close
Nuga Tekno

Messenger Kids, Chat Aman untuk Anak

Facebook, hari ini, Selasa, 05 Desember,  meluncurkan aplikasi pesankhusus untuk anak – anak yang berusia enam hingga dua belas tahun  denagn nama “Messenger Kids”

Aplikasi chat untuk anak-anak ini juga memudahkan orang tua untuk mengontrol dan mengawasi aktivitas mereka.

Ini aplikasi yang sangat menarik yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan untuk memikat users muda dari Snapchat.

Aplikasi Messenger Kids ini dilengkapi dengan berbagai jenis fitur termasuk teks, video, foto, dan GIF.

Seperti ditulis oleh kantor berita terkenal “reuter,” dan beberapa sumber lainnya, pengguna Messenger Kids bisa menggunakan fitur-fitur lucu seperti telinga kucing atau pelangi dan lainnya untuk mengobrol di jejaring sosial.

Facebook menjamin aplikasi pesan untuk anak ini berdiri sendiri dan tidak perlu terhubung dengan akun Facebook.

Aplikasi ini merupakan aplikasi pesan yang aman bagi anak-anak agar mereka bisa terhubung dengan teman-teman mereka. Dan tentunya orang tua juga bisa mengontrolnya.

Dalam aplikasi ini terdapat fitur pengontrolan orang tua atau dikenal dengan “parental control”

Akun anak akan terhubung dengan akun orang tua sehingga teman atau anggota keluarga yang bisa berhubungan dengan sang anak via Messenger Kids harus melewati persetujuan orang tua melalui akun Facebook mereka.

Messenger Kids dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan komunikasi bagi anak. Tak ada tujuan menggarap potensi keuntungan atau pendapatan baru dari aplikasi ini.

Tidak akan ada iklan di Messenger Kids dan informasi tentang anak tak akan diberikan ke pengiklan.

Untuk sementara,Facebook Messeger Kids ini baru bisa digunakan untuk pengguna iOS di Amerika Serikat dan diunduh dengan gratis. Belum jelas kapan aplikasi ini bisa digunakan di negara lain.

Seperti juga ditulis laman The Verge, Selasa, 5 Desember, disebut Messenger Kids lantaran aplikasi baru ini tidak memerlukan akun Facebook.

Hal ini mengacu pada undang-undang federal Amerika Serikat, di mana pengguna di bawah usia tiga belas tahun tidak bisa menjadi anggota Facebook secara sah.

Sebaliknya, orangtua dapat mengelola aplikasi perpesanan anak-anak dari akun Facebook mereka seperti mengendalikan teman dan anggota keluarga mana yang dapat dihubungi anak tersebut.

Aplikasi ini baru bisa diunduh terbatas pada iOS dan AS saja. Direktur Kebijakan Publik Facebook, Antigone Davis, mengaku akan berusaha keras untuk memastikan Messenger Kids tidak lepas sebagai eksploitatif.

“Tidak ada iklan di Messenger Kids dan informasi anak Anda tidak digunakan untuk iklan. Ini gratis diunduh dan tidak ada pembelian dalam aplikasi,” kata Davis.

Selain itu, Messenger Kids juga dirancang untuk mematuhi Undang Undang Privasi dan Perlindungan Online Anak-Anak atau COPPA.

“Itulah hukum federal yang melindungi anak-anak di bawah umur dari eksploitasi secara online. Inilah alasan mengapa begitu banyak layanan online yang mengharuskan anak berusia 13 tahun ke atas untuk mendaftar,” papar Davis.

Ia menambahkan jika Facebook bekerja sama dengan Asosiasi Guru dan Orangtua Nasional  melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa seribu dua ratus  orangtua di AS memiliki anak di bawah usia tiga belas tahun, di mana tiga anak dari setiap lima orangtua mengatakan bahwa anak-anak di bawah usia tiga belas tahun telah menggunakan aplikasi perpesanan.

Sementara itu, sebesar  delapan puluh satu persen anak-anak tersebut sudah paham dan menggunakan aplikasi media sosial sejak usia delapan tahun.

“Untuk orangtua, kami ingin agar anak-anak menggunakan Messenger Kids. Paling tidak, Anda bisa mengendalikan apa yang dilakukan anak Anda dengan aplikasi kami,” ungkapnya.

Namun demikian, Facebook berencana untuk memperluas ketersediaan Messenger Kids di luar iOS ke Amazon App Store maupun Google Play Store dalam beberapa bulan mendatang.