Messenger Kini Tak Perlu Akun Facebook

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 Maret 2018 | 09:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Kabar baru datang dari Messenger.

Sejak dipisah menjadi layanan dan aplikasi sendiri, Messenger mulai bertransformais untuk merebut hati pengguna.

Bahkan kini, layanan yang awalnya hanya ditujukan untuk bercakap-cakap antar sesama pengguna itu sudah banyak berubah.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengguna Messenger tanpa harus meninggalkan atau menutup jendea chat.

Dalam keterangan resmi, ada beberapa fitur baru yang bisa digunakan oleh pengguna Messenger.

Pengguna Messenger kini tak perlu memiliki akun Facebook untuk bisa bercakap-cakap hingga berbagi foto dan video.

Cukup memasukkan nomor ponsel dan berusia di atas tiga belas tahun, otomatis pengguna bisa mendaftar dan menggunakan Messenger.

Selain melakan percakapan teks, pengguna kini sudah bisa memanfaatkan panggilan video dalam grup. Tak tanggung-tanggung, fitur ini bisa digunakan bersama lima puluh orang dalam grup.

Disela berbincang dengan teman satu grup, pengguna juga bisa menambahkan filter hingga menggunakan emoji seperti kaget, tertawa, marah, dan menangis.

Bosan dengan pesan teks? Messenger menyediakan fitur berbagi video berdurasi maksimal lima belas detik dengan teman.

Ketika janjian dengan teman, Anda kini bisa berbagi lokasi secara realtime kepada teman.

Dengan menekan ikon plus dan memilih location, maka Anda bisa memperkirakan waktu dan jarak tempuh.

Obrolan seru yang sedang dibahas bisa beralih ke browser komputer ketika Anda sudah sampai di kantor.

Cukup log in menggunakan akun Facebook atau nomor ponsel untuk melanjutkan percakapan.

Pengguna Messenger kini bisa berinteraksi dengan bot milik sejumlah perusahaan.

Bot ditujukan tak ubahnya layanan pelanggan untuk mendapatkan informasi atau mengajukan pertanyaan ke satu perusahaan.

Ketika hendak makan keluar bersama keluarga, pengguna Messenger kini bisa memesannya melalui layanan ini.

Cukup membuka tanda plus yang berwarna biru dalam percakapan. lalu temukan tab ‘open table’ untuk mencari dan memesan meja.

Bersama teman-teman dalam grup, Anda bisa membuat daftar putar lagu-lagu di Spotify dengan menekan ikon + lalu pilih Spotify.

Anda juga bisa menemukan dan membagikan tiga puluh  detik pertama lagu favorit disela perca

Tahun lalu,  Facebook  telah memperkenalkan Messenger Lite versi lebih ringan

Seperti namanya, Messenger Lite beroperasi dengan lebih cepat dan memakan memori lebih kecil ketimbang ‘sang kakak’.

Pada dasarnya, Messenger adalah salah satu aplikasi chat terpopuler di dunia.

Namun aplikasi andalan Facebook ini kerap menimbulkan masalah bagi para pemiliknya karena berat dan cepat menghabiskan ruang penyimpanan ponsel.

Facebook nampaknya menyadari hal ini dengan meluncurkan versi Lite.

Dilepas ke publik  aplikasi ini hanya memakan memori sekitar dua puluhmegabyte, jauh lebih sedikit ketimbang Messenger yang bisa menghabiskan lebih dari  seratus megabyte sendiri.

Messenger Lite sebenarnya sudah ada sejak Oktober deua tahun lalu

Namun keberadaannya sangat terbatas di Kenya, Tunisia, Malaysia, Sri Lanka, dan Venezuela. Kini aplikasi pesan ini sudah didistribusikan keseratis tiga puluh dua negara.

Aplikasi ini memang didesain untuk negara yang koneksi internetnya masih lambat, seperti Indonesia.

Bahkan untuk jaringan di bawah 3G, Messenger Lite disebut masih bisa berjalan dengan baik.

Pada Messenger Lite, pengguna tak akan menemukan sejumlah fitur yang ada di versi penuhnya seperti hilangnya tombol kamera, fitur panggilan video, serta ikon profil lawan bicara kita yang muncul ke layar saat sedang berbincang.

Namun fitur lain seperti panggilan suara serta kumpulan stiker dan emoji masih tersedia.

Sementara ini, Messenger Lite hanya tersedia untuk ponsel Android dan telah diunduh hingga 50 juta kali.

Aplikasi ini cocok bagi mereka yang tak lagi punya banyak ruang kosong di memori ponsel dan mereka yang paket datanya menipis.

Komentar