Google Permudah Cari Tiket Pesawat Murah

Penulis: Darmansyah

Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Google datang lagi dengan sebuah fitur baru yang membuat Anda bisa membandingkan harga tiket, mengawasi grafiknyat secara real-time, dan mencari alternatif transit yang lebih efisien dengan nama keren “google’s flight,” atau “google penerbangan.”

Dengan layanan ini Google makin memperkaya layanan mesin pencarinya.

“Fitur yang membantu para pelancong mencari tiket murah,” tulis blog “google, hari ini, 31 Agustus.

Layanan ini bisa diakses melalui situs pencarian Google di desktop, Android, dan juga iOS.

Caranya?

Mmudah kok.

Ppengguna hanya perlu masuk ke situs pencarian, kemudian memilih tab “Penerbangan” yang ada di bawah kotak pencarian.

Ketika masuk ke Google’s Flight, pengguna bakal diminta menentukan kota asal dan tujuan, beserta tanggal keberangkatan.

Setelah memasukkannya, pengguna akan diberikan rekomendasi tiket dari beberapa maskapai.

Nah, di bawah rekomendasi itu, ada “Flight Insight” yang bisa diintip untuk membandingkan perbedaan harga tiket pesawat pada hari lain.

Antarmukanya seperti tabel harga sehingga pengguna bisa dengan mudah melihat harga termurah.

Selain itu, ada juga tab grafik harga di mana pengguna bisa dengan mudah melihat kapan saja periode harga tiket sedang tinggi dan rendah secara real-time.

Untuk trik penghematan lebih lanjut, Flight Insigth memberikan informasi soal bandara.

Misalnya Anda hendak bertandang kesatu tempat, Google akan memperlihatkan alternatif bandara yang bisa disinggahi atau transit untuk ongkos lebih efisien.

Waktu tempuh perjalanan yang bakal Anda habiskan pun tertera.

Tak cukup sampai situ, Flight Insigth juga memberikan panduan tempat wisata di kota tujuan Anda.

Ini akan sangat membantu ketika Anda hendak bepergian ke tempat asing yang belum pernah dikunjungi dan tak punya kenalan.

Fitur Flight Insight ini sejatinya berfungsi serupa dengan situs agregator perjalanan semacam Kayak, Orbitz, atau Traveloka.

Bedanya, Anda bisa mengaksesnya via mesin pencari sehingga tak perlu beralih ke mana-mana.

Sebelumnya Google juga telah hadir lewat fitur barunya, yang diantaranya  Google Station hingga YouTube Go.

Program-program tersebut merupakan program yang sebagian sudah pernah diselenggarakan di negara lain, seperti India.

Sementara sebagian lagi memang khusus dirancang untuk Indonesia.

Lantas bagaimana dengan Google Station?

Program ini merupakan upaya untuk menyebarkan WiFi internet gratis yang didukung infrastruktur kabel di titik-titik keramaian kota.

Koneksinya dijanjikan lebih mumpuni ketimbang WiFi publik yang selama ini ada.

Google Station telah diselenggarakan di India melalui kerjasama dengan operator dan perusahaan kerata api setempat.

Kini, raksasa internet itu membawanya ke Indonesia.

Google tak sendirian mengerjakan proyek WiFi gratis ini.

Mereka bekerja sama dengan CBN dan FiberStar, yang merupakan perusahaan penyedia jaringan internet lokal. Rencananya Google dan rekan akan menyebarkan WiFi gratis ini di berbagai kota.

Selain itu, Google  juga mengumumkan aplikasi YouTube Go dengan berbagai fitur yang fokus pada manajemen konsumsi data dan lebih ringan dibanding aplikasi orisinalnya.

Rencananya aplikasi tersebut bakal hadir di Indonesia dalam waktu dekat, namun tidak disebutkan kepastiannya kapan.

YouTube Go memberikan transparansi kuota data yang dikonsumsi oleh sebuah video.

Bentuknya berupa informasi besar konsumsi data dalam kualitas dasar dan kualitas standar, untuk keperluan mengunduh video tersebut.

Bila memilih streaming pun kuota data yang dihabiskan tidak akan jauh berbeda dengan download.

Pengguna yang sudah mengunduh video tersebut bisa menyaksikannya secara offline atau membagikannya ke sesama pengguna YouTube Go.

Selain itu, setiap kali akan menyaksikan sebuah video, pengguna bisa lebih dulu melihat cuplikannya.

Komentar