Logo Baru Instagram? Ah..Nggak Trendy

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Mei 2016 | 14:43 WIB

Dibaca: 1 kali

Logo baru yang diperkenalkan Instagram,  yang diluncurkan untuk menggantikan logo lamanya, Kamis, 12 Mei 2016, menohok para ahli desain karena tidak mampu menjawab tantangan kemajuan.

“Mengecewakan,” tulis “phone arena,” Kamis, 12 Mei 2016, mengutip beberapa desainer terkenal.

Masih dalam tulisan yang sama, “phone arena, mencibir logoitu karena sangat simel dan kurang bermakna.

Bahkan pakar desain Steven Heller memberikan penilaian negating terhadap logo yang dirilis Instagram itu.

“Seperti semua hal yang sudah familiar, sulit rasanya untuk menerima logo yang baru itu,” ujar Heller seperti ditulis Business Insider, Kamis, 12 Mei 2016

Masih dalam nada yang sama, Heller, menyatakan, logo baru Instagram iyu  sepertinya dibuat seminimal mungkin, dan buat sebagian besar orang peningkatannya tak signifikan.

Instagram bisa dibilang memang merombak total logonya dari bentuk mirip kamera polaroid menjadi jauh lebih sederhana dengan desain flat, outline putih, dan gradasi sejumlah warna.

Perubahan ini boleh dibilang sejalan dengan tampilan sistem operasi iOS dan Android terkini yang mengedepankan desain flat.

Logo Instagram yang lama menganut konsep skeumorphic (mirip benda di dunia nyata). Perubahan ke tampilan flat rupanya begitu kentara sehingga memicu berbagai reaksi.

Debbie Millman, kepala departemen branding dari School of Visual Arts,  mengatakan logo baru Instagram menghilangkan karakter layanan tersebut.

“Ia kehilangan semua status ikonik dan kini bebentuk tampilan terlalu bergradasi serta tidak bernyawa, seperti redesain lain belakangan ini,” ujarnya.

Sebelum meluncurnya logo baru ini Instagram masih setengah merahasiakannya. Setelah  memperkenalkan gaya interface baru, ternyata terjadi perombakan drastis

“Logo baru Instagram ini bisa dibilang dirombak besar-besaran, dari bentuk lama yang lebih kompleks serupa kamera Polaroid menjadi jauh lebih sederhana dengan outline berwarna putih dan gradasi beberapa warna yang ceria,” tulis “phone arena.”

Apakah banyak orang yang suka?

Ternyata bukan hanya desainer saja yang mengkritik, para netizen “marah” dengan logo baru ini.

“Semua orang tak suka dengan perubahan itu walaupun dirilis  lebih modern dan lebih sesuai dengan tampilan flat sistem operasi masa kini,” tulis Phone arena.”

Laman stus dari Popular Science, juga menulis para pengguna yang tidak suka dengan logo baru Instagram beramai-ramai melontarkan sindiran dan ejekan di jejaring sosial lain, seperti Twitter.

“Saya sangat terkesan dengan seluruh waktu dan upaya yang dihabiskan demi membuat logo baru Instagram,” ujar seorang tweep sambil nyinyir menyandingkan logo Instagram dengan sebuah tampilan template slide di aplikasi presentasi.

“Instagram terlalu memikirkan dan terlalu menyederhanakan logonya. Semua karakter pun hilang,” keluh pengguna Twitter lain.

Pendapat kalangan netizen Indonesia ikut terbelah. Sebagian menyukai perubahan logo tersebut, lainnya tidak.

“Logo baru Instagram berubah jadi keder sendiri nyari di homescreen,” tulis seorang pemilik akun Twitter.

Sementara, pengguna lain justru memuji logo baru Instagram karena dinilai lebih cocok dengan tampilan OS smartphone modern.

“Logo sebelumnya sudah kurang relevan dengan era material design (gaya tampilan Android terbaru) sih,” ujarnya.

Akhir April lalu, beberapa pengguna Instagram mendapat pembaruan antarmuka otomatis.

Layanan berbagi foto tersebut tiba-tiba bernuansa monokrom alias hitam-putih.

Saat diminta konfirmasi, Instagram berdalih sedang menguji desain baru ke beberapa pengguna global yang beruntung.

“Hanya uji desain saja,” kata perwakilan Instagram kala itu.

Kali ini, desain yang diuji tersebut benar-benar direalisasikan secara resmi.

Tak cuma antarmuka aplikasi, Instagram juga merombak logonya. Instagram bagaikan lahir baru.

Hal ini menandai kali pertama Instagram merombak logo dan nuansa warna antarmukanya, sejak didirikan pertama kali pada Oktober enam tahun silam

Logo teranyar Instagram masih terinspirasi dari logo lama, yakni berbentuk kamera.

Hanya saja, desainnya terkesan lebih modern dan ceria dengan penggabungan gradiasi warna ungu, pink, jingga, dan kuning.

Aplikasi kreatif lainnya yang berafiliasi dengan Instagram juga turut menerima perombakan logo dengan nuansa serupa. Ikon aplikasi Layout, Boomerang, dan Hyperlapse, kini jadi lebih berwarna.

Ditilik ke dalam aplikasi, Instagram memilih desain tampilan lebih sederhana yang lebih fokus pada foto dan video.

Namun, secara garis besar, cara menavigasikan aplikasi tersebut masih sama, sebagaimana ditegaskan pada blog resmi Instagram

Desain baru ini menyediakan ruang putih alias white space yang lebih banyak, sehingga kesannya lebih lapang. Perpaduan warnanya hanya putih, hitam, dan pink.

Tulisan “Instagram” pada pucuk linimasa, nama teman, ikon “home”, ikon menu tiga titik, dan wadah pesan masuk virtual, diwarnai hitam.

Sementara itu, notifikasi baru ditandai dengan warna pink sehingga mencolok sendiri. Selain dari dua komponen warna tersebut, warna putih mendominasi tampilan Instagram yang baru.

Komentar