokumen, aplikasi, atau gim, dalam jumlah yang besar.

Oleh karena itu, kartu memori MicroSD atau SD Card menjadi solusi untuk penyimpanan tambahan apabila smartphone kamu memiliki slotnya.

Menariknya, ternyata pengguna bisa menjadikan SD Card sebagai memori internal.

Anda  akan diberikan cara dengan menggunakan kartu memori SD Card sebagai media penyimpanan internal tambahan

Namun perlu diingat, cara ini kami rekomendasikan khusus bagi pengguna Android 9 Pie.

Cara pertama yang dapat kamu lakukan, adalah dengan memasukkan memori microSD ke dalam slot di smartphone. Lalu, saat muncul notifikasi SD Card, klik “set up”.

Selanjutntya pPilih penyimpanan internal versi lama. Caranya, buka Settings -> klik Storage -> Lalu tap pilihan Card atau kartu -> Klik tombol menu -> Selanjutnya, pilih pengaturan penyimpanan -> Klik format as internal.

Dan berikutnya, Klik format SD card atau erase and format. Cara ini dapat menghapus kartu kamu.

Kemudian, apabila kamu memiliki smartphone versi Android 9 Pie, kamu dapat memindahkan aplikasi ke SD Card. Caranya, tekan move content untuk memindahkan dokumen sampai selesai.

Sekadar informasi, fitur ini kerap disebut adoptable storage di mana kartu yang tersimpan dalam smartphone akan menjadi memori internal permanen.

Jangan khawaitr, kartu memori microSD bisa dienskripsi sehingga keamanannya terjamin.

Google kembali merilis data distribusi OS Android. Berdasarkan data baru, Android 9 Pie masih belum bertengger di daftar distribusi OS tersebut.

Dilansir Phone Arena,  Oreo merupakan versi Android kedua yang kini paling banyak digunakan dengan total dua puluh satu koma lima persen perangkat. Jumlahnya naik dua koma tiga persen dibandingkan satu bulan lalu.

Marshmallow bergeser satu peringkat ke nomor tiga dengan porsi dua puluh satu koma tiga persen.

Sementara Nougat sebagai versi Android dua tahun lalu mendominasi dengan distribusi sebesar dua puluh delapan koma dua persen, tapi mengalami penurunan yang cukup besar dari dua puluh sembilan koma tiga persen pada bulan lalu.

Android Lollipop berada di posisi empat dengan tujuh belas koma sembilan persen dan KitKat menutup peringkat lima besar dengan tujuh koma enam persen.

Selanjutnya, OS Android Jelly Bean masih dijalankan pada tiga persen smartphone Android, Ice Cream Sandwich nol koma tiga persen, dan Gingerbread nol koma dua persen.

Data baru ini dikumpulkan selama tujuh hari, yang berakhir pada  Oktober lalu. Versi Android dengan distribusi kurang dari nol koma satu persen tidak ditampilkan dalam laporan ini.

Android 9 Pie tidak berada dalam daftar, disebabkan belum begitu banyak vendor smartphone merilis pembaruan ke OS tersebut.

Adapun berdasarkan data bulan lalu, Android Nougat memimpin dengan dua puluh sembilan koma tiga persen pangsa pasar. Namun jumlahnya turun dibandingkan sebelumnya, yakni tiga puluh koma delapan persen.

Selanjutnya, Android Marshmallow dengan dua puluh satu persen pangsa pasar dan Oreo menutup posisi tiga besar dengan  sembilan belas koma dua persen.

Posisi lima besar lainnya ditempati Android Lollipop gabungan versi 5.0 dan lima koma satu dengan delapan belas koma tiga persen dan KitKat 4.4 sebesar tujuh koma delapan persen pangsa pasar.

Android Jelly Bean kala itu memiliki tiga koma dua persen pangsa pasar, serta Ice Cream Sandwich dan Gingerbread di posisi yang sama dengan nol koma tiga persen.

Data ini dikumpulkan selama tujuh hari yang berakhir  September lalu. Google tidak menampilkan versi Android dengan angka distribusi di bawah nol koma satu persen.

Komentar