Fitur YouTube Bisa Dijajal Sebelum Resmi

Penulis: Darmansyah

Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:34 WIB

Dibaca: 1 kali

YouTube baru saja memperbarui laman informasi aplikasinya dengan menambahkan program beta khusus pengguna Android.

Beta program disiapkan untuk menerima umpan balik dari pengguna terkait fitur-fitur yang sedang dikembangkan, sebelum akhirnya dirilis ke publik.

Karena sifatnya yang uji coba, tentu akan memengaruhi kestabilan aplikasi YouTube di ponsel pengguna.

Namun pengguna yang ingin bergabung menjadi penguji YouTube beta dan menjajal fitur baru YouTube mobile sebelum dirilis ke publik bisa melakukan langkah berikut.

Cara menjadi “beta tester” YouTube di Android Setelah membuka aplikasi YouTube di Google Play Store, gulir ke bawah untuk menemukan informasi berisi penawaran “jadi penguji beta”.

Kemudian, pilih opsi “gabung sekarang”, maka akan muncul pop-up yang mengingatkan bahwa versi beta kemungkinan akan tidak stabil karena masih tahap pengembangan.

Pagi Ini Jika Anda yakin, pilih “Ikut” (Join), sebaliknya jika merasa enggan, pilih “batal”

Setelah Anda memilih bergabung, YouTube akan memproses pendaftaran Anda sebagai penguji beta. Kemudian, seperti dihimpun  dari Phone Arena, Jumat , 19 Oktober, pengguna bisa melakukan update ke versi YouTube beta apabila nanti telah tersedia.

Cara menjadi penguji program beta YouTube

Setelah menjadi penguji beta, Google tentu ingin mendapat evaluasi mengenai fitur yang tengah diuji coba, pengguna bisa mengirimkannya melalui kolom komentar berjudul “Enter feedback about the app”.

Cara keluar dari program beta Jika ingin keluar dari program beta dan kembali ke aplikasi publik, buka aplikasi YouTube di Google Play Store, lalu gulir ke bawah dan temukan informasi tentang pengujian beta.

Di bawahnya, terdapat pilihan “keluar” untuk meninggalkan program beta.

Setelahnya, Anda bisa mencopot pemasangan aplikasi dan install ulang untuk kembali ke versi publik. Informasi lengkap tentang pengujian program beta YouTube bisa disimak di laman google di tautan berikut.

Dan pada tiga tahun lalu, layanan berbagi video YouTube meluncurkan aplikasi khusus bertajuk “YouTube Gaming”.

Sesuai namanya, aplikasi itu didedikasikan untuk para kreator dan audiens yang tertarik dengan game. Kini YouTube Gaming resmi ditutup dan diintegrasikan ke layanan utama.

Konten game masih punya tempat khusus, tetapi bukan sebagai aplikasi sendiri) melainkan tab di YouTube. YouTube mengklaim setiap harinya ada dua ratus  juta pengguna yang menonton konten game.

Angka itu sama dengan jumlah penduduk Brasil. Akan tetapi, mereka tak menonton via aplikasi khusus YouTube Gaming.

“Ada kebingungan di aplikasi YouTube Gaming. Orang bertanya apa bedanya pengalaman di aplikasi YouTube Gaming dan YouTube utama,” Director of Gaming Content and Partnership YouTube, Ryan Wyatt menjelaskan.

“Karena itu, kami harap langkah kami kali ini memberikan sinyal yang jelas bahwa kami peduli dengan konten game sehingga menyatukannya ke YouTube utama,” ia menambahkan.

Ketika Anda membuka aplikasi YouTube, buka tab “Trending” di sisi bawah, lantas Anda bakal menemukan ikon “Gaming” di sisi atas.

Untuk akses desktop, Anda bisa menekan ikon tiga garis, gulir ke bawah pada opsi “More from YouTube”, dan temukan ikon “Gaming”. YouTube Gaming diintegrasikan ke YouTube utama. YouTube Gaming diintegrasikan ke YouTube utama.

Simpelnya, Anda bisa membuka nya  di peramban untuk langsung masuk ke topik Gaming.

Ketika masuk, Anda juga disodorkan beberapa kategori untuk mempermudah penelusuran. Masing-masing adalah “top live games”, “videos from your subscriptions”, dan “trending videos”

Ada pula “top live streams”  dan “recommended”

Untuk mempromosikan konten yang bagus dari kreator yang belum terkenal, ada sebuah highlight yang disematkan bertajuk “On The Rise”.

Kurasinya bakal berganti tiap pekan, tetapi untuk sementara hanya berlaku di Amerika Serikat

Komentar