Fitur Anyar Anti Bohong Ada di Telegram

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Oktober 2017 | 09:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Telegram kembali membuat update  aplikasi pesan instannya dengan  menyodorkan fitur live location bagi pengguna.

Selain itu Telegram kini juga membenamkan pemutar media sendiri.

Sehingga ketika pengguna menerima pesan berupa video atau file audio, bisa langsung diputar dalam aplikasi.

Tapi fitur ini bukan hal baru, banyak aplikasi pesan instan lainnya yang telah sejak lama memilikinya.

Yang paling menarik adalah fitur live location.

Meski terdengar sama dengan fitur share location di WhatsApp, fitur live location dipastikan lebih menarik.

Pasalnya ketika lebih dari satu orang berbagi lokasi dalam sebuah grup, akan muncul peta interaktif yang akan menunjukkan posisi teman-teman yang membagikan lokasinya.

Jadi pengguna bisa memantau pergerakan teman-teman dalam grup tersebut melalui peta yang muncul tadi.

Tapi tak hanya sebatas dalam grup, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur live location untuk berbagi lokasi dengan lawan bicara di luar grup, seperti misalnya dengan pacar, istri, atau anak, dan juga yang lainnya.

Sehingga bisa memantau pergerakan lokasi orang-orang tersayang tersebut secara real-time.

Telegram juga memberi pilihan waktu untuk fitur live location ini mulai dari 15 menit, 1 jam, dan paling lama 8 jam.

Improvisasi lainnya adalah penambahan bahasa. Seperti dilansir Phone Arena, Rabu, 12 Oktober, kini tercatat ada tiga belas bahasa yag didukung aplikasi Telegram.

Yang terbaru adalah Bahasa Indonesia, Malaysia, Rusia, dan Ukraina.

Layanan pesan instan ini juga akan menambahkan bahasa Persia dalam waktu dekat.

Telegram memastikan fitur-fitur ini sudah bisa dirasakan pengguna Android dan iOS.

Hanya perlu meng-update aplikasi untuk bisa langsung merasakannya

Sebelumnya, beberapa hari lalu, Telegram dihebohkan oleh munculnya sticker berbau porno

Sticker berbau pornografi tersedia di layanan pesan instan tersebut.

Sticker yang dimaksud dapat ditemukan di domain telegramhub.net. Sticker berbagai kategori bisa dijumpai di sana, termasuk sticker yang isinya adegan tidak pantas.

Sticker untuk Telegram ini rata-rata tak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan. Bahkan, bila menelusurinya dengan mengetik keyword, bisa ditemukan sticker mesum.

Bahkan, sticker tersebut dapat ditambahkan ke aplikasi Telegram. Tidak ada persyaratan atau bentuk himbauan apapun mengenai sticker mesum tersebut.

Meskipun memang ketika dicari tampilan dari sticker itu buram, tapi menjadi jelas wujudnya ketika ditambahkan ke Telegram.

Telegram memang menyediakan banyak sticker untuk dikirimkan oleh para penggunanya dan menambah keasyikan. Akan tetapi biasanya selama ini, gambar itu bertema lucu, tidak sampai mesum.

Telegram sendiri beberapa waktu lalu sempat diblokir di Indonesia karena dianggap memfasilitasi para teroris.

Komentar