close
Nuga Tekno

Kini, Isi Komputer Bisa Disimpan di Google

Google, akhir pekan ini,  maju selangkah lagi dengan meluncurkan  fitur backup dan sinkronisasi data di Google Drive

Seperti ditulis laman “Digital Trends,” hari ini, Jumat 14 Juli, fitur ini sudah bisa digunakan melalui aplikasi Backup & Sync.

Dengan demikian, pengguna sudah bisa melakukan backup atau pencadangan dan sinkronisasi data di komputer atau Mac ke Google Drive.

Bahkan, menurut pihak Google, layanan ini bisa melakukan backup seluruh data yang ada di dekstop kamu.

Untuk menjajal fitur ini, pilih opsi “Preferences” dan pilih folder yang ingin kamu backup datanya.

Kemudian, klik “Choose folder” untuk menambah folder-folder lainnya yang ingin kamu cadangkan datanya.

Siapa pun  bisa memilih file spesifik untuk disinkronisasikan kembali dari Google Drive ke komputer, dan aksesnya diubah menjadi offline.

Dan perlu diketahui, data yang ada di Google Drive sudah online.

Untuk menyinkronisasikannya ke komputer kamu, langkahnya tetap sama, pilih opsi “Preferences” di aplikasi Backup and Sync.

Lalu, klik Google Drive dan Sync My Drive ke komputer. Jika tidak ingin menyinkronisasikan semua folder, jangan lupa untuk memilih folder yang diinginkan.

Setelah itu, aplikasi Backup and Sync akan secara otomatis mengunduh seluruh file kamu dari ponsel, memory card, dan media penyimpanan lain.

Perlu dicatat, sinkronisasi seluruh data di komputer kamu akan memakan lebih banyak ruang memori.

Artinya, kamu harus membeli kapasitas tambahan untuk memperluas ruang memori karena Google Drive hanya menyediakan kapasitas gratis sebesar lima belas gigabyte

Sesuai dengan namanya, aplikasi ini dapat dipakai untuk menyimpan salinan seluruh data dalam Mac atau PC milik pengguna.

Aplikasi Backup dan Sync dibuat dengan tujuan menggantikan fungsi Google Photos dan Google Drive yang selama ini digunakan di Mac atau PC.

Dengan kata lain, aplikasi baru itu mengombinasikan kemampuan dasar kedua aplikasi lama, sehingga pengguna tak perlu lagi memasang dua aplikasi lagi.

Selain itu, seperti juga ditulis laman TechCrunch, hari ini, Jumat, 14 Juli, Backup and Sync memiliki antarmuka yang sederhana dan mudah dioperasikan.

Setelah memasangnya, pengguna cukup memilih folder komputer mana yang ingin terus menerus disalin ke dalam layanan Google Drive.

Pengguna pun tidak perlu khawatir Backup and Sync akan mengubah berbagai pengaturan yang sudah dipasang pada Google Drive.

Pasalnya, aplikasi Backup and Sync ini otomatis mengikuti pengaturan yang sudah ada di Google Drive.

Selain bisa digunakan untuk membuat salinan seluruh data dalam Mac dan PC, aplikasi Backup and Sync juga bisa dipakai untuk membuat salinan foto dari berbagai perangkat.

Misalnya kamera atau kartu SD.

Setelah salinan data Mac atau komputer selesai diletakkan di Backup and Sync, maka pengguna bisa dengan mudah mengakses data itu lewat berbagai perangkat genggam.

Sementara itu, foto dan video akan ada di dalam aplikasi Google Photos.

Kualitas foto pun bisa disesuaikan antara mengunggahnya dalam kualitas orisinil atau hanya dalam keadanan berkualitas tinggi.

Kemudian, ada satu catatan yang mesti diperhatikan. Pengguna kelas bisnis, yakni pemakai G Suite, disarankan untuk tidak mengunduh Backup and Sync ini sekarang.

Pasalnya Google sedang mengembangkan solusi baru untuk pengguna kelas enterrise. Solusi yang dimaksud disebut debagai Drive File Stream.

Google memodifikasi aplikasi penyimpanan cloud Drive miliknya dengan fitur Backup dan Sync, sehingga bisa dipakai untuk mengamankan dan menyimpan seluruh data dalam komputer desktop atau laptop.

Biasanya pengguna mesti memindahkan file miliknya ke dalam folder Google Drive untuk melakukan sinkronisasi. Namun hal tersebut berubah dengan adanya fitur baru ini.

Backup and Sync membuat seluruh data yang ada di dalam komputer, folder atau berbagai lokasi spesifik lainnya, bisa dimonitor dan disalin ke dalam Google Drive.

Selain itu, fitur Backup and Sync juga dapat digunakan untuk memonitor dan membuat salinan foto atau gambar. Ini mirip dengan fungsi aplikasi desktop Google Photos.

Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi mengunduh Google Photos dan Drive sekaligus. Cukup memasang satu Google Drive saja untuk bisa mendapatkan fitur sinkronisasi dokumen serta foto.

Rencananya Backup and Sync ini akan mulai diluncurkan pada 28 Juni mendatang untuk MacOS dan Windows.

Perilisan tahap awal itu hanya ditujukan untuk konsumen umum, belum bisa diakses oleh pelanggan Google Drive edisi perusahaan.

Satu hal yang perlu dicatat, meski Google Drive bisa dipakai untuk membuat backup seluruh data di komputer, layanan cloud itu memiliki kapasitas penyimpanan terbatas.

Tags : slide