Matianya Window XP Tingkatkan Jualan PC

Penulis: Darmansyah

Jumat, 11 Juli 2014 | 14:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Kematian Window XP membawa berkah bagi penjualan personal komputer atau PC karena tinggginya angka migrasi dari pengguna ke software terbaru. Riset pasar yang dilakukan “Gartner,” memastikan tamatnya sistem operasi Window XP menjadi faktor kuat yang mendorong kenaikan pasar PC, terutama, untuk tahun ini.

Peyebab peningkatan penjualan PC, menurut rilis Gartner, karena banyak perusahaan yang melakukan migrasi dari sistem Windows XP ke sistem yang lebih baru.

Menurut Gartner, pasar PC -yang mencakup desktop, notebook dan “perangkat ultramobile premium”- bakal mengalami kenaikan hingga lima persen tahun ini dibanding tahun lalu.

“2014 akan menandai bergairahnya kembali pasar PC global,” ujar direktur riset Gartner Ranjit Atwal yang dikutip oleh The Inquirer. Dia melanjutkan bahwa upgrade dari Windows XP dan siklus pergantian sistem di kalangan korporat bakal “mengerem tren penurunan”.

Meski demikian, pasar PC tradisional yang hanya mencakup PC dan notebook bakal tetap mengalami penurunan hinga tahun depan, 2015.

Di sisi lain, Gartner memperkirakan penjualan smartphone bakal terus menanjak secara global pada hingga 2018. Penjualan tablet juga diprediksi akan melambat.

Dukungan Microsoft terhadap sistem operasi Windows XP memang sudah dihentikan pada 8 April lalu. Namun, banyak pengguna yang masih bertahan dengan perangkat lunak itu. mereka mengakali sistem operasi tersebut dengan mengedit registry.

Walau Windows XP versi konsumer secara resmi dukungannya telah dihentikan, namun masih banyak sistem yang dipakai oleh industri retail, seperti di kiosk, atau mesin-mesin kasir. Sistem itu disebut dengan Windows Embedded Industry yang berbasis Windows XP SP3.

Dengan mengedit registry, pengguna biasa bisa mendapatkan update sistem yang sebenarnya ditujukan untuk versi Windows Embedded Industry tersebut. Update tersebut menurut situs “Digital Trends” kurang lebih sama saja untuk pengguna OS XP versi umum.

Dengan metode tersebut, maka pengguna XP versi umum akan tetap mendapatkan dukungan update keamanan setidaknya hingga lima tahun ke depan.

Namun, perlu diingat bahwa dengan mengutak-atik registry, tentunya juga memiliki risiko, seperti rawan terhadap malware di internet atau serangan siber lain.

Untuk mendapatkan panduan bagaimana cara mengedit registry tersebut, Anda bisa melihatnya dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Microsoft belum mengeluarkan pernyataan resminya, apakah akan menutup cara mengakali registry tersebut atau tidak.

Di Tiongkok, menurut “phone arena,” dukungan teknis terhadap Windows XP masih berjalan, meskipun bukan berasal dari Microsoft.

Microsoft bermitra dengan Lenovo Group dan Tencent Holdingsk menyediakan layanan keamanan bagi pengguna sistem operasi Windows XP di Tiongkok, termasuk perlindungan informasi dan perbaikan sistem dari serangan virus.

Tencent berkomitmen memberi dukungan permanen secara gratis pada Windows XP dan telah mendirikan layanan via telepon dalam 24 jam.

“Untuk pengguna domestik yang terus memakai Windows XP sebelum upgrade ke sistem operasi baru, kami telah memprioritaskan untuk memberi perlindungan keamanan,” kata Microsoft.

Menurut data “Zhongguancun Online,” sekitar dua ratus juta juta pengguna di Tiongkok masih memakai Windows XP, atau tujuh puluh persen dari pasar komputer di sana.

Meski menjalin kemitraan dengan Lenovo dan Tencent, Microsoft tentu berharap para pengguna Windows XP di Tiongkok bisa meningkatkan pemakaian sistem operasi komputernya menuju Windows 7 atau Windows 8.

Microsoft berpendapat, Windows XP yang telah berusia tiga belas tahun tahun rentan terhadap virus dan peretasan keamanan sistem komputer. Selain itu, mendorong pengguna untuk memperbarui sistem operasi juga dapat mengurangi pembajakan peranti lunak Microsoft di Negeri Tirai Bambu itu.

sumber : phone arena dan digital trends

Komentar