Ini Password yang Tidak Mudah Dibobol

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Oktober 2017 | 12:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Pembobolan paswoord?

“Jangan khawatir,” beitu ditulis “daily mail,” hari ini Senin, 23 Oktober.

Menurut “mail,” ada tip khusus yang bisa menghindari pembobolan itu.

Dan “mail” sendiri memberikan tip ini berdasarkan pendapat ahli IT dari Home Office’s Cyber Aware.

Selama ini, pengguna Internet biasanya menggunakan password kata dan angka yang mudah diingat untuk mengamankan akunnya.

Tapi ternyata, langkah tersebut bukanlah hal yang tepat.

Baru-baru ini, seorang pakar internet mengungkap sepuluh jenis password yang bisa dibobol oleh peretas dalam hitungan detik.

Dari data yang tersebar, ternyata jenis password dengan urutan angka menjadi yang lebih mudah dibobol, yakni sebesar delapan puluh persen kemungkinannya.

Merajalelanya aksi para peretas dalam membobol akun pengguna internet menuntut kita untuk lebih sadar akan keamanan identitas virtual. Jika tidak, bersiaplah untuk untuk menjadi korban kejahatan cyber.

Dan ini dia tip itu.

Meski mudah diingat, menggunakan kata dan angka yang bersifat personal, atau berhubungan dengan kehidupan pengguna sehari-hari di internet seperti tanggal lahir, nama pasangan, nama peliharaan, dan alamat tempat tinggal bukanlah hal tepat.

?Sebelum meretas akun, hacker akan terlebih dahulu menelusuri latar belakang calon korbannya. Keamanan akun Anda akan diretas dengan mudah oleh hacker. Itulah mengapa penggunaan password tipe ini tidak disarankan.

Password dengan nomor urut seperti 1234567890, 11111, atau 987654321 kemungkinan berhasil dibobolnya sebesar delapan puluh persen.

Sistem kombinasi kode akan memudahkan password tipe ini dibobol. ??Hal paling aman adalah memilih angka secara acak dengan mengombinasikannya dengan huruf.

Kalimat acak dengan makna yang tidak berkaitan disebut sebagai password dengan tingkat keamanan cukup kuat.

Selain itu, usahakan untuk menggabungkan minimal tiga kata untuk mengamankan identitas.

“Thebrownpicture” bisa menjadi contoh yang baik. Menurut ahli kemanan jaringan, sistem enkripsi memerlukan waktu tiga puluh lima ribu tahun untuk meretas password tersebut.

?Jangan remehkan kombinasi kata dan huruf. Meski terkesan alay, password tipe ini dikategorikan sebagai yang sangat kuat.

Contohnya “teabrown”. untuk memecahkan password ini, mesin enkripsi membutuhkan waktu kisaran dua ratus dua puluh tujuh juta tahun.

Meskipun password yang sudah digunakan tergolong kuat, bukan tidak mungkin hacker membobol akun dengan cara lain.

Untuk berjaga-jaga, buatlah password berbeda untuk setiap akun yang dimiliki.

Password yang sama pada setiap akun akan mempermudah hacker mencuri data yang dimiliki oleh para pengguna.

Sementara itu, dikabarkan, Facebook akan mengganti paswoord-nya dengan wajah

Seperti dikonfirmasi Facebook sedang mengembangkan metode mengunci media sosial menggunakan wajah penggunanya.

Metode tersebut mirip dengan Face ID buatan Apple yang disematkan dalam iPhone X.

Fitur tersebut sebenarnya masih dirahasiakan oleh Facebook.

Namun peneliti media sosial Devesh Logendran bukan nama asli mendapatkan screenshot password wajah itu dan menyebarkannya ke media.

Sscreenshot itu kemudian dibenarkan keberadaannya oleh Facebook sendiri.

“Kami memang sedang menguji beberapa fitur baru untuk pemilik akun yang ingin memulihkan akunnya, dan perlu melakukan verifikasi dengan cepat,” demikian konfirmasi yang diberikan salah satu pegawai Facebook.

“Fitur tambahan ini hanya tersedia di perangkat yang sudah pernah dipakai untuk login oleh pengguna. Ini adalah metode tambahan, sebagai pelengkap otentifikasi dua langkah melalui SMS, yang bisa dipakai verifikasi pemilik akun,” imbuhnya.

Sekarang, Facebook masih menguji berbagai aspek keamanan fitur tersebut.

Jika memang kunci akun menggunakan wajah pemiliknya bisa aman dari potensi serangan peretas, serta berbagai ancaman lain, bisa jadi akan diluncurkan ke publik.

Komentar