Snapchat Makin Merana Dibuat Instagram

Penulis: Darmansyah

Selasa, 15 Agustus 2017 | 09:19 WIB

Dibaca: 0 kali

Snapchat dan Instagram bisa dibilang menjadi pesaing sengit.

Pasalnya, kedua media sosial ini mengusung salah satu fitur yang sama, yakni Stories.

Padahal, Snapchat duluan yang hadir dengan fitur tersebut.

Namun siapa sangka, Instagram Stories meroket begitu cepat.

Pada Juni lalu, Facebook mencatat jumlah pengguna aktif Instagram Stories mencapai dua ratus lima puluh juta.

Kenaikan sangat agresif mengingat Instagram Stories sebelumnya cuma mengantongi dua ratus  juta pengguna aktif pada April

Sayangnya, pada saat yang sama, Snapchat justru mengalami kemunduran.

Menurut laporan yang dimuat First Post , pengguna aktif Snapchat tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

Tak cuma krisis pengguna, perusahaan teknologi yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat itu dilaporkan kerugian. Sahamnya pun merosot .

Bagaimana pun, CEO sekaligus pendiri Snapchat (yang kini bernaung di bawah induk usaha Snap Inc.

Evan Spiegel berkata, fase ini adalah tantangan yang bisa dilewati perusahaan.

Pihaknya optimistis, Snap Inc. bisa kembali stabil dan membumbung tinggi dengan pendapatan yang lebih baik dalam waktu dekat.

“Kami percaya dengan kesuksesan jangka panjang, dan perusahaan sedang dalam fase tersebut,” ujar Spiegel.

Pada Juni lalu,  Snapchat juga mengalami krisis serius.

Diketahui, unduhan aplikasi media sosial berbagi foto dan video kilat ini menurun sebanyak dua puluh dua persen pada kuartal kedua tahun ini.

Mengutip informasi yang dimuat Phone Arena via Instinet, penurunan jumlah unduhan dinilai cukup besar. Apalagi, ‘musibah’ ini terjadi untuk perusahaan teknologi sekelas

Dikaji lebih mendalam, total penurunan unduhan terbanyak berasal dari perangkat iOS

Setelah hampir semua fiturnya ‘dilucuti’ Facebook dan Instagram,  April lalu pembesut Snapchat akhirnya meluncurkan fitur baru yang tak tdimiliki oleh para rivalnya.

Seperti dilaporkan The Next Web,  Snap Inc resmi memperkenalkan fitur Story Search, di mana pengguna Snapchat bisa langsung mencari Story yang diinginkan.

Misalnya, jika kamu mencari Story tentang sebuah konser yang sedang berlangsung, kamu dapat mencarinya lewat fitur ini.

Hasil pencarian akan menampilkan Story atau berkaitan dengan konser tersebut.

Fitur ini akan memudahkan pengguna untuk mencari tahu video yang relevan berdasarkan kata kunci, lokasi spesifik, atau event tertentu.

Tak perlu khawatir, Story kamu tidak secara otomatis muncul bagi mereka yang mencarinya. Mereka harus ada di dalam Our Story–Story kolaboratif Snapchat di mana siapapun dapat berkontribusi–supaya bisa ditemukan.

Fitur ini memang tak dimiliki oleh Facebook, Instagram, atau Path.

Namun, Snapchat harus mengantisipasi persaingan yang sangat ketat sejak fitur video berdurasi singkatnya dicontek oleh jejaring sosial tersebut.

Pengguna Snapchat harus bersabar karena fitur ini baru tersedia di Amerika Serikat. Namun, fitur ini akan segera hadir di negara-negara selanjutnya.

Kabar lainnya mengungkapkan, Snap.Inc, induk perusahaan Snapchat, dilaporkan telah menarik tim utama di balik startup asal Swiss bernama Strong.Codes.

Adapun Strong.Codes merupakan startup yang bergerak di pengembangan tool untuk keamanan kode software sehingga tak dapat dilihat pihak lain

Dikutip dari Bloomberg,  hijrahnya tim utama Strong.Codes tak lepas dari kepergian Laurent Balmelli, co-founder Strong.Codes ke Snap pada awal tahun ini

Setelah itu, kedatangan Balmelli diikuti oleh anggota lain.

Menurut sejumlah analis, langkah ini diambil Snap untuk mencegah perusahaan lain mencuri atau meniru fitur yang dimiliki Snapchat. Terlebih, Strong.Codes sangat dikenal ahli dalam perlindungan melawan reverse engineering.

Untuk diketahui, reverse engineering merujuk pada proses pencarian teknologi yang bekerja di balik sebuah sistem atau perangkat tertentu.

Biasanya proses ini dilakukan untuk mengembangkan sistem baru tanpa perlu mengenali versi aslinya.

Kendati demikian, Snap masih enggan berkomentar terkait kepindahan tim Strong.Codes ke dalam perusahaan.

Namun terlepas dari hal itu, tak dimungkiri sejumlah fitur utama Snapchat kerap ditiru oleh kompetitor, terutama Instagram.

Media sosial berbagi foto dan video milik Facebook itu memang diketahui telah meniru sejumlah fitur utama dari Snapchat.

Salah satunya adalah fitur Stories, yang kini begitu banyak dipakai oleh pengguna Instagram.

Meski fiturnya kerap disontek, Snapchat ternyata masih memiliki basis pengguna setia.

Komentar