Ketika Internet Explorer Menghitung “Mati.”

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 9 Januari 2016 | 15:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Laman blog Microsoft, Sabtu, 09 Januari 2016, secara mengejutkan memberitahu bahwa mereka segeran menghentikan dukungannya terhadap browser Internet Explorer lawas untuk tiga versi.

“Dukungan itu akan kami stop mulai Selasa, 12 Januari 2016 minggu depan,” bunyi pengumuman di situs resmi Microsoft.

Setelah 12 Januari mendatang, Microsoft tidak akan memberikan update keamanan atau dukungan teknis untuk ketiga versi browser tersebut.

Microsoft akan memberikan pemberitahuan kepada pengguna browser versi lawas untuk meng-upgrade-nya ke versi browser yang lebih baru.

Versi terbaru browser Internet Explorer saat ini adalah versi 11.

Selain Internet Explorer versi 11, Microsoft juga hanya akan memberikan dukungannya terhadap browser Edge dalam sistem operasi Windows 10.

Dengan menonaktifkan menonaktifkan Internet Explorer tiga versi itu berartinya, per awal Januari ini akan menciptakan malapetaka bagi sebagian besar web developer.

Per 12 Januari nanti sebuah patch akan dirilis.

Patch tersebut akan membuka jalan bagi pengguna Internet Explorer seri lama tersebut untuk melakukan upgrade ke browser modern.

Tak hanya itu, pihak Microsoft dilaporkan juga menambahkan Nag Box yang disebut akan muncul untuk Windows 7 dan Server 2008 R2.

Dengan kehadiran Nag Box, disebutkan pengguna Windows 7 dan Server 2008 R2 masih bisa menggunakan browser seri lama tersebut tapi setelah menginstal pembaruan terlebih dahulu.

Kendati demikian pihak Microsoft mengingatkan jika diputusnya dukungan terhadap Internet Explorer seri 8, 9, dan 10 ini akan menyebabkan browser tak lagi aman.

Pasalnya, browser tak akan lagi menerima update keamanan atau jenis lain dari patch.

Jika Anda masih menggunakan browser Internet Explorer di bawah versi 11, sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan upgrade sebelum terlambat.

Internet Explorer memang sudah tidak ada gaungnya lagi. Setelah browser keren mulai bermunculan, seperti Mozilla Firefox, Chrome, atau UC Browser, keberadaan Internet Explorer seakan tak ada lagi gunanya.

Namun dengan matinya versi lama ini bukan berarti tidak bisa digunakan lagi.

Internet Explorer versi lama masih bisa digunakan, tetapi tidak akan menerima keamanan lebih atau upgrade fitur-fitur baru, yang berarti penggunanya akan rentan virus dan hacker.

Sebenarnya ini bukan berita yang mengejutkan, mengingat Microsoft telah mengumumkan sejak Agustus 2014 bahwa versi lama Internet Explorer tidak akan lagi memperoleh upgrade dan pemberitahuan dari Microsoft.

Namun, Internet Explorer masih banyak digunakan, dan ada ratusan juta pengguna yang menggunakan versi lama.

Sementara Internet Explorer ditinggalkan, Microsoft tidak tinggal diam saja.

Sejak beberapa bulan yang lalu, Microsoft telah menyiapkan browser terbarunya, yaitu Microsoft Edge, yang lebih cocok untuk fitur web modern saat ini.

Windows Internet Explorer, dulunya dikenal sebagai Microsoft Internet Explorer, adalah sebuah peramban web dan perangkat lunak tak bebas yang gratis dari Microsoft

Mulanya, Internet Explorer dirilis sebagai bagian dari paket Plus! for Windows pada saat itu.

Internet Explorer digunakan secara luas sejak tahun 1999, meliputi sembilan puluh lima persen dari keseluruhan penggunaan peramban

Lama kelamaan, ia kehilangan pangsa pasar sejak terlibat dengan kompetisi peramban web

Sejak rilis pertamanya, Microsoft telah menambahkan fitur dan teknologi seperti penampilan tabel dasar, XMLHttpRequest yang membantu pembuatan halaman web yang menggunakan alamat

Rilis stabil Internet Explorer paling baru adalah Internet Explorer 11

Komentar