Instagram Jadikan Aplikasi ChatTerpisah

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 Desember 2017 | 14:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Mengikuti jejak Facebook Messenger, Instagram berencana membuat fitur pesan langsung atai dikenal dengan “direct message” menjadi aplikasi chatting terpisah.

Langkah ini ditempuh Facebook sebagai ‘orang tua’, yang  mewariskan sesuatu ke salah satu anaknya, Instagram.

Strategi Facebook Messenger rencananya akan diadopsi Instagram dengan memecah fitur pesan langsung atau direct message atau dikenal dengan DM  ke aplikasi mandiri bernama Direct.

Aplikasi ini sedang diuji cobakan di beberapa negara, yakni Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki dan Uruguay.

Ketika salah satu pengguna Instagram di negara tersebut memasang Direct di perangkat, maka secara otomatis kotak masuk di aplikasi utama Instagram akan berpindah ke aplikasi Direct untuk percakapan lebih pribadi dengan pengguna lain.

Alasan pengembangan produk menjadi pertimbangan Instagram.

Hal ini disampaikan oleh manajer produk Instagram, Hemal Shah yang mengatakan beberapa fitur lebih bisa dikembangkan jika direct message menjadi aplikasi yang lebih mandiri dibanding saat menginduk ke aplikasi utama.

Dirangkum KompasTekno dari Andorid Authority, hari ini, Senin, 11 Desember, ada tiga layar utama yang baru tersedia di Direct, yakni menu pengaturan, pesan masuk untuk memeriksa pesan, dan layar utama untuk mengetik pesan atau berkirim foto dan video.

Ketika menggeser layar ke kanan, pengguna akan masuk ke aplikasi utama Instagram.

Direct diklaim bakal memiliki empat filter eksklusif untuk foto dan video yang saat ini tidak tersedia di aplikasi utama Instagram.

Salah satunya adalah filter lucu yang secara acak mengganti suara pengguna menjadi bleeps dan menutup bagian mulut.

Facebook Messenger yang telah berdiri secara mandiri pada 2014, telah digunakan 1,3 miliar penguna.

Meskipun secara aplikasi terpisah, namun Messenger masih bisa didapati di platform utama Facebook versi desktop.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, Facebook Messenger juga mengembangkan beberapa fitur baru yang terpisah dari aplikasi utama Facebook.

Misalnya pengiriman uang secara langsung ke pengguna lain melalui sistem pembayaran di PayPal.

Selain itu, Facebook juga melakukan monetisasi dengan menyelipkan iklan ke percakapan pengguna.

Versi baru Instagram saat ini juga  sudah tersedia untuk diunduh via App Store dan Google Play.

Aplikasi yang sudah diperbarui tersebut menambahkan beberapa fitur baru.

Sejak Instagram Direct dilluncurkan untuk semua pengguna pada April, pengembang aplikasi telah berusaha lebih lanjut menambah pengalaman pengguna dengan fitur-fitur dan perbaikan baru.

Instagram Direct kini mendukung foto orientasi lanskap dan potret, sehingga kapan pun pengguna bisa mengirim gambar asli atau video ke orang lain menggunakan Direct langsung dari galeri foto tanpa perlu memotongnya lagi.

Perbaruan juga membawa dukungan untuk tautan di Direct, yang berarti bahwa pengguna Instagram kini dapat berbagi situs web dengan teman mereka dan melihatnya langsung dalam percakapan.

Hal yang sama juga berlaku untuk nomor telepon dan alamat.

Dukungan untuk foto lanskap dan potret di Direct sudah tersedia untuk perangkat iOS dengan Instagram versi baru

Namun, pengguna Android harus menunggu beberapa saat lagi agar fitur baru tersebut dapat mendarat di perangkat mereka.

Fitur tautan dalam pesan Direct telah tersedia di kedua platform mobile tersebut menurut laman teknologi informasi Phone Arena

Instagram kini memperbarui fitur chatting personalnya dengan mengakomodir pertukaran gambar

Kemampuan ini sama dengan yang dihadirkan Snapchat.

Saat pengguna menjepret apapun, pengguna dapat memilih untuk menghadirkan foto di linimasa, atau hanya ke beberapa orang saja. Selanjutnya orang-orang yang dikirimi foto bisa membalas dengan foto, teks, dan emoji.

Yang berbeda dari Snapchat adalah durasi pengaksesan gambar. Gambar pada Instagram, baik di linimasa maupun pada “Direct”, dapat diakses berulang kali.

Sedangkan pada Snapchat, pertukaran gambar personal akan langsung terhapus setelah dilihat lawan chatting. 

Menurut Head of Engineering “Direct” Brina Lee, pembaruan ini merupakan permintaan para pengguna Instagram dan melalui sebuah riset atas perilaku pengguna di layanan pengepul gambar tersebut.

“Kami melihat empat puluh persen komentar menggunakan ‘@’ untuk memanggil teman lain membahas satu foto,” katanya.

Dari hasil pengamatan, saat pengguna melihat gambar yang mengingatkannya pada teman, pengguna akan “menge-tag” teman tersebut. Jadilah obrolan pribadi membanjiri komentar foto tertentu.

Dengan “Direct”, hal tersebut bisa diredam. Misalnya dua pengguna ingin membahas foto Instagram penyanyi Raisa.

Tak perlu lagi berbalas komentar panjang yang tak ubahnya “spam” bagi Raisa. Cukup bagi foto tersebut ke ruang diskusi pribadi. Selanjutnya dua pengguna bisa saling berkomentar tanpa merugikan pihak lain.

“Saya rasa ini adalah evolusi. Untuk menunjukkan reaksi sekadarnya, pengguna bisa langsung membahas satu foto di komentar publik. Jika ingin berdiskusi lebih dalam, pengguna bisa melakukannya lewat direct,” kata juru bicara Instagram.

Pembaruan diharapkan dapat meningkatkan citra Instagram sebagai media komunikasi visual kawakan. Walau, fitur ini kurang lebih sama dengan Snapchat, WhatsApp atau Facebook Messenger.

Selain bertukar gambar, “Direct” juga memungkinkan pengguna membagi lokasi, profil dan laman tagar. Kini, Instagram tak hanya tentang pembagian konten publik, namun juga konten personal.

Fitur baru “Direct” ini sudah dapat dinikmati pengguna Android dan iOS. Pengguna bisa memperbarui aplikasi Instagram melalui Play Store dan App Store mulai hari ini

Komentar