Kini Ada “Selebtwit” di Twitter

Penulis: Darmansyah

Kamis, 23 Juni 2016 | 08:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Twitter, seperti ditulis “radartech,” Rabu, 23 Juni 2016,  kembali membuat kejutan  dengan merilis sebuah  aplikasi terbarunya  dengan tajuk “Engage” di platform iOS.

Untuk Anda tahu, layanan ini  “dipersembahkan”   khusus untuk para tokoh masyhur di Twitter, atau yang biasa dijuluki “selebtwit”.

Sesuai namanya, Engage diharapkan dapat meningkatkan keterikatan antara selebtwit dengan para fans atau followers mereka di Twitter.

Untuk Anda tahu antarmuka Engage dibuat lebih sederhana ketimbang Twitter.

Tak ada tampilan linimasa, melainkan dashboard yang menunjukan status aktivitas Twitter secara real-time.

Intinya, selebtwit bisa mengontrol performanya di Twitter tanpa harus mengetahui semua obrolan di jagat tersebut, sebagaimana dilaporkan TechRadar.

Selebtwit dapat melihat berapa orang yang mengicaukan ulang (RT) kicauannya, memonitor jumlah followers, mengetahui jumlah mentions, serta menelusuri impresi yang dikumpulkan.

Komponen-komponen tersebut sejatinya sudah ada di aplikasi Twitter standar. Hanya saja, Engage membuatnya lebih terperinci dengan menambahkan informasi rentang waktu dan presentasi performa.

Engage memiliki tiga tab utama, yakni “Top”, “Mention”, dan “Verified”. Pada Top, pengguna bisa melihat notifikasi standar seperti follower baru atau mention baru.

Sementara itu, Mention menunjukkan kicauan-kicauan paling penting dari sesama selebtwit. Terakhir, Verified memperlihatkan kicauan-kicauan dari akun terverifikasi.

Saat ini, aplikasi Engage baru tersedia di platform iOS dan pengguna di Amerika Serikat saja.

Belum diketahui kapan aplikasi tersebut bisa dinikmati para selebtwit di Tanah Air, atau untuk platform lain, seperti Android.

Sebelumnya, Jumat, 17 Juni 2016, pekan lalu, Twitter juga  resmi meluncurkan tombol live Periscope di platform-nya.

Integrasi ini sudah diuji coba sejak awal Juni  lalu untuk sebagian kecil pengguna.

Ketika menulis sebuah kicauan, pengguna Twitter bakal melihat tiga opsi pada pilihan media. Ketiganya untuk menyisipkan foto, menaruh video, atau menyiarkan langsung lewat Periscope.

Jika menekan opsi live tapi belum menginstal Periscope, sistem Twitter akan mengalihkan pengguna ke toko aplikasi Android atau iOS.

Selanjutnya, pengguna harus mengunduh aplikasi Periscope terlebih dahulu untuk memulai penyiaran.

Intinya, ketersediaan tombol live adalah jalan tol bagi pengguna Twitter untuk mengakses Periscope, sebagaimana dilaporkan Mashable.

Dengan begitu, adopsi penggunaan Periscope diharapkan bisa melambung tinggi.

Beberapa orang juga menyimpulkan penyatuan ini merupakan langkah kompetitif Twitter untuk bersaing dengan Facebook Live.

Fitur penyiaran milik Facebook tersebut masih terhitung baru, namun adaptasinya sudah tinggi. Bahkan, fitur itu bisa dibilang menjadi sentral saat ini.

Hal tersebut tak lepas dari penyatuan live di layanan inti Facebook. Sementara, Periscope sejak awal merupakan layanan terpisah dari Twitter sehingga penetrasinya tak secepat Facebook Live.

Tombol live pada Twitter diluncurkan secara perlahan. Dalam beberapa hari ini, seluruh pengguna Twitter dipastikan bisa menikmatinya.

Dalam rilis lainnya Twitter juga mengingatkan tentang adanya  laporan yang menyebutkan adanya penjualan password,Untuk itu  Twitter telah bertindak cepat untuk melindungi akun Twitter pengguna.

Twitter telah melakukan pemeriksaan dan sejumlah akun Twitter telah diidentifikasi untuk perlindungan ekstra di mana pengguna akan menerima pemberitahuan untuk melakukan perubahan password.

Terkait yang terkena atau potensial kena peretasan dikirimkan e-mail ke mereka masing-masing, jadi saya enggak mengatakan secara spesifik Indonesia, tapi itu adalah inisiatif secara global

Juga mengingatkan bahwa penggunaan password yang kuat sangat diperlukan, tidak hanya dalam Twitter, tetapi juga untuk semua produk teknologi lainnya.

“Kalau menurut saya di dalam teknologi sendiri apa pun produk yang dipakai harus menggunakan sandi yang kuat,” ujar dia.

Disarankan, pengguna menghindari penggunaan password menggunakan tanggal ulang tahun.

Jangan ulang tahun orangtua, jangan ulang tahun saudara.

Masalah peretasan itu, kami sudah menindaklanjuti, bisa dilihat di blog kami apa yang kami lakukan kepada pengguna kami. Jadi kami dan para pengguna tidak usah khawatir

Komentar