iOS 10 Dikerjain “Hacker” untuk Jailbreak

Penulis: Darmansyah

Selasa, 21 Juni 2016 | 08:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Hacker dengan nama populer “iH8sn0w” mengerjain produk terbaru Apple, iOS 10, yang akan luncur akhir tahun ini,  lewat kemampuan jailbreak pada sistem operasi tersebut.

Untuk Anda tahu, “jailbreak”  adalah kemampuan menjalankan software tidak resmi dalam perangkat.

Menurut tulisan terbaru di laman situs “mobipicker,” Selasa, 21 Juni 2016, sang hacker mengunggah bukti jailbreak-nya leawat tayangan sebuah  berupa video pada akun Twitter miliknya, @iH8sn0w.

Untuk Anda tahu, isinya  memperlihatkan satu unit iPhone 5 yang beroperasi menggunakan iOS 10 versi jailbreak.

Hacker tersebut juga sempat berkicau tetang software Cydia yang bisa dijalankan di iOS 10. Cydia merupakan aplikasi iOS yang biasa dipakai untuk mengatur pemasangan paket software di iPhone dan iPad yang sudah di-jailbreak.

Kendati demikian, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Mobipicker, Minggu (19/6/2016) ini tak berarti para pengguna umum sudah bisa melakukan jailbreak serupa saat iOS 10 diluncurkan nanti.

Pasalnya iH8sn0w selama ini hanya dikenal senang menemukan celah dan cacat pada iOS, tapi tidak pernah membuat aplikasi jailbreak untuk umum.

Satu hal yang bisa diharapkan oleh pengguna jailbreak adalah perilisan aplikasi pembongkar iOS 10 oleh hacker lain, seperti Pangu atau TaiG Team.

Tinggal menunggu penemu celah membagikan temuannya atau menunggu tim tersebut berusaha sendiri dan membuat aplikasi jailbreak untuk umum.

Setidaknya dengan mengetahui bahwa iOS 10 bisa di-jailbreak berarti akan ada hacker yang bergerak membuat alat jailbreak dengan kemungkinan merilisnya bersamaan dengan iOS 10 nanti.

Untuk diketahui,  Apple telah  resmi memperkenalkan sistem operasi mobile, iOS 10, sebuah istem operasi teranyar untuk iPhone dan iPad itu dirombak secara signifikan dari versi sebelumnya.

iOS 10 memiliki beberapa pembaruan yang mencolok, terutama pada  pada Siri, Apple Music, aplikasi bawaan, iMessage, hingga fungsi 3D Touch.

Apple membuat software development kit  Siri untuk pengembang.

Artinya, pengembang bisa menyatukan asisten digital itu ke aplikasi-aplikasi yang mereka buat.

Beberapa aplikasi yang sudah bisa menyatu dengan Siri  adalah WhatsApp, WeChat, dan Slack.

Pengguna bisa memerintahkan aplikasi-aplikasi itu dengan suara.

Selain itu, Siri juga bisa mengetik pesan balasan saat pengguna mengobrol maya dengan teman via aplikasi pesan singkat. Pengguna cukup berbicara, Siri akan mengetiknya pada layar.

Lainnya adalah iMessage Ada beberapa pembaruan yang segar untuk paltform chatting-nya.

Layanan pesan singkat itu mendukung tautan kaya di iOS 10. Pengguna bisa memutar video dari YouTube atau mendengar lagu dari Apple Music tanpa meninggalkan iMessage.

Selain itu, ukuran emoji diperbesar hingga tiga kali lipat dari sebelumnya.

Saat mengetik kata tertentu, iMessage akan menampilkan emoji yang sesuai dengan kata itu sehingga pengguna bisa memilih menggunakan kata atau emoji.

Di iOS 10, Apple  belajar dari kompetitornya, Spotify.

Desain antarmuka baru Apple Music dibuat lebih sederhana, teratur, dan segar.

Pengguna bisa mengetahui mana saja musik yang telah diunduh melalui tab baru bertajuk downloaded music. Selain itu, ada fitur For You yang kurang lebih mirip fungsi Discover pada Spotify.

For You menyediakan daftar putar alias playlist musik yang sesuai dengan referensi pengguna. Bedanya dengan Discover, For You lebih diperbarui tiap harinya.

Lain lagi dengan 3D Touch. Fitur ini fungsinya dimaksimalkan pada iOS 10.

Pengguna bisa membuka kunci layar, mengakses kamera dengan cepat, dan membuka widget aplikasi secara praktis dengan 3D Touch.

Selain itu, integrasinya juga terbuka untuk aplikasi pihak ketiga. Pengguna bisa mengintip keberadaan mobil Uber hanya dengan menekan lama aplikasi Uber tanpa membukanya.

Khusus aplikasi Photos, kemampuan itu  ditingkat lewat cloud dengan keharus membayar  agar bisa memanfaatkan iCloud saat kehabisan memori.

Lain lagi dengan Maps. Fitur ini lebih terbuka  Sama seperti Siri, Maps kini bisa lebih terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga.

Misalnya, saat ingin berkunjung ke restoran tertentu, pengguna bisa menelpon langsung dari Maps dan memesan Uber dari situ.

Pembaruan lainnya, Maps di iOS 10 dilengkapi daftar SPBU yang sebenarnya sudah ada pada layanan peta digital lainnya.

Pengguna iOS 10 bisa menghapus aplikasi bawaan iPhone atau iPad seperti Mail, Stocks, Compass, Calculator, Watch, Calendar, FaceTime, Reminders, Weather, dan lainnya.

Semua aplikasi bawaan itu tersedia di Apple App Store, sehingga pengguna bisa sewaktu-waktu menghapus dan meng-install ulang sesuai kebutuhan. Intinya, aplikasi bawaan di iPhone dan iPad kini akan sama dengan aplikasi pihak ketiga.

Sistem operasi ini mendukung perangkat iPhone 5 ke atas. Versi beta untuk publik dibuka pada Juli mendatang. Sementara itu, finalisasinya ditargetkan meluncur pada akhir tahun ini.

Komentar