Instagram Miliki Tujuh Ratus Juta Pengguna

Penulis: Darmansyah

Kamis, 27 April 2017 | 12:22 WIB

Dibaca: 1 kali

Agresifitas Instagram dalam memperkenal fitur dan aplikasi baru menghasilkan tujuh ratus juta orang pengguna aktif dalam sebulan.

Dalam kuartal pertama tahun ini Instagram mencatat tingkat pertumbuhan paling spetakuler.

“Dalam sejarah layanan berbagi foto itu Instagram telah mecatat tujuh ratus juta pengguna aktif dalam satu bulan selama tiga bulan berturut-turut,” tulis “phone arena,” Kamis, 27 April

Angka ini merupakan  monthly active usera.

Sebelumnya, pada Desember tahun lalu angka pengguna aktif Instagram  sudahtembus 600 juta pengguna.

Artinya, ada kenaikan seratus  juta  dalam periode empat bulan

Sebagai ilustrasi, Instagram membutuhkan waktu enam bulan untuk melompat dari lima ratus  juta ke enam ratus juta

Pada periode yang lebih awal, Instagram menghabiskan sembilan bulan untuk menaikkan dari empat ratus ke lima ratus juta.

Menilik jauh ke belakang pada masa awal Instagram dibentuk, layanan itu bahkan membutuhkan waktu tiga tahun untuk memperoleh seratus  juta di tujuh tahun dan empat tahun silam.

CEO Facebook yang jadi pemilik Instagram, Mark Zuckerberg sampai mengucapkan selamat secara khusus melalui akun Facebook-nya.

Pertumbuhan pengguna yang semakin laju digadang-gadang tak lepas dari gencarnya Instagram memperbarui layanannya.

Fitur Instagram Stories yang menyontek Snapchat bisa dibilang sebagai salah satu yang mendorong penetrasi MAU.

Ini tentu merupakan kabar baik bagi Facebook selaku perusahaan induk.

Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu digadang-gadang sebagai raksasa jejaring sosial dengan membentuk dinastinya sendiri.

Pasalnya, layanan inti Facebook sendiri sekarang sudah punya satu koma sembilan miliar pengguna aktif

Lalu disusul Messenger dan WhatsApp yang masing-masing sekitar satu koma dua  miliar

Instagram memang masih paling bawah namun tren pertumbuhannya memberikan harapan akan masa depan bisnis yang lebih cerah.

Dalam mengejar angka pengguna, Instagram mulai menerapkan penjajalan tanpa internet alias offline.

Hal ini diumumkan dalam ajang tahunan Facebook bertajuk “F8”.

Fungsi offline ini baru mulai berlaku untuk pengguna Android, mengingat sistem operasi tersebut yang mendominasi pasar smartphone sekarang. Instagram berjanji pengguna iOS akan kebagian fungsi yang sama dalam beberapa bulan ke depan.

Lantas, seperti apa fungsi offline ala Instagram?

Pengguna Instagram bisa melihat konten-konten yang sebelumnya sudah dibuka tanpa loading ulang.

Jadi, profil yang pernah dikunjungi, laman eksplor, dan postingan-postingan yang pernah dibuka bisa diakses tanpa memakan data sama sekali. Intinya, pengguna bisa tetap membuka aplikasi Instagram ketika sedang offline tanpa diberi peringatan “can’t load the page” dari layanan bernuansa ungu tersebut.

Selain itu, pengguna juga bisa tetap meninggalkan komentar, me-like sesuatu, menyimpan media, meng-follow atau unfollow pengguna Instagram lainnya ketika offline.

Perintah-perintah itu tersimpan di sistem Instagram untuk kemudian otomatis digulir ketika pengguna mendapat koneksi internet.

Dengan kemampuan ini, pengguna Instagram tak perlu “mati gaya” ketika tak menerima koneksi internet. Instagram tak akan serta-merta memutus semua fungsinya ketika pengguna sedang offline.

Menurut perwakilan Instagram, kemampuan penjajalan di kala offline menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan Instagram di negara-negara berkembang.

Selain ke Instagram, toleransi untuk pengguna di wilayah internet tak stabil juga diberlakukan ke Facebook dengan merilis Facebook Lite.

Layanan Facebook dalam versi lebih ringan dan hemat data tersebut diklaim sudah dinikmati lebih dari dua ratus  juta pengguna.

Angka itu diperoleh hanya dalam kurun waktu satu tahan pasca Facebook Lite dirilis

Komentar