Microsoft Hadirkan Skype Transalator

Penulis: Darmansyah

Rabu, 13 Mei 2015 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Microsoft telah menyelesaikan program terbarunya berupa Skype Translator yang selama hampir enam bulan dipacu penyelesaiannya.

Fitur ini nantinya akan menjadei yang teranyar karena mampu menerjemahkan suara ke teks dan suara tersebut sebelumnya telah dirilis secara terbatas.

Sebelumnya program ini hanya bisa dilakukan secara terbatas oleh pengguna dan terjemahannya pun hanya bisa mendukung bahasa Italia dan Mandarin.

Kini, uji coba Skype Translator telah dirilis untuk umum.

Seperti dikutip “nuga” dari laman situs “theverge,” Skype Translator versi uji coba ini telah mendukung bahasa Inggris, Spanyol, Italia, dan Mandarin secara real-time.

Skype Translator bekerja dengan versi modifikasi dari aplikasi Skype Windows 8. Fitur ini pertama kali diuji coba pada Desember tahun lalu.

Saat itu masih banyak kekurangan dari Skype Translator yang harus dibenahi.

Sekarang, perwakilan Microsoft mengklaim Skype Translator telah mendekati tahap siap untuk benar-benar digunakan. Fitur ini digadang-gadang bakal merevolusi cara komunikasi manusia.

Pasalnya, tak bakal lagi ada kesalahpahaman maksud antara dua orang yang berbeda latar belakang bahasa. Dengan bahasa bawaan masing-masing, dua orang yang mengobrol lewat Skype bisa saling mengetahui maksud dengan jelas.

Bagi yang tak sabar menjajal fitur ini, Skype Translator hanya tersedia di sistem operasi Windows.

Untuk mengunduhnya dari toko aplikasi Windows Store, pengguna membutuhkan perangkat Windows 8 atau 10.

Aplikasi panggilan suara dan video Skype dari Microsoft akan mampu menerjemahkan panggilan suara secara real-time melalui fitur Skype Translator di versi terbaru.

Sebelum, tahun lalu, dalam acara Code Conference 2014 di Amerika Serikat, CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan tim penerjemah dan tim Skype di Microsoft sedang mengembangkan teknik yang mampu menerjemahkan suara antara dua orang yang sedang berkomunikasi.

“Sejak Anda mulai berbicara, kami ingin melintasi batas bahasa,” kata Nadella.

Ia mengklaim fitur Skype Translator bekerja dengan baik menerjemahkan bahasa Inggris ke Jerman, dan rencananya akan diperluas ke beberapa bahasa lain. Besar kemungkinan, fitur Skype Translator ini tidak datang secara gratis.

Microsoft mengklaim saat ini Skype digunakan oleh lebih dari 300 juta pengguna yang terhubung setiap bulan dan menghabiskan lebih dari 2 miliar menit pembicaraan setiap harinya.

Wakil Presiden Produk Skype dan Lync di Microsoft, Gurdeep Pall, menjelaskan bahwa Skype Translator akan datang lebih dulu sebagai aplikasi beta di sistem operasi Windows 8. Selanjutnya, ia akan diperluas ke sistem operasi lainnya, termasuk perangkat mobile.

Selain Microsoft, beberapa perusahaan teknologi informasi juga sedang mengembangkan teknologi penerjemah suara.

Operator telekomunikasi NTT DoCoMo asal Jepang, telah menawarkan fitur penerjemah suara dari bahasa Jepang ke Inggris sejak tahun 2011.

Google juga sedang berusaha menerjemahkan perbincangan suara untuk memperkuat fitur Google Translate.

Dua tahun lalu, Microsoft telah membuat Skype menjadi aplikasi bawaan di sistem operasi Windows 8.1 untuk komputer pribadi maupun tablet.

Skype di Windows 8.1 mencakup kemampuan mempermudah pengguna dalam menerima panggilan suara dan video, meskipun layar komputer atau tablet sedang terkunci. Berarti, ia akan berjalan di background agar mampu menerima notifikasi panggilan maupun pesan instan.

Langkah tersebut diambil untuk mengintegrasikan semua layanan internet Microsoft di sistem operasi terbarunya, terutama untuk tablet Windows berukuran 7 inci sampai 8 inci. Perusahaan punya misi mengintegrasikan Skype dengan Outlook.com, Xbox One, bahkan layanan email desktop Office Outlook.

the verge

Komentar