Google Kawinkan Ponsel Plus Kecerdasan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Google menghadirkan sebuah teknologi yang mengawinkan fungsi kamera dengan kecerdasan buatan yang mereka namakan dengan Lens.

Dalam sebuah kejutan  CEO Google Sundar Pichai  menyebut bahwa Lens akan mengubah fungsi kamera ponsel cerdas ke level yang jauh lebih tinggi.

Upaya Google merevolusi fungsi kamera ponsel nampak menemukan jalannya dengan Lens ini.

Pasalnya, seperti yang disebut oleh Pichai, Lens membuat kamera tak hanya melihat sesuatu, namun juga memahami objek di dalam bingkai.

Dalam demonstrasi di panggung, Pichai memperlihatkan bagaimana Lens bisa mengetahui nama sebuah bunga cukup dengan mengarahkan kamera ke bunga tersebut.

Melihat sekilas, cara kerja Lens seperti gabungan dari Google Search dan Goggles dengan fungsi kamera sehingga bisa mengetahui dengan akurat objek yang berada di dalam kamera.

Lens tak ubahnya Google Googgles yang sempat dikembangkan Google, namun memiliki keterbatasan hanya pada link terkait.

Namun kebolehan Lens yang cukup mengejutkan adalah kemampuannya mengetahui username dan password WiFi.

Dalam video peraga, Google memperlihatkan bagaimana melalui kamera, sebuah ponsel bisa langsung terhubung dengan internet melalui WiFi.

Cara kerjanya pun sederhana.

Mengutip TechCrunch, hari ini,, Kamis, 18 Mei, Lens bisa bekerja hanya dengan mengarahkan kamera ponsel ke stiker yang tertera di router WiFi dan secara otomatis ponsel akan tersambung ke internet.

Dengan cara kerja yang sama, Google Lens juga dapat dimanfaatkan mengulik informasi tentang sebuah tempat makan.

Hanya dengan mengarahkan kamera ke muka sebuah tempat makan, informasi terkait seperti nama, rating, dan lainnya bisa segera diketahui.

Pada dasarnya teknologi Lens mengubah sifat kamera menjadi lebih interaktif. Google menempatkan kamera tak lagi sebagai alat penangkap momen belaka, namun juga sebagai ‘penerjemah’ keadaan sekitar pemilik ponsel.

Kemampuan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Google dengan mengintegrasikannya lebih jauh ke aplikasi Google Assistant.

Dengan integrasi tersebut, Google Lens bisa menerjemahkan tulisan asing hingga membuat agenda di kalender cukup menggunakan lensa kamera sehingga tak perlu repot mengetik jadwal di kalender.

Kendati demikian, Google belum menyebut waktu pasti Google Lens tersedia bagi pengguna.

Google juga secara resmi merilis Google Assistant ke iOS sebagai aplikasi terpisah dari mesin pencari.

Mengutip laporan The Verge, sebagai aplikasi Assistant nampaknya belum bisa menandingi kemampuan Siri di iPhone.

Google mengakui Assistant yang mereka luncurkan untuk iPhone tidak akan sehebat di perangkat berbasis Android.

Google beralasan ada keterbatasan API yang memaksa Assistant untuk melakukan pekerjaan yang sederhana saja seperti mengirim iMessage dan memutar lagu di Spotify.

Bahkan aplikasi cerdas Google itu tidak bisa memasang alarm.

Di samping itu, akses ke aplikasi Google Assistant makin sulit karena seperti diketahui tombol ‘Home’ di iPhone hanya untuk Siri. Posisi itu menyulitkan Assistant menunjukkan kebolehannya bagi pengguna iPhone.

Aplikasi Google Assistant sudah tersedia di App Store sejak kemarin, Rabu, 17 Mei atau bertepatan dengan pengumuman di I/O.

Untuk sementara Assistant baru ada di Amerika Serikat saja. Belum ada informasi lebih lanjut kapan aplikasi tersebut akan tersedia untuk wilayah lain.

Google Assistant pertama kali muncul di ponsel Pixel pada tahun lalu. Semenjak kemunculannya, Assistant menggusur aplikasi asisten digital Google sebelumnya yakni Google Now.

Saat ini Assistant bisa ditemukan di hampir semua perangkat Android dengan versi Marshmallow dan Nougat.

Sebagai ‘pelayan digital’, aplikasi itu punya kebolehan yang mirip dengan Siri seperti menjawab pertanyaan, mengirim pesan, dan melakukan tugas-tugas sederhana di ponsel.

Namun sebagai asisten digital di ponsel banyak yang menilai cara kerja Google Assistant lebih baik ketimbang Siri.

Google tidak berencana membuat iPhone sebagai tujuan akhir Google Assistant. Mereka berambisi menyuntik kecerdasan buatan mereka ini ke berbagai perangkat digital lain.

Bloomberg melaporkan bahwa Google Assistant akan muncul di peralatan elektronik rumah tangga seperti mesin cuci dan oven

Komentar