Instagram Tak Beri Ampun Tindak Bullying

Penulis: Darmansyah

Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:25 WIB

Dibaca: 2 kali

Jika bertanya plaform media sosial mana paling banyak menjadi tempat bullying jawabannya pasti Instagram.

Tengok saja akun-akun milik para selebritas.

Hampir setiap unggahannya mungkin tak pernah lepas dari serangan haters.

Melihat fenomena tersebut, Instagram pun bergerak cepat dengan upaya untuk menghalau para pem-bully.

Head of Instagram, Adam Mosseri, mengatakan pengguna yang menemukan aksi bullying di Instagram dapat melaporkan jika mereka menemukan konten tersebut.

Untuk mempermudah proses itu, Instagram meluncurkan fitur untuk membantu memerangi bullying.

“Ada cara baru untuk mengidentifikasi dan melaporkan foto-foto dan video yang bersifat menghina,” ujar Adam dalam keterangan tertulis yang diterima Dream Adam mengatakan, saat ini Instagram menggunakan teknologi mesin yang proaktif mendeteksi perundungan di dalam foto.

Selain itu, dirinya menjamin, pembaruan itu membantu proses mengidentifikasi dan menghapus konten perundungan secara signifikan.

“Ini merupakan langkah penting bagi usaha kami karena banyak pengguna yang mengalami ataupun melihat perilaku perundungan, tetapi tidak melaporkannya,” ujarnya.

Fitur ini juga akan membantu kami melindungi pengguna yang masih muda. ” Teknologi ini diluncurkan mulai hari ini dan akan terus bergulir selama beberapa minggu mendatang,” tambahnya.

Perundungan yang dilakukan di ranah maya atau disebut dengan istilah cyberbullying seringkali ditemukan di media sosial (medsos), tak terkecuali Instagram.

Mirisnya, medsos berbagi foto dan video milik Facebook tersebut malah diklaim menjadi yang paling sering dipakai penggunanya untuk cyberbullying.

Lembaga anti-bullying Ditch the Label sempat melaporkan tindakan cyberbullying di Instagram sering terjadi dalam bentuk komentar.

Menurut survei, kolom komentar dijadikan sebagai alat utama untuk merundung korban bully.

Tahu bahwa tindak cyberbullying kian merajalela, Instagram pun mengumumkan kampanye terbarunya sebagai aksi melawan cyberbullying. Kampanye tersebut diberi nama #KomenBaik.

Adapun kampanye ini hadir dengan sejumlah tool terbaru, serta program dan inisiatif komunitas untuk membantu Instagram bisa menjadi tempat berekspresi positif.

#KomenBaik hadir dalam sebuah mural  khusus yang turut diresmikan oleh Director of Community Instagram Amanda Kelso, perwakilan dari Bekraf  Demas Ryan, dan selebritas dengan follower Instagram terbanyak di Indonesia, Raffi Ahmad.

Di mata Amanda, komunitas adalah konsep Instagram yang begitu dekat dengan Indonesia.

“Kami yakin, komunitas pengguna Instagram punya kemampuan yang besar untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, termasuk Indonesia,” ujarnya

Ia berharap kampanye ini dapat menyebarkan nilai positif dari setiap komentar yang dikeluarkan pengguna Instagram

. “Dengan menyebarkan pujian dan kebaikan satu sama lain, saya yakin Instagram bisa jadi tempat paling baik untuk mengekspresikan diri,” lanjutnya.

Mural #KomenBaik sendiri juga merupakan hasil kolaborasi antar tiga seniman dan selebgram di Indonesia: Yessiow (@doodlesyessiow), Diela Maharanie

Mural ini menggambarkan pesan terkait ragam komunitas dengan berbagai suara dan bisa bekerjasama demi mendukung dan menghadirkan sesuatu yang penuh makna.

Adapun mural #KomenBaik ini tak hanya akan hadir di Indonesia. Mengingat #KomenBaik adalah inisiatif global, mural lainnya akan hadir di kota-kota besar di seluruh dunia, seperti New York dan Dallas (AS), dan

Karena kampanye #KomenBaik sudah resmi dimulai, pengguna Instagram di Indonesia juga turut mengambil bagian. Caranya mudah. Pertama, pastikan harus punya niat menyebar semangat positif dan kebaikan bagi teman-teman di Instagram.

Setelah mantap, lakukan cara ini

Ambil foto menarik, tuliskan komentar baik atau pujian, tag 2 orang teman atau lebih

Dan tantang mereka untuk menyebarkaan kebaikan hati

Komentar