Google Doodle Hari Ini Tampil dengan Kimchi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 22 November 2017 | 08:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Halaman utama Google hari ini, Selasa, 22 November, menampilkan doodle berupa sayur-sayuran berikut bumbu bahan masakan.

Semuanya dirangkai membentuk tulisan Google.

Ketika diklik, pengunjung akan dibawa ke situs hasil pencarian tentang Kimchi.

Apa itu Kimchi?

Kimchi adalah makanan tradisional Korea yang terdiri atas sayuran yang difermentasi dan diberi bumbu pedas.

Lantas, mengapa Google menampilkan doodle Apa itu Kimchi di halaman utama mereka hari ini. ternyata, pada 22 November diperingati sebagai Kimchi Day’ atau Perayaan Kimchi di Korea.

Menurut tradisi Korea, jika mereka mulai menggarami Kimchi pada hari ini, maka Kimchi buatannya akan memiliki rasa luar biasa.

Laman Wikipedia berbahasa Indonesia menulis Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.

Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.

Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae  yang berarti “sayuran yang direndam.”

Kimchi pertama kali ditemukan di Korea sekitar tiga ribu tahun yang lalu.

Pada Abad kedelapan belas, untuk pertama kalinya Kimchi difermentasi dengan menggunakan bumbu pedas.

Karena merupakan resep tradisional, ada ratusan jenis kimchi yang berbeda di berbagai daerah.

Hasil pencarian Google jika meng-klik doodle Kimchi pun akan menampilkan aneka resep dan cara membuat Kimchi.

Ya Kimchi menandai berjangkitnya demam Korea

Da tidak hanya akan dramanya yang terkenal, namun juga kuliner khasnya menjadi favorit warga dari berbagai belahan dunia.

Berdasarkan penelitian lokal, perayaan Kimchi jatuh pada hari ini karena mulai menggarami Kimchi di hari ini akan membuat Kimchi yang Anda buat memiliki rasa yang luar biasa.

Kimchi merupakan makanan sejenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.

Kimchi yang difermentasi dalam Onggi, atau pot tanah liat, sangat disukai hampir seluruh orang di dunia.

Di Korea, Kimchi dinikmati bersama hidangan lainnya,  dan dimakan dengan sumpit.

Begitu spesialnya Kimchi, hingga Google Doodle hari ini menampilkan setiap detail resep yang membuat Kimchi begitu nikmat.

Seperti dilansir Google Doodle, Kimchi pertama kali ditemukan di Korea sekitar 2.600-3.000 tahun yang lalu.

Kimchi difermentasi dengan menggunakan bumbu pedas. Karena merupakan resep tradisional, ada ratusan jenis kimchi yang berbeda di berbagai daerah. Banyak rumah di Korea bahkan memiliki kulkas khusus Kimchi!

Di negeri asalnya, Kimchi dibuat dalam jumlah besar sepanjang November dan Desember. Proses yang disebut Kimjang ini berlangsung untuk persiapan menyambut musim dingin.

Selama Kimjang, kubis diawetkan dengan memotongnya menjadi potongan yang lebih kecil. Kemudian kubis direndam dengan air garam semalaman.

Kemudian, lobak dilapisi bubuk cabai dicampur dengan berbagai bumbu seperti bawang, daun sawi, jahem bawang putih, udang fermentasi atau ikan teri.

Kubis kemudian dicampur dengan yangyum, dan disimpan untuk difermentasi hingga akhirnya nanti saatnya dikonsumsi.

Selama proses Kimjang, anggota keluarga dan tetangga saling berkumpul di dapur satu sama lainnya. Mereka memasak bersama, bertukar resep, dan berbagi cerita.

Proses membuat Kimchi menciptakan momen sukacita dan juga mendorong warga Korea uuntuk hidup selaras dengan alam.

Tidak heran, Kimchi masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO

Di Korea, Kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai banchan/panchan, yakni lauk pauk sampingan dalam tradisi kuliner Korea.

Dari sejumlah sumber yang berhasil dihimpun, kimchi akan sangat lezat jika dinikmati dengan jenis makanan ini.

Sejumlah sumber menyebutkan, kelezatan kimchi ini bisa dinikmati hanya dengan menggunakan nasi putih hangat. Rasa asem pedas kimchi semakin kental terasa tatkala disatukan dengan rasa nasi yang sedikit manis.

Gimbab atau Kimbab adalah makanan Korea yang terdiri dari nasi yang dibalut rumput laut. Bentuknya menyerupai sushi, makanan khas orang Jepang. Kimbab populer sebagai makanan yang dibawa piknik, hiking atau aktivitas luar lainnya.

Bibimbap dikenal juga dengan nasi campur. Bibimbap berupa semangku nasi putih dengan lauk diatasnya.

Lauk tersebut seperti sayuran, daging sapi, telur, dan saos pedas gochujang. Jeonju merupakan kota asal variasi bibimbap.

Jeonju bibimbap merupakan nasi campur dengan lauk pauk yang paling banyak di Korea. Kimchi menjadi pelengkap rasa untuk makan nasi campur yang satu ini.

Coba sensi asam pedas gurih kimchi yang diselipkan ditumpukan roti tawar/roti burger. Lebih lezat jika ditambah dengan keju.

Makanan khas Korea yang satu ini pastinya yang paling familiar ditelinga orang Indonesia. Pasti sudah pada tahu kan, ramen adalah mie pedas gurih.

Rasa kimchi akan menambah kuat cita rasa ramen. Atau bisa juga kimchi dinikmati dengan mie rebus/goreng yang dibuat sendiri.

Jadikan kimchi sebagai “cocolan” tortilla chips, dan coba rasa barunya saat menikmati makanan ringan yang satu ini.

Komentar