Fitur Anti Keceplosan Kini Ada di WhatsApp

Penulis: Darmansyah

Kamis, 20 April 2017 | 07:51 WIB

Dibaca: 1 kali

WhatsApp membuat langkah mengejutkan dengan menghadirkan fitur baru berupa penarikan pesan yang keceplosan yang sudah terkirim.

Fitur ini merupakan jawaban dari pertanyaan pengguna yang pernah mengalami salah kirim pesan bukan ke kontak yang dimaksud ataupun ingin memikirkan kembali kata-kata yang terlontar.

Selama ini pesan WhatsApp tidak bisa ditarik kembali apabila sudah dikirim.

Namun keterbatasan tersebut boleh jadi akan berubah dalam waktu dekat.

Dalam rilis beta terbaru aplikasi itu, WhatsApp dikabarkan tengah menguji coba fitur “unsend” alias kemampuan menarik kembali pesan yang telah terkirim.

Laman situs  The Independent, hari ini, Kamis, 20 April menyebutkan bahwa WhatsApp menerapkan jendela waktu selama lima menit untuk melakukan “unsend” pesan.

Pengguna bisa menarik kembali pesan terkirim sebelum periode waktu lima menit itu berakhir.

Namun, apabila terlambat, maka pesan akan tetap terkirim.

Ada dua pilihan penarikan pesan yang dilakukan, yakni “edit” atau menyunting kembali pesan terkirim dan “revoke” alias menarik kembali pesan secara keseluruhan.

Sebelumnya, pada awal tahun ini, WhatsApp sempat pula disebut bakal menambah fitur penarikan pesan.

Fitur penarikan pesan diprediksi akan bergulir secara resmi ke aplikasi WhatsApp setelah Apple menyalurkan update iOS terbarunya tahun ini.

Selain itu, WhatsApp juga disinyalir tengah menyiapkan fitur lain bernama “change number” untuk memudahkan pengguna untuk memberitahukan teman-teman apabila berganti nomor ponsel.

Keberadaan fitur “anti-keceplosan” bernama Recall itu diketahui lewat WhatsApp versi beta di platform Android.

Belakangan beredar screenshot yang mengklaim menunjukkan cara kerjanya dalam aplikasi.

Untuk memakai fitur penarikan pesan, pengguna WhatsApp disebut cukup memilih pesan dimaksud dalam percakapan, lalu memilih opsi untuk menariknya.

Penarikan hanya bisa dilakukan terhadap pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca oleh penerima ditandai dengan dua tanda centang berwarna biru.

Selain itu, ada juga fitur penyuntingan pesan yang memungkinkan pengguna menyunting pesan terkirim.

Seperti fitur penarikan, kemampuan menyunting pesan ini kabarnya hanya berlaku untuk pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca.

Fitur recall dan editing pesan, disinyalir sudah terdapat dalam WhatsApp versi beta di Android.

Namun, keduanya dimatikan secara default sehingga harus dinyalakan secara manual oleh pengguna.

Belum jelas kapan WhatsApp akan meresmikan fitur recall dan editing pesan di aplikasinya.

Layanan sejenis macam Telegram dan BBM diketahui sudah lebih dulu menerapkan fitur serupa.

Aplikasi berkirim pesan, WhatsApp, mengungkapkan adanya pembaruan fitur yang memungkinkan pengguna mengetahui obrolan yang banyak memakan memori (ruang penyimpanan) sehingga bisa dihapus guna memberikan ruang dan menghindari memori penuh.

Berdasarkan tayangan screenshot dari aplikasi itu, beberapa pengguna bisa memanfaatkan fitur tersebut yang bisa menjaga ruang memori tetap tersedia dengan memantau berapa banyak ruang yang termakan dari setiap chat.

Untuk menggunakan fitur itu, pengguna cukup menyentuh pilihan “thread chatting” untuk mencari informasi jumlah memori dari setiap chat.

Dalam informasi yang disajikan, diperlihatkan juga jumlah media yang telah dibagi dalam chat tertentu atau secara keseluruhan.

“Sekarang, dengan mengklik chatting individu akan memberikan Anda informasi yang lebih rinci,” demikian pernyataan WhatsApp.

“Tabel pengukuran akan menunjukkan data dalam urutan yang berbeda karena data akan diurutkan berdasarkan ukuran gambar dan teks bukan dengan nomor,” lanjut pernyataan itu.

Pada bulan lalu, WhatsApp memperkenalkan fitur yang memungkinkan orang mengedit dan mengirim foto dan video ke daftar kontak mereka.

Ada juga fitur “status” di mana pengguna bisa memasang status foto dan video pendek.

Komentar