Tak Benar Instagram Lakukan Screenshoot

Penulis: Darmansyah

Selasa, 29 November 2016 | 15:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Instagram membantah lewat  blognya,”live instagram,”tentang desas-desus yang mengatakan bahwa mereka telah  mengirim notifikasi jika ada yang melakukan tindakan menangkap layar atau dikenal dengan screenshot postingan foto pengguna.

“Tidak benar. Kami  memang memberikan fitur baru dan salah satunya adalah soal notifikasi screenshot,” tulis blog itu Selasa, 29 November 2016.

Notifikasi ini hanya berlaku untuk fitur tertentu saja, bukan pada keseluruhan foto yang diunggah pengguna.

Selanjutnya dijelaskan  notifikasi screenshot hanya berlaku pada foto dan video yang dapat menghilang dalam jangka waktu tertentu.

Foto dan video yang dimaksud adalah foto yang diunggah di fitur Direct yang baru dirilis Instagram.

Fitur Direct serupa dengan Stories, namun postingan foto atau Direct bisa menghilang begitu dilihat oleh penerima.

Jadi pengirim tidak perlu menunggu sampai 24 jam agar foto dan video itu bisa menghilang.

Kemudian, sebagai pelengkap, Instagram menyematkan fitur lain berupa notifikasi khusus screenshot.

Tujuannya untuk memberitahu ke si pengirim jika penerima pesan ternyata mengambil screenshot foto atau video kirimannya.

“Tidak seperti pesan lain yang menggunakan Direct, foto dan video ini otomatis akan menghilang setelah penerima melihatnya.

Dan Anda  akan tahu jika penerima itu memutar ulang pesan atau mengambil screenshot,” demikian tertulis pemberitahuan dalam blog resmi Instagram.

Fitur Direct bisa diakses dengan cara membuat foto atau video lebih dahulu, yakni dengan menggeser layar ke kanan atau menekan tombol kamera di pojok kiri atas halaman

Home Instagram. Setelah foto atau video dibuat, akan ada tombol panah di pojok kanan bawah. Tekan tombol tersebut untuk mengirim foto atau video yang baru saja dibuat

Dengan demikian, pengguna tidak perlu khawatir jika sedang stalking dan ingin mengambil screenshot pada foto di linimasa atau Stories milik siapa pun. Aturan main notifikasi tersebut jelas hanya berlaku untuk pesan Direct yang berupa foto atau video yang otomatis menghilang saja.

Belum lama ini, atai di awal November silam, Instagram menjanjikan untuk melengvkapi fitur live video layaknya Facebook.

Hal ini telah dikonfirmasi CEO Instagram, Kevin Systrom

Menurut Systrom, siaran langsung berformat video akan memudahkan netizen berkomunikasi maya layaknya di dunia nyata. Di lain sisi, konten video juga tengah menjadi tren media sosial saat ini.

“Fitur live sangat membuat kami bersemangat,” kata Systrom.

“Jika saya ingin memperkuat hubungan dengan orang yang saya cintai, menyiarkan video langsung adalah cara terbaik untuk lebih dekat dengan mereka,” ia menuturkan.

Systrom belum menjabarkan secara lengkap soal mekanisme fitur live video. Ia juga masih enggan mengumbar tanggal pasti peluncuran fitur tersebut.

Menurut sumber dalam, fitur itu akan dibuat menyatu dengan Stories. Letaknya berada di sisi layar paling atas. Bedanya, pada konten live video, akan ditempelkan embel-embel ikon bulatan merah kecil.

Fitur live video sendiri sudah lebih dulu diterapkan Facebook dan YouTube. Keikutsertaan

Instagram membuktikan keseriusan platform tersebut mengembangkan konten video.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, Instagram menghadirkan Stories yang mekanismenya lebih kurang sama dengan Snapchat.

Pengguna bisa mengabadikan suatu momen dalam format video atau foto dengan durasi terbatas, menghiasinya dengan filter dan coretan warna warni, mengunggahnya, serta melihat berapa banyak impresi yang terhimpun.

Konten tersebut akan hilang dalam waktu dua puluh empat jam, sama seperti Snapchat.

Komentar