close
Nuga Tekno

Facebook Datang dengan Empat Fitur Baru

Empat fitur baru dari Facebook kini mendatangani Anda sekaligus membuat Anda senang.

Dan Facebook telah  mengenalkan platform barunya itu.

Ya, Facebook Watch

Dan secara global Facebook mengklaim platform ini akan menjadi cara baru untuk orang menemukan video menarik.

Penonton pun bisa berinteraksi dengan teman, kreator video hingga sesama penggemar. Fidji Simo, Head of Video Facebook mengungkapkan Watch sudah diluncurkan di Amerika Serikat tahun lalu, dan hari ini platform ini diluncurkan global.

“Selama setahun terakhir, kami merancang fitur ini agar menjadi lebih sosial,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat pagi WIB, 31 Agustus.

Dan inilah fitur baru itu.

Pertama , platform pencarian video baru

Platform baru milik Facebook ini menawarkan kemampuan untuk menemukan video terbaru.

Video akan dibagi berdasarkan beberapa kategori seperti hiburan, olahraga, berita dan lainnya.

Kedua, aternatif penghubung dengan kreator dan media

Pada bagian atas feed Watch, pengguna akan melihat daftar tontonan

Daftar tontonan akan berisi sekumpulan video terbaru dalam halaman yang diikuti.

Pengguna dapat mengatur isi video dengan mengikuti lebih banyak halaman atau menghapus daftar halaman yang diikuti dalam Watch

Ke4tiga, beranda video yang disimpan

Pengguna bisa menyimpan video yang ingin ditonton dalam sebuah newsfeed. Video ini bisa disimpan untuk ditonton nanti.

Dan keempat video untuk pengalaman baru

Platform baru Facebook ini diklaim akan membangun pengalaman baru untuk menyaksikan video.

Beberapa program akan ditampilkan seperti tayangan perdana hingga serial interaktif.

Watch dapat diakses di iOS dan Android, cari ikon Watch di kolom pintasan atau bookmark “Lainnya” di Android, iOS, atau web.

Sebelumnya, Facebook telah menarik aplikasi VPN miliknya dari Apple App Store.

Hal ini dilakukan karena Apple menganggap Onavo melanggar aturan pengumpulan data pribadi, seperti dilaporkan The Wall Street Journal.

Aplikasi VPN gratis ini menyediakan layanan akses internet terenkripsi lewat server yang diamankan dan disediakan oleh Facebook.

Aplikasi ini juga memperingatkan pengguna jika ada kemungkinan situs yang mereka kunjungi adalah situs berbahaya.

Dengan aplikasi ini Facebook bisa mengumpulkan data pribadi pengguna dengan melacak bagaimana pola pemakaian smartphone mereka diluar penggunaan mereka di Facebook.

Sehingga mereka bisa mendapat wawasan soal tren berinternet dan persaingan dengan lawan mereka.

“Kami selalu menyatakan kepada pengguna yang mengunduh Onavo soal informasi apa saja yang dikumpulkan dan bagaimana informasi itu digunakan,” jelas juru bicara Facebook kepada AFP.

“Sebagai pengembang di platform Apple, kami mengikuti aturan yang ditetapkan,” tambahnya.

Facebook tidak berkomentar ketika ditanya apakah pihaknya akan menyingkirkan Onavo dari App Store.

Namun, berdasarkan sumber AFP, diperkirakan aplikasi itu akan lenyap di App Store mulai Rabu. Onavo sendiri telah tahunan berada di App Store.

Apple baru-bari ini memberitahu Facebook bahwa aplikasi itu menyalahi aturan pengumpulan data yang baru diperbarui.

Aturan baru ini melarang aplikasi untuk mengumpulkan data diluar kebutuhan yang sesuai dengan layanan aplikasi.

Dilarang juga mengumpulkan data pribadi yang tidak terkait untuk menyediakan iklan.

Dalam pertemuan antar dua perusahaan ini minggu lalu berakhir dengan persetujuan Facebook untuk menarik Onavo Protect.

Aplikasi yang sudah terpasang di iPhone akan bisa terus digunakan.

Tapi Facebook tak bisa lagi melakukan pembaruan. Onavo Protect masih akan tersedia bagi pengguna Android.

Tags : slide