Kode Google Hangout Bisa Bikin Ramai

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 November 2017 | 10:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Google kini punya sejumlah trik untuk membuat aplikasi

Hangout lebih seru.

Aplikasi percakapan yang umumnya dipakai oleh orang kantoran ini sekarang punya sejumlah rahasia agar penggunanya tak bosan.

Google menyelipkan sejumlah animasi bergerak di kotak percakapan Hangout. Animasi itu baru akan muncul jika mengetikkan beberapa kata kunci mulai dari ucapan “happy birthday” hingga “happy new year”.

Pada dasarnya animasi di Hangout adalah emoji yang bergerak. Namun jangan bayangkan ini serupa dengan fitur Animoji di iPhone X.

Misal ketika pengguna mengirim pesan “happy birthday” yang muncul adalah sebuah kue ulang tahun besar yang nampang di tengah kotak percakapan, bukan teks pesan tadi.

Selain dua istilah di atas, kata-kata rahasia yang bisa memanggil animasi bergerak di Hangouts ini tak begitu banyak. Mulai dari “hahahaha”, “hehehehe”, “lmao”, “rfol”, “woohoo”, “woot”, dan “yay!!”.

Di luar daftar tersebut, Hangout juga punya kejutan dengan kata kunci lainnya seperti “/bikeshed”, “/pitchforks”, “/shydino”, “/ponies”, dan “/ponystreams”.

Berbeda dengan daftar kata kunci pertama, deretan kata kunci kedua tersebut punya efek yang sedikit lebih heboh.

Misalnya “/ponystreams” yang memunculkan efek sekumpulan kuda poni berlarian di kotak percakapan atau “/bikeshed” yang bisa mengubah warna latar kotak percakapan.

Ketika semua kata rahasia ini dipakai, bisa dipastikan kotak percakapan akan nampak begitu penuh.

Mereka yang ingin kotak percakapannya normal kembali cukup menutup jendela percakapan dan membukanya kembali.

Namun ketika menguji fitur rahasia ini, tak semua kata kunci tersebut berfungsi.

Hanya kata kunci yang menggunakan atribut garis miring saja yang bisa mengeluarkan efeknya. Ada kemungkinan fitur ini hanya tampil optimal di beberapa wilayah saja.

Google memberi sinyal akan mengubah haluan Hangouts menjadi aplikasi pesan instan khusus untuk bisnis.Sebelumnya, layanan ini menyasar konsumen biasa.

Mengutip laporan The Verge, tampilan Hangouts berubah total. Pada sebuah demo, tampilan Hangouts berwujud sistem grup chat. Sekilas, wajah baru Hangouts ini mirip sekali dengan tampilan aplikasi Slack.

Slack merupakan aplikasi pesan instan yang memang dikhususkan untuk pebisnis.

Kekuatan Hangouts versi terbaru ini terletak dari kemudahan mengakses produk Google lain di dalamnya seperti Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides.

Alhasil seluruh anggota grup sebuah chat di Hangouts bisa mengerjakan sebuah dokumen lebih mudah dan cepat.

Integrasi layanan Google lain di Hangouts juga nampak dari fitur pencarian. Fitur ini bisa mencari tak hanya orang, namun juga tautan yang pernah dibagi ke dalam chat.

Namun yang paling menarik adalah fitur bot bernama @meet. Bot ini merupakan algoritma pihak ketiga yang Google pakai untuk mengatur jadwal pertemuan secara otomatis.

Cara kerja bot itu dengan mengintip jadwal masing-masing anggota grup chat di Google Calendar mereka.

Lalu dalam waktu sekejap, bot itu akan menentukan waktu yang paling memungkinkan penggunanya untuk bertatap muka.

Di samping itu, Google juga menyiapkan layanan Hangouts Meet, fitur konferensi video yang bisa menampung tiga puluh  orang sekaligus.

Google mengklaim teknologi video yang mereka pakai lebih ringan dan cepat sehingga tidak membebani prosesor.

Kendati itu semua, Hangouts baru ini masih tersedia untuk kalangan terbatas. Bila waktunya tiba, Hangouts akan disebar ke publik dengan konsep freemium.

Google memastikan Hangouts akan menyasar segmen bisnis. Itu artinya sejumlah layanan akan berbayar dan sebagiain lain akan gratis.

Selama ini Google Hangouts dinilai tak memiliki target segmen pengguna yang jelas. Hal ini memperpanjang kekacauan Google di sektor aplikasi pesan instan.

“Saya rasa pelayanan kami kepada pengguna sangat buruk” ujar Nikhyl Singhal, salah satu direktur Google saat peluncuran Hangouts beberapa tahun silam.

Meski perubahan ini lebih terarah, harapan Google menantang aplikasi pesan instan yang punya jangkauan luas seperti WhatsApp boleh dibilang pupus. Hanya Allo jadi asa terakhir Google

Komentar