Gebrakan Apple, Bikin Logonya “Berguna”

Penulis: Darmansyah

Minggu, 12 Juli 2015 | 14:50 WIB

Dibaca: 2 kali

Apple, sepertu dilaporkan laman situs “Gadget Show,” melakukan “gebrakan” baru dengan mengajukan paten untuk membuat logo mereka, buah apel yang tergigit, memiliki fungsi sensor rahasia termasuk konduktivitas kulit, monitor denyut jantung, bahkan pemindai sidik jari.

Langkah ini diambil oleh manajemen Apple tidak hanya untuk memelihara keunikannya tapi juga untuk menjadikannya lain dari yang lain.

“Langkah Appleini untuk membuat logo mereka ‘berguna’ dan diklaim merupakan bentuk usaha untuk membuat handset menjadi semakin ramping. Menjejalkan sensor rahasia logo akan mengoptimalkan penggunaan ruang,” tulis “gadget show,” Minggu, 12 Juli 2015.

Sebelum Apple, HTC juga telah menampilkan sensor sidik jari di bagian belakang beberapa handsetnya. Sayang, sensor tersebut dinilai tak seresponsif Touch ID yang dimiliki Apple.

Sebagai informasi, Apple banyak melakukan pengajuan paten namun banyak dari paten tersebut yang tidak pernah diwujudkan.

Jadi, belum diketahui pasti apakah rencana perusahaan Cupertino itu untuk menanamkan sensor rahasia di logo mereka akan menjadi kenyataan.

Dalam waktu bersamaan pula, pemilik Retina MacBook Pro mengeluhkan masalah lapisan layar perangkat Apple.

Lapisan anti-reflektif layar laptop mulai mengelupas pada awal tahun ini. Hal ini menyebabkan kejadian yang disebut staingate, dan pemilik MacBook meminta Apple segera menangani masalah tersebut.

Sontak, kekecewaan pemilik Retina MacBook Pro berujung pada peluncuran sebuah website bernama Staingate. Bahkan dalam website tersebut juga terdapat petisi. Pemilik laptop meminta pihak Apple berbuat sesuatu untuk membenahi masalah tersebut.

Sebagaimana dimuat Ubergizmo, Minggu, 12 juli 2015, sebuah komunitas FaceBook juga dibuat dan terlihat seperti Apple untuk berpotensi melihat keluhan para pengguna MacBook Pro yang juga memiliki masalah yang sama.

Apple sendiri belum secara resmi mengakui adanya masalah tersebut, tetapi Apple mengatakan kepada pelanggan atau pemilik yang terkena masalah tersebut tidak akan ditanggung oleh garansi.

Kejadian tersebut tampaknya familier, sebab beberapa tahun lalu Apple MacBook Pro juga mengalami masalah GPU. Saat itu Apple mengabaikan permintaan untuk secara resmi mengatasi masalah, hingga pada akhirnya gugatan class action diajukan.

Walau pun ada keluhan terhadap layar mereka, Apple juga meningkat layanan situs musik streaming dengan menambahkan musisi ternama untuk meramaikan platform tersebut.

Setelah Pharrel Williams dan Taylor Switf, kini rapper Eminem pun turut bergabung.

Eminem bergabung dengan Apple musik pada Jumat lalu. Dirinya merilis single baru berjudul ‘Fenomenal’ yang berdurasi hingga tujuh menit.

Karena durasi yang cukup lama untuk ukuran video klip musik itu, single ini kemudian dikatakan sebagai film musik.

Syarat untuk menjadi pelanggan Apple musik, pengguna terlebih dulu harus memiliki akun ID Apple. Demikian seperti dikutip Phone Arena.

Seperti diketahui, penyanyi ternama Taylor Swift sempat menolak albumnya di streaming Apple Music. Namun kini, penyanyi Amerika tersebut mengubah pikirannya, dan menerima albumnya terpublikasi di streaming musik Apple.

Baru-baru ini, penyanyi kelahiran Desember itu mengumumkan kehadirannya di Apple Music via Twitter.

Swift berkicau, “After the event of this week, I’ve decided to put 1989 on Apple Music.. and happily so,” atau “Setelah kejadian yang terjadi pekan ini, saya memutuskan untuk memasukkan 1989 di Apple Music.. dan dengan senang hati,” kicaunya.

gadget show, ubergizmo dan phone arena

Komentar