Google Maps Bikin Perjalanan Anda Lebih Mudah

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 Juni 2015 | 07:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Google Maps membuat perjalanan Anda jauh lebih mudah usai melakukan pembaruan aplikasi dengan menggunakan fitur baru berupa pemberitahuan kepada pengguna jika tempat yang dituju sudah tutup.

Ini artinya, ketika pengguna memasukkan alamat tujuan ke dalam Google Maps, akan muncul peringatan tempat tersebut kemungkinan sudah tutup saat Anda sampai di sana.

Fitur lainnya yang diluncurkan Google Maps berupa pemberitahuan detail tempat yang dituju.

Jika itu sebuah toko maka Google Maps juga menayangkan jam tempat tersebut buka dan estimasi jarak tempuh ke tempat itu.

Untuk menjajal aplikasi Google Maps versi baru, pengguna dapat mengunjungi Google Play Store dan meng-update secara gratis aplikasi Google Maps tersebut.

Seperti diketahui, Google Maps merupakan aplikasi pemetaan milik Google.

Aplikasi ini dapat memandu pengguna menuju jalan ke tempat yang akan dituju dengan panduan berupa suara.
Perusahaan yang bergerak sebagai mesin pencari, Google, menghadirkan sistim pembaruan di dalam mesin pencarinya.

Salah satunya memberi peringatan atas situs tersebut apakah lambat diakses atau tidak.
Beberapa hari sebelumnya, Google juga koneksi pencarian yang mampu mengukur kecepatan koneksi internet pengguna.

Seperti halnya ketika mencari sebuah informasi dengan kata kunci ‘jurassic world trailer’ maka mesin pencari akan memberikan informasi detail.

Dalam pencarian teratas akan diperlihatkan mengenai halaman situs yang sesuai dengan pencarian, namun disertai dengan informasi bahwa halaman akan terlalu lama dimuat.

Informasi tersebut akan tertulis ‘slow to load’ yang ada di sisi tulisan halaman atau link direct situs.

Dengan demikian, informasi akan jelas memberikan gambaran mengenai koneksi internet yang saat itu didapat pengguna. Google akan dengan jelas menginformasikan bahwa halaman akan lama dimuat karena dilihat dari status koneksi internet pengguna saat melakukan pencarian.

Selain itu dalam rilis lainnya, Google mengungkapkan rencananya memproduksi pakaian masa depan yang dibuat dengan material sensitif sehingga dapat berinteraksi dengan penggunanya melalui layar sentuh layaknya sebuah smartphone.

Pakaian layar sentuh yang diberi kode nama Project Jackquard tersebut saat ini tengah dikembangkan divisi Advanced Technologies and Products.

Dikuitp “nuga” dari laman situs “Science Alert,”, pakaian layar sentuh tersebut juga mampu mendeteksi detak jantung dan melacak keberadaan T-Shirt lain milik pengguna.

Untuk memproduksi pakaian tersebut, Google akan menjalin kerja sama dengan produsen pakaian denim Levis Strauss & Co asal Amerika Serikat.

“Kami mengembangkan teknik inovatif untuk melampirkan benang konduktif untuk konektor dan sirkuit kecil, tidak lebih besar dari tombol pada jaket,” ujar salah satu perwakilan Google.

Dalam salah satu demo dipamerkan dalam ajang Google I / O 2015, pakaian layar sentuh tersebut terbukti mampu mengendalikan satu set lampu Philips Hue. Tekanan cepat pada pakaian tersebut akan mampu menyalakan dan mematikan lampu.

Selain itu, benang pada pakaian touch-screen tersebut akan terhubung ke sebuah small receiver dan juga tombol pengontrol.

Tombol pada lapisan benang baju itu nantinya memungkinkan pengguna untuk menyalakan mesin cuci atau mengecilkan dan membesarkan volume TV secara langsung.

Tak hanya mendeteksi denyut jantung, Salah satu demo dipamerkan dalam ajang Google I / O 2015, pakaian layar sentuh tersebut terbukti mampu mengendalikan satu set lampu Philips Hue.

Tekanan cepat pada pakaian tersebut akan mampu menyalakan dan mematikan lampu.

mashable, the verge dan phone arena

Komentar