Opsi “Tolak Undangan” di Google Calendar

Penulis: Darmansyah

Jumat, 29 Juni 2018 | 08:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Google mengumumkan opsi baru dalam layanan Google Calendar.

Opsi baru ini memungkinkan pengguna membuat acara dengan tag “out of office”.

Pembaruan ini memungkinkan pengguna membuat acara dengan tanda sebagai “tidak di kantor”, menyesuaikannya dengan pesan penolakan dan parameter visibilitas.

Pengguna dapat menyesuaikan hal-hal seperti pesan penolakan dan memilih siapa yang dapat melihat judul acara di luar kantor.

Setelah dibuat, tampilan yang muncul akan berbeda dengan Calender biasa.

Selama hari-hari yang Anda tandai sebagai di luar kantor, Google Calender akan secara otomatis menolak semua pertemuan yang diminta dan merespons dengan pesan tandang yang Anda pilih.

Ada juga opsi baru untuk menyesuaikan lebih lanjut jam kerja dalam Calender Google.

Sebelumnya, jam kerja hanya bisa diatur untuk satu periode waktu, direplikasi untuk semua hari dalam seminggu.

Sekarang, ketika diaktifkan, pengguna dapat menyesuaikan setiap hari dengan jam kerja sehari-hari.

Jika seseorang mencoba menjadwalkan pertemuan dengan di luar jam-jam tersebut, Google Calender akan memberi tahu mereka bahwa pengguna tidak tersedia.

Google mengatakan fitur di luar kantor dan jam kerja akan tersedia untuk semua edisi G Suite dalam beberapa hari ke depan.

Sebelumnya, Google mengklaim bahwa para pengguna aplikasi Datally rata-rata telah menghemat  dua puluh satu persen data seluler mereka.

Datally sendiri adalah aplikasi yang diluncurkan tahun lalu untuk mengendalikan penggunakan kuota internet.

“Hal ini didapat dengan menggunakan Datally dari hari Senin sampai Jumat,” tulis Google.

Ada tiga cara yang digunakan Datally untuk menghemat kuota penggunanya.

Pertama dengan membatasi jumlah kuota yang digunakan, membatasi penggunaan data oleh aplikasi yang jarang digunakan, dan membantu pengguna mencari lokasi wifi terdekat sehingga mereka tak perlu menggunakan data dari kartu SIM mereka.

Untuk membatasi penggunaan data di ponsel, aplikasi ini menawarkan dua mode.

Mode pertama adalah mode tamu dimana aplikasi akan membatasi pemakaian data saat ponsel dipinjamkan kepada orang lain.

Kedua adalah membatasi data harian yang digunakan oleh pemilik ponsel itu sendiri.

Dengan demikian, pengguna tidak akan kebablasan untuk menggunakan data terlalu banyak setiap harinya.

Pengguna dapat menetapkan jumlah maksimum data yang ingin digunakan setiap hari.

Jika penggunaan sudah melewati batas maka akan ada peringatan yang muncul.

Pengguna bisa memilih untuk memblokir penggunaan data untuk sisa hari itu atau terus menggunakannya.

Aplikasi ini juga bisa mencegah penggunaan data yang tidak seharusnya.

Misal pengiriman data otomatis yang dilakukan tanpa sepengetahuan pengguna oleh aplikasi yang jarang digunakan.

Menurut Google, dua puluh persen data seluler digunakan tanpa diketahui pengguna oleh aplikasi yang jarang dibuka lebih dari sebulan.

Aplikasi ini bisa memberitahu pengguna aplikasi mana yang diam-diam menggunakan kuota internet pengguna dan bisa memilih untuk langsung menghapus aplikasi tersebut.

Aplikasi ini juga menyediakan peta jaringan Wi-Fi terdekat. Sehingga pengguna bisa terhubung dengan Wi-Fi tanpa memakan kuota internet.

Selesai menggunakan, pengguna bisa memberi penilaian kualitas koneksi internet WiFi tesebut.

Komentar