Jam Tangan Pintar Goncang Pasar Global

Penulis: Darmansyah

Rabu, 2 Juli 2014 | 18:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai bersaing di pasar kacamata pintar kini pasar “smarth” beralih ke “watch,” atau jam tangan. Ingat “google glass?” Kini ada “smarthphone” dengan kecanggihan yang hebat.

Microsoft, Apple, LG dan Samsung, mulai bertarung memperebutkan ceruk pasar “smarthwatch” dan akan bersaing secara ketat lewat jaminan teknologi terbaru.

Perusahaan raksasa Microsoft, Rabu, 02 Juli 2014, seperti di tulis “phone arena,” akan meluncurkan produk jam tangan pintar berbasis Android wear, Bulan lalu muncul kabar bahwa Microsoft akan turut membuat perangkat wearable device serupa.

Kini, seorang sumber yang dikutip oleh Tom’s Hardware menyebutkan bahwa smartwatch Microsoft bakal segera hadir di bulan Oktober 2014.

Disebutkan pula smartwatch Microsoft bakal memiliki kapabilitas lintas platform. Artinya, ia bisa terkoneksi dengan smartphone dengan berbagai sistem operasi, tak harus yang berasal dari Microsoft juga.

Bahkan, smartwatch Microsoft disinyalir juga mampu tersambung ke perangkat jenis lain seperti PC desktop dan konsol game Xbox. Ada pula perekaman denyut nadi dan sinkronisasi data dengan perangkat smartphone pendamping. Kemampuan tersebut digenapi oleh sebelas macam sensor.

Mengenai bentuknya, jam tangan pintar Microsoft ini dikatakan lebih mirip dengan gelang Fuelband dari Nike yang ramping ketimbang smartwatch “bongsor” macam Galaxy Gear atau G Watch.

Bagian layarnya disinyalir bakal ditempatkan di sisi bawah pergelangan tangan, bukan di atas seperti jam tangan pada umumnya.

Microsoft sendiri masih belum merilis informasi apapun mengenai kemungkinan ikut memproduksi smartwatch.

Berlainan dengan Microsoft, Samsung dilaporkan bakal meluncurkan jam tangan pintar yang menjalankan sistem operasi Android Wear yang didesain khusus oleh Google untuk perangkat yang bisa dipakai di tubuh manusia atau wearable device.

Sumber yang dekat dengan rencana ini mengatakan kepada CNet, bahwa Samsung akan merilis dua model jam tangan pintar Android Wear, yaitu yang memakai prosesor Qualcomm dan prosesor buatan Samsung sendiri.

Samsung sebelumnya telah membuat jam tangan pintar Galaxy Gear yang berbasis Android. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga telah memperkenalkan jam tangan yang berjalan dengan sistem operasi Tizen, yaitu Gear 2 dan Gear 2 Neo.

Google memperkenalkan Android Wear pada Maret 2014. Perusahaan teknologi seperti Motorola, LG, HTC, Asus, dan Samsung, telah menyatakan keinginan mereka untuk membuat jam tangan pintar dengan sistem operasi baru ini.

Tampilan antarmuka Android Wear disesuaikan dengan layar berukuran kecil. Bukan hanya jam tangan berbentuk lingkaran, Android Wear juga mendukung desain jam tangan dengan layar berbentuk kotak.

Selain memperlihatkan waktu, Android Wear juga dibekali sejumlah fitur andalan, termasuk aplikasi kebugaran dan Google Maps. Ada pula fitur Google Now yang memungkinkan pengguna memberi perintah dengan suara.

Google juga memungkinkan Android Wear mendukung fungsi multi-layar. Misalnya, sebuah lagu yang dimainkan dari jam tangan, suara musiknya bisa dikeluarkan dari speaker di ponsel pintar. Hal itu dimungkinkan jika pengguna telah menghubungkan perangkat Android Wear dengan ponsel Android melalui koneksi Bluetooth.

Selain Microsoft dan Samsung, Apple nampaknya akan meluncurkan iWatch dalam waktu dekat. Jam tangan pintar tersebut saat ini dikabarkan sedang dalam masa uji coba. Tak tanggung-tanggung, Apple menggandeng sejumlah atlet kondang untuk menguji iWatch.

Salah satunya adalah bintang liga bola basket AS atau NBAKobe Bryant dari tim Los Angeles Lakers. Selain itu, masih ada bintang olahraga lain seperti bintang Hokey dan Baseball, dua jenis olahraga yang juga populer di AS.

Saat itu, Bryant disebut-sebut telah bertemu dengan Chief Designer Apple, Jony Ive. Keduanya dikabarkan membahas tentang pengujian iWatch.

Pengujian iWatch dengan atlet-atlet olahraga populer di AS tersebut menunjukkan bahwa perangkat iWatch akan memiliki fitur yang dapat mendeteksi kebugaran.

Di samping itu, Apple juga dikabarkan akan menggunakan beragam sensor untuk mendeteksi tingkat hidrasi pengguna, tekanan darah, serta keringat yang dikeluarkan. Sensor-sensor tersebut bisa membantu atlet profesional saat melakukan latihan kebugaran.

iWatch dikabarkan akan memiliki layar antara 1,5 hingga 2,5 inci. Perangkat jam tangan pintar tersebut juga disebut bisa menjalankan beragam fitur di iOS, termasuk fitur peta digital.

Apple iWatch direncanakan rilis pada sebuah acara di bulan Oktober tahun ini.

Selain ditujukan sebagai peranti kesehatan, iWatch juga didesain sebagai aksesori fesyen. Desain buatan Jony Ive itu akan memiliki desain yang elegan dan mengusung layar yang berbentuk agak persegi panjang.

Untuk memasarkan iWatch sebagai aksesori fesyen, Apple telah merekrut sejumlah CEO perusahaan mode ternama, seperti Paul Deneve dari Yves St. Laurent yang kini menjabat Vice President Apple, dan Angela Ahrendst, Senior VP Apple Retail, yang dulu menjabat sebagai CEO Burberry.

LG turut memberikan informasi soal kehadiran wearable device besutannya, G Watch, dalam acara peluncuran smartphone LG G3.

G Watch adalah perangkat wearable device berupa jam tangan pintar yang belum resmi dirilis di pasaran internasional oleh LG. Perangkat ini kuat diduga baru akan nongol dalam konferensi Google I/O, 25 Juni mendatang.

Komentar