Netflix Sang “Pembunuh” TV Berbayar

Penulis: Darmansyah

Jumat, 8 Januari 2016 | 08:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Kehadiran Netflix, di berbagai belahan bumi, diyakini akan menguburkan jaringan TV Berbayar dengan kemudahan akses yang diberikannya, di samping murahnya “cost” yang dikeluarkan pengguna untuk mendapatkan tontonan film-film terbaru.

Netflixi menawarkan konten film dan berbayar.

Tren video semacam ini memang sudah diperkirakan sebelumnya dan itu sebabnya perlu dibuka akses broadband, baik itu nirkabel melalui seluler 4G, maupun berbasis kabel optik dengan rencana ekspansi fixed broadband.

Karena butuh internet cepat, implement broadband sangat diharapkan. Netflix sebagai pembuka tren aplikasi berbasis video.

Layanan semacam ini diyakini akan semakin booming di era 4G karena masyarakat bisa menikmati hiburan langsung dari genggamannya secara personal.

Tapi di era 4G ini, jadi ada jutaan layar

Netflix bakal dianggap alternatif para pencinta film untuk menyaksikan tayangan kesayangannya, dan tak perlu lagi mengandalkan konten dari televisi berbayar.

Inilah yang dianggap bakal mengancam bisnis televisi berbayar di Indonesia.

Netflix yang membutuhkan Internet kecepatan tinggi sebagai pengantar utamanya.
Netflix menawarkan akses ke ribuan film dengan biaya terjangkau.

Walau pun begitu, kehadirannya bukan berarti meredam pembajakan.

Memang Netflix bukan satu-satunya layan video yang eksis di belahan bumi ini. Sebelumnya ada Google Play Movies dan iTunes.

Layanan streaming digital ini bisa diakses lewat koneksi internet dan pengguna bisa memutar filmnya tanpa perlu repot-repot keluar rumah.

Netflix menawarkan berbagai pilihan film, acara televisi, serta beberapa serial eksklusif yang hanya ditayangkan melalui layanan miliknya.

Bahkan Netflix membuat dan mendanai sendiri pembuatan film serialnya, seperti House of Cards, Arrested Development dan Hemlock Grove.

Netflix juga memiliki berbagai koleksi film dan serial lawas populer. Meski begitu, ada beberapa konten baru yang dapat ditayangkan berkat adanya kerjasama dengan berbagai pihak.

Sebut saja film The Hobbit: An Unexpected Journey yang ditayangkan terlebih dahulu di Netflix sebelum hadir di berbagai layanan streaming lainnya.

Soal biaya, pengguna dapat menikmati layanan Netflix secara cuma-cuma selama satu bulan pertama.

Sayangnya, Anda tidak diizinkan untuk menikmati konten video beresolusi HD pada paket langganan termurahnya.

Sebelum adanya Netflix Google Play Movies & TV telah duluan eksis. Melalui layanan milik Google ini, pengguna dapat menyewa atau membeli film dan acara televisi.

Google Play Movies & TV dapat dinikmati melalui aplikasi mobile berbasis Android dan iOS, atau melalui website.

Meskipun memiliki pilihan yang lebih terbatas dibandingkan dengan beberapa pesaingnya, setiap film atau serial yang pengguna beli atau sewa akan tersimpan di dalam loker digital Google.

Untuk dapat menikmati konten video yang ada, Google menerapkan sistem pembayaran per video, bukan per bulan.

Harganya sangat variatif, tergantung seberapa populer dan sudah berapa lama dirilis.

Google juga membedakan harga antara video beresolusi HD dan SD. Jika terlalu mahal untuk membeli, Anda bisa menyewanya.

Tidak hanya Google Play. iTunes juga lebih duluan menyajikan konten video beresolusi SD dan HD baik untuk film maupun acara televisi.

Layanan milik Apple ini memungkinkan pengguna menyewa atau membelinya, dan menikmati konten video melalui berbagai perangkat Apple atau PC melalui aplikasi iTunes.

Tak hanya itu, Anda juga dapat melakukan streaming konten dari iTunes ke Apple TV.

Sama seperti Google Play Movies & TV, harga yang ditawarkan bukan per bulan, namun per film.

Kehadiran Netlflix dipastikan akan mengubah kebiasaan orang dalam menikmati hiburan.

Lewat satu akun, pengguna dapat menikmati sajian video di berbagai perangkat dan berbagai tempat.
Bagaimana caranya?

Untuk mengunakan layanan Netflix, sebelumnya user harus mendaftarkan diri.

Bisa melakui aplikasi di perangkat smartphone atau di laman resminya.

Selanjutnya, kita diminta memasukkan kartu kredit. Setelah itu barulah membuat akun dengan mengimput email dan password.

Disarankan untuk membuat password dan sulit ditebak sehingga menjaga keamanan akun.

Bila telah selesai, barulah kita dapat menikmati konten Netflix di manapun dan kapanpun.

Untuk menikmati Netflix di perangkat mobile, kita cukup mengunduh aplikasinya. Aplikasi Netflix tersedia gratis di platfrom Android, iOS dan Windows Phone.

Kita dapat mengakses Netflix lewat koneksi seluler 3G/4G atau menggunakan WiFi.

Tapi perlu diingat, menikmati layanan streaming video dapat menguras kuota data seluler. Jadi disarankan menggunakan koneksi WiFi untuk menikmatinya.

Begitu aplikasi terbuka, kita cukup memasukkan akun Netflix yang telah dibuat saat registrasi. Lalu pilih film yang ingin ditonton.

Bila ingin menonton Netflix di komputer kita dapat menggunakan browser internet. Kemudian membuat Netflix.com, masukkan email dan password akun.

Tapi sebelumnya pastikan komputer Anda telah terinstal Microsoft Silverlight. Bila belum, download dan instal aplikasi tersebut.

Selain menggunakan browser, kita dapat menggunakan aplikasi Netflix.

Tapi aplikasi tersebut hanya untuk pengguna Mac dan Windows.

Aplikasi Netflix dapat diunduh secara gratis di Mac App Store atau Windows Store.

Netflix juga dapat dinikmati di PlayStation, Xbox 360/One, Wii dan Wii U.

Cara menikmatinya dengan mengunduh aplikasi Netflix, kemudian masukkan email dan password akun.

Bila Anda memiliki Smart TV di rumah, kita dimungkinkan untuk menonton Netflix di ruang keluarga.

Caranya hampir sama dengan di atas. Download aplikasinya, lalu masukkan akun Anda.

Cara lain untuk menikmati layanan Netflix di televisi dapat menggunakan Apple TV, Android TV atau Chromecast.

Kita cukup download aplikasi Netflix di Apple TV atau Android TV, kemudian input akun Netflix.

Sedikit berbeda dengan Chromecast, kita terlebih dulu mengunduh aplikasi Netflix di smartphone atau tablet.

Kemudian tekan ikon chromecast di bagian atas aplikasi. Begitu kita memutar film, seketika akan tayang di televisi.

Komentar