close
Nuga Tekno

Google Kini Punya Fitur “Tap-Top Translate”

Google datang di ujung pekan ini dengan sebuah kejutan berupa  fitur baru dengan nama keren “Tap-Top Translate,”  yang mampu  menerjemahkan kata asing tanpa harus membuka aplikasi di perangkat mobile.

Seperti ditulis “ubergizmo,” Jumat, 13 Mei 2016, selama ini, saat menerima pesan asing pada aplikasi chat atau e-mail, pengguna harus melakukan beberapa tahapan untuk memahami makna pesan dan membalasnya.

Para pengguna biasanya  harus menyalin  lebih dahulu pesan yang masuk itu.

Setelahnya, pengguna keluar dari aplikasi chat dan membuka aplikasi Google Translate untuk menerjemahkan pesan tersebut.

Langkah berikutnya, pengguna mengetik pesan balasan pada Google Translate untuk menerjemahkannya ke bahasa asing yang dimengerti lawan bicara.

Terakhir, barulah pengguna kembali ke aplikasi chat untuk menyalin pesan balasan.

Setidaknya ada enam tahapan yang perlu dilakukan hanya untuk membalas satu pesan.

Hal ini bisa membuang waktu dan energi yang lebih tepat dialokasikan untuk pekerjaan lain.

Dan kini Tap-To-Translate hadir sebagai solusi keruwetan tersebut.

Pengguna cukup memblok pesan berbahasa asing yang diterima via aplikasi chat semacam WhatsApp dan Google Hangouts.

Selanjutnya, ikon Google Translate akan menyempil di aplikasi tersebut untuk menawarkan bantuan penerjemahan.

Pengguna cukup menekan ikon itu dan memilih bahasa yang ingin diterjemahkan.

Bisa dikatakan, Google Translate semakin pintar dan mempermudah pengguna untuk menerjemahkan bahasa.

Dengan begitu, pengguna tak perlu bolak-balik membuka dan menutup aplikasi hanya untuk mencari arti bahasa asing.

“Anda bisa menerjemahkan e-mail, chatting, dan dokumen dengan lebih praktis. Ini akan sangat membantu,” kata Product Manager Google Translate Julie Cattiau kepada KompasTekno melalui video call di Kantor Google Indonesia, Jakarta.

Untuk sementara, fitur Tap-To-Translate yang benar-benar baru hanya bisa dinikmati pengguna Android.

Belum jelas kapan kemampuan itu bisa turut dirasakan pengguna iOS.

Selain Tap-To-Translate, ada dua pembaruan lain di aplikasi mobile Google Translate.

Pertama, pengguna iOS sudah bisa menjajal Google Translate secara offline. Sebelumnya, kemampuan itu tersedia eksklusif bagi pengguna Android.

Kemampuan offline itupun kini lebih ramah untuk memori smartphone.

Dulunya, pengguna harus mengunduh  lima puluh dua bahasa sekaligus yang tersedia di Google Translate secara online, untuk menikmatinya di kala offline.

Sekarang pengguna cukup download bahasa sesuai kebutuhan aja. Misalnya butuhnya cuma dua atau tiga bahasa, ya nggak perlu download semuanya.

Pembaruan kedua adalah peningkatan fungsi camera functionality.

Kini, tulisan China juga bisa diterjemahkan hanya dengan membidik huruf melalui aplikasi Google Translate.

Semua pembaruan pada Google Translate ini sudah bisa dinikmati beberapa pengguna yang beruntung.

Sisanya masih harus bersabar hingga besok atau setidaknya sampai akhir pekan ini.

Tentunya, pengguna harus memperbarui layanannya ke versi teranyar melalui Google Play Store dan Apple App Store.

Selain itu Googlejuga telah  memperbarui layanan chatting Hangoutnya

Salah satu fitur utamanya adalah kemampuan membalas pesan cepat atau “quick reply”.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna membalas pesan langsung dari notifikasi instan. Pengguna tak perlu masuk ke aplikasi Hangouts terlebih dahulu.

Hal ini diklaim akan menambah fleksibilitas pengguna dalam menjajal smartphone. Sebab, pesan masuk tak lagi jadi gangguan saat menjajal aplikasi lain seperti game atau media sosial.

Pembaruan tersebut sudah tersedia sejak kemarin,  dalam versi beta.

Baru segelintir pengguna yang bisa mengaksesnya.

Bagi yang ingin menjajal pembaruan itu, bisa mengunduh versi APK lewat tautan ini.

Selain “quick reply”, fitur lainnya memungkinkan pengguna menampilkan shortcut percakapan dengan pengguna lain pada layar “home”.

Caranya sederhana, tekan menu tiga titik pada sisi atas kanan laman percakapan. Lalu, pilih “Save to Home Scree”. Ikon foto profil kontak bakal tampil di layar “home”, sehingga pengguna bisa saling berhubungan dengan lebih cepat.

Tags : slide