Microsoft Siap Jual Windows 8.1 Orisinill

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 September 2013 | 13:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Window 8.1 akan jadi kenyataan. Setelah berbulan-bulan menjadi spekulasi media, perangkat lunak produk terbaru microsoft yang “duplikasi”nya banyak diunduh di dunia maya, akan dilincurkan produk orisinilnya 18 Oktober mendatang, sekaligus dengan rincian harga dan versinya.

Heboh perangkat lunak dengan system operasi terbaru ini menjadi bahaan perbincangan di antara “maniak” informasi teknologi. Mereka, yang amatir, berebutan mengunduh versi RTM di dunia maya, yang menurut mereka didapatkan secara gratis bagi pengguna Windows 8.

Akan tetapi bagi mereka yang ingin membeli OS full version orisinil bisa mendapatkannya melalui DVD atau mengunduhnya di website Microsoft.

Kabarnya, Windows 8.1 akan dilepas seharga USD119,99 atau sekira Rp1,3 juta-an mengacu pada kurs USD1 = Rp11.434 di Amerika Serikat. Sementara, versi Pro OS terbaru raksasa piranti itu dijual senilai USD199,99 atau setara dengan Rp2,2 juta-an.

Manajemen Microsoft mengatakan, harga mungkin bisa berbeda-beda disesuaikan dengan pasarnya. Raksasa piranti lunak itu ingin membuat OS yang bisa digunakan oleh sebanyak mungkin pengguna di seluruh dunia.

Micorosft juga mengungkapkan bahwa pengguna Windows 7 bisa bermigrasi ke Windows 8.1 dengan menggunakan opsi upgrade built-in untuk membawa semua file mereka. Tetapi, pengguna tetap harus menginstal ulang semua aplikasi desktop.

Sayangnya, mengutip dari Softpedia, Rabu, 28 September 2013, tidak demikian bagi pengguna Windows XP dan Vista. Mereka kemungkinan besar bakal kehilangan semua file, pengaturan, dan programnya.

“Windows 8.1 tidak dirancang untuk diinstalasi oleh perangkat yang menjalankan Windows XP atau Vista. Akan tetapi, konsumen yang ingin meng-upgrade dari kedua OS lama itu harus membeli DVD ritel untuk melakukan instalasi Windows 8.1,” jelas juru bicara Microsoft.

“Sebagai catatan, pengaturan dan program tidak akan melakukan transfer data. Konsumen perlu membuat backup file dan melakukan pengaturan, instal ulang file mereka, dan pengaturan program,” imbuhnya.

Terakhir, konsumen yang sudah membeli dan menjalankan OS Windows 8.1 akan diizinkan untuk berpindah ke versi Pro dengan hanya membayar USD99,99 atau sama denga Rp1,1 juta. Sedangkan, upgrade Media Center akan tersedia seharga USD9,99 atau sekira Rp109 ribu-an

Dalam rilis yang sama, Microsoft mengungkapkan, kini para IT mereka sedang melakukan serangkaian uji coba OS berikutnya “Windows 9 Pro Preview.” Windows 9 diperlihatkan benar-benar membawa beberapa perubahan yang cukup signifikan terhadap platform Windows.

Disadur dari Softpedia, pada salah satu gambar memperlihatkan tampilan desktop dari antarmuka Windows 9 yang didesain ulang, termasuk tombol baru Start, ikon yang juga didesain ulang, tombol pencarian, multiple desktop, dan tombol multimedia control yang terintegerasi dengan Taskbar.

Selain itu, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini juga telah mendesain ulang File Explorer yang membuatnya benar-benar bermanfaat. Tab tersebut diklaim akan sangat berguna bagi para pengguna yang sudah terlanjur menginstal file manager pihak ketiga.

Secara keseluruhan, Windows 9 jelas menjadi langkah baru yang besar. Tetapi, hingga kini Microsoft masih enggan membagi kabar tersebut lebih detil

Mengenai penjualan Windows 8.1, Perusahaan riset IDC memprediksi akan terjadinya penurunan 9,7 persen dalam penjualan PC tahun ini. Kabarnya, penurunan ini sangat drastis dari prediksi di Maret sebesar 1,3 persen, kemudian anjlok di Mei sebesar 8 persen.

Para pembuat PC meluncurkan hardware baru yang berjalan di sistem operasi Windows 8.1. Meskipun mengusung OS terbaru ini, namun hal tersebut tidak cukup membantu memulihkan penjualan.

Dilansir PCauthority, IDC sebelumnya ‘menyalahkan’ Windows 8, yang menjadi penyebab jatuhnya penjualan PC. Perusahaan mencatat bahwa meskipun Windows 8.1 akan mengirimkan sejumlah ‘perhatian yang terdokumentasi dengan baik’, tetapi penjualan PC akan terus turun hingga 2017.

“Saat ini pengalaman penggunaan PC jatuh memenuhi perubahan pola penggunaan yang tersebar di seluruh wilayah, terutama karena harga tablet dan kinerjanya menjadi lebih menarik,” kata analis Jay Chou.

IDC terutama menyalahkan kejatuhan penjualan PC pada perlambatan permintaan PC di China, ditambah ‘kebangkitan’ pertumbuhan smartphone dan tablet di seluruh dunia.

IDC memperkirakan penjualan PC akan lebih baik di tahun depan. Kemungkinan, para pengguna PC lama akan beralih ke perangkat baru dan meng-upgrade komputer mereka. Penjualan PC diprediksi hanya turun 2 persen.

Komentar